Penampakan Jalan Lenteng Agung Jaksel Amblas Bikin Lalin Arah Depok Macet
Table of Contents
Penampakan Jalan Lenteng Agung Jakarta Selatan Amblas, Sebabkan Macet di Arah Depok
Penampakan Jalan Lenteng Agung Jaksel Amblas – Jalan Raya Lenteng Agung, yang berada di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengalami kerusakan serius dengan adanya lubang di bagian yang mengarah ke Depok. Kejadian ini terjadi pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, saat lalu lintas mengalami penurunan signifikan. Area yang terkena longsoran tersebut berdampak langsung pada arus kendaraan, menyebabkan penumpukan di sepanjang jalur dari Tapal Kuda Lenteng Agung hingga ke lokasi kecelakaan.
Ketika detikcom melakukan pengamatan di lokasi, terlihat sejumlah kendaraan harus melambatkan laju karena menghadapi rintangan. Pengemudi yang melewati jalan tersebut terlihat memperhatikan pergerakan dengan ekstra hati-hati, sementara petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan polisi berusaha mempertahankan kondisi lalu lintas sebaik mungkin. Peralatan seperti garis polisi, penghalang, kones lalu lintas, serta strip kuning dipasang untuk memandu pengendara menjauh dari titik amblas.
Lubang yang terbentuk memiliki kedalaman sekitar tiga meter dan lebar lima meter. Hal ini membuat akses jalan terganggu, terutama di bagian tengah jalan yang mengarah ke Depok. Meski kondisi jalan tersebut terlihat parah, para petugas tetap bekerja dengan cepat untuk menangani situasi darurat. Berdasarkan informasi dari pihak setempat, lubang tersebut merupakan saluran air yang sebelumnya sudah pernah ditambal, namun kini kembali bermasalah.
Salah satu tindakan yang diambil oleh petugas adalah menempatkan tanda ‘Hit X’ menggunakan material pylox di sekitar jalan amblas. Tanda ini bertujuan memberi peringatan kepada pengemudi agar tidak mendekati area yang rawan. Selain itu, para petugas juga berusaha menutup sementara jalur untuk mencegah kecelakaan tambahan. Warga sekitar yang melihat kejadian ini terlihat membanjiri lokasi, baik untuk melihat kondisi yang terjadi maupun membantu memindai area yang terkena dampak.
Dikutip dari akun X TMC Polda Metro Jaya, kondisi lalu lintas di Jalan Lenteng Agung berubah menjadi padat, terutama di arah utara ke selatan, atau dari Pasar Minggu menuju Depok. Situasi ini berdampak pada aliran kendaraan yang mengalami penundaan. Video yang diunggah oleh TMC Polda Metro Jaya memperlihatkan kemacetan yang terjadi akibat jalan berlubang. Kendaraan yang berusaha melintasi titik amblas terlihat terjebak, dengan kecepatan yang jauh lebih lambat dari biasanya.
“Situasi terkini arus lalu lintas di Jl Raya Lenteng Agung Jakarta Selatan akibat jalan amblas terpantau ramai cenderung padat,” tulis TMC Polda Metro Jaya dalam unggahannya.
Menurut laporan di lapangan, titik amblas terjadi akibat kerusakan infrastruktur yang mungkin dipicu oleh faktor cuaca atau aktivitas konstruksi sebelumnya. Jika kondisi tersebut terus berlanjut, diperkirakan akan mengganggu kegiatan sehari-hari warga sekitar, termasuk akses ke berbagai pusat bisnis dan transportasi umum. Para petugas juga mengimbau pengendara untuk waspada dan mengambil jalur alternatif agar mengurangi kepadatan di jalur utama.
Dalam upaya menangani kejadian ini, Dinas Sumber Daya Air dan pihak kepolisian berupaya mempercepat penanganan. Peralatan berat dikerahkan untuk memperbaiki jalan yang rusak, sementara jalan ditutup sementara hingga kondisi stabil. Selain itu, pihak setempat juga sedang memeriksa sumber masalah yang mungkin terjadi, seperti kebocoran saluran air atau tekanan tanah yang tidak seimbang.
Kerusakan di Jalan Lenteng Agung tidak hanya memengaruhi mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada ekonomi sekitar. Toko-toko dan warung yang berada di dekat lokasi harus menyesuaikan operasional mereka, sementara para pekerja dan pengemudi yang biasa melewati jalan tersebut mengalami hambatan. Diperkirakan kecelakaan ini akan memakan waktu beberapa hari hingga seluruh penanganan selesai.
Dari sisi keselamatan, kejadian ini mengingatkan pentingnya pemeliharaan jalan secara berkala. Meski pihak berwenang sudah bertindak cepat, tetap perlu diwaspadai adanya potensi kerusakan serupa di area lain. Petugas juga memberikan informasi kepada warga tentang pemberitahuan terkini, agar mereka bisa beradaptasi dengan perubahan kondisi jalan.
Sebagai tambahan, pihak terkait berencana untuk menempatkan tanda-tanda peringatan permanen di sekitar area yang rawan. Hal ini dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali, dan warga bisa lebih mudah mengenali risiko yang ada. Dalam beberapa jam setelah kejadian, kondisi jalan mulai diperbaiki, dengan harapan lalu lintas dapat kembali normal dalam waktu singkat.
