Burung-burung sedang terbang di pinggir pantai disinari matahari

Surga menurut Islam merupakan tempat yang terbebas dari kesusahan, bencana, perkataan dusta, hingga segala sesuatu yang sia-sia.

Dalam Islam surga seperti sebuah taman atau kebun yang pohonnya penuh dengan buah dan dikelilingi sungai dan disana merupakan tempat terakhir bagi manusia yang kekal didalamnya.

Surga merupakan tempat keabadian yang tentram, menyejahterakan dan penuh dengan kebahagiaan.

Didalam Alquran dan hadis tertulis jelas terkait gambaran seberapa luasnya hamparan langit dan bumi.

Allah juga mengatakan tentang gambaran surga yang dijelaskan dalam surat Al-Ghasyiyah ayat 8-16 :

Pada hari itu banyak(pula) wajah yang berseri-seri, merasa puas karena usahanya. (Mereka) dalam surga yang tinggi. Di sana kamu tidak mendengar perkataan yang tidak berguna. Di sana ada mata air yang mengalir, di sana ada pula dipan-dipan yang ditinggikan, gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya) bantal-bantal sandaran yang tersusun dan permadani-permadani yang terhampar.

Umat muslim yang ingin menikmati surga Allah, harus berlomba-lomba mencari bekal selama hidup didunia.

Kita harus berjuang dan melakukan yang terbaik dalam segala hal dan setiap hubungan yang kita miliki sehingga dapat menggapai surga. Dalam surat Al-Imran ayat 133 dijelaskan :

Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (Yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.

Menurut Islam, ada beberapa golongan yang terbagi menjadi siapa yang pantas untuk menjadi penghuni surga serta orang – orang yang seperti apa dan bagaimana caranya.

Lalu orang seperti siapa saja yang pantas menempati surga? Menurut Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At Tuwaijiri dari buku Ensiklopedi Islam Al-Kamil, berikut salah satunya: 

  1. Orang yang beriman dan beramal saleh. Orang yang selalu menjaga shalatnya, dan selalu bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta selalu melakukan amalan saleh.
  2. Penguasa yang adil. Dari Iyadh bin Himar radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Penghuni surga ada tiga macam: yang bersedekah dan diberi taufik: Lelaki yang penuh kasih sayang, hatinya lembut bagi setiap kerabat dan orang Muslim dan orang yang menjaga harga diri dan kebersihan jiwa yang memiliki tanggungan (anak dan istri).” (HR. Muslim)
  3. Orang yang bersikap lemah saat bersumpah. Seorang muslim yang bersikap lemah dan tak berdaya serta sikap merendahkan diri di hadapan Allah.

7 Tingkatan Surga dan Penghuninya

Awan mengelilingin matahari yang bersinar terang
source: freepik.com

Tahukah kalian bahwa surga memiliki nama dan juga siapa saja yang penghuninya?

Semua umat muslim pasti ingin menjadi hamba yang bertaqwa dan berikhtiar untuk senantiasa menjalani hidup dengan baik selama di dunia agar bisa mencapai nikmat surga Allah di Akhirat nanti.

Mari kita baca dan hafalkan nama surga yang perlu umat muslim ketahui serta tingkatan surga dan penghuninya :

1. Surga Firdaus

Firdaus merupakan surga dengan derajat tertinggi dan di abadikan didalam surat Al-Kahfi ayat 107 yang berbunyi :

Sungguh, orang yang beriman dan mengajarkan kebajikan, untuk mereka sudah disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal.

2. Surga ‘Adn

Mereka yang akan masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang – orang sholeh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya, dan anak cucunya.

Sedangkan malaikat – malaikat masuk ke tempat – tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucap) “Salamun alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. (QS. 13:23-24)

3. Surga Naim

Jannatun Na’im yang berarti taman kenikmatan.

Barang siapa yang memasuki surga Naim akan mendapatkan kenikmatan, mulai dari pakaian, minum, wewangian, maupun pandangan yang tidak pernah dirasakan di dunia.

Nama surga ini juga disebutkan pada salah satu surat Luqman ayat 8-9 “Sesungguhnya orang-orang beriman dan mengerjakan amalan sholeh, bagi mereka surga – surga yang penuh kenikmatan, kekal mereka didalamnya. Sebagai janji Allah yang benar yang benar dan Dia-lah yang maha perkasa lagi maha Bijaksana.”

4. Surga Ma’wa

Jannatul Ma’wa yang memiliki arti tempat tinggal.

Dimana didalam surga terdapat burung membumbungkan jiwa para syuhada, serta didalam surga juga terdapat jiwa-jiwa para syahid. Dan Atha juga mengatakan bahwa disurga itu Jibril dan para malaikat bertempat tinggal.

5. Surga Darussalam

Darussalam jika diartikan artinya adalah keselamatan, Allah akan memberi keselamatan bagi para penghuninya.

Serta memberikan keselamatan dari segala musibah, kecelakaan, dan segala hal yang tidak disukai dan merupakan negri Allah subhanahu wata’ala, diambil dari nama Allah “As-Salam.”

6. Surga Darul Khuld

Darul Khuld diartikan sebagai rumah keabadian yang tidak akan ditinggalkan sama sekali oleh para penghuninya.

Surga ini diperuntukkan untuk umat yang mengikuti ajaran Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Surga Khuld disebutkan didalam Al-Quran yaitu di Q.S. Al-Furqan ayat 15 sampai 16.

7. Surga Darul Muqomah

Surga yang diciptakan dari permata putih. Tempat ini akan ditinggal oleh orang yang senantiasa berpegang teguh kepada iman dan Islam serta memperbanyak amalan saleh.

9 Macam Golongan Penghuni Surga

langit bersih dengan matahari bersinar di padang rinjani
source: unsplash.com

Nabi dan Rasul

Mereka merupakan orang-orang pilihan Allah SWT untuk mengajarkan agama Islam.

Warga umat muslim menjadikan Nabi dan Rasul sebagai suri teladan.

Semua sikap dan tingkah laku Nabi dan Rasul wajib kita contoh didalam kehidupan sehari-hari, wajib hukum nya mengikuti meskipun belum pernah bertemu.

Perbedaan Nabi dan Rasul adalah Nabi merupakan utusan tertinggi “Tempat tertinggi” Nabi tidak mengharuskan wahyu nya wajib disampaikan kepada umatnya.

Lalu Rasul ialah diwajibkan untuk menyampaikan setiap wahyu yang diberikan kepada Allah untuk para umatnya.

Ketika hari kiamat, Nabi Muhammad akan menjadi barisan pertama yang akan menuju pintu surga Allah, lalu beliau ditanya “Siapa engkau? Lalu dijawabnya: Aku Muhammad: maka sang pintu surga berkata “Silahkan masuk, aku telah diperintah untuk membukakan pintu surga untukmu sebelum orang lain.”

Betapa beruntunglah kita sebagai umat muhammad, umat Muhammad adalah menjadi umat yang terakhir dan kelak akan menjadi umat yang pertama dipersilahkan masuk ke dalam surga.

Terdapat dalam Hadis Nabi disebutkan: “Kita adalah yang terakhir (Masanya di dunia), tetapi yang pertama di hari kiamat. Kitalah yang akan masuk surga lebih dahulu.” (HR Muslim)

Syuhada

Sebutan ini digunakan bagi hamba nya yang meninggal saat terjadi peperangan saat membela Allah SWT.

Dalam Alquran hamba syahid termasuk ke dalam jejeran para Nabi dan orang-orang saleh. Gelar yang biasa dipakai untuk Jihad hingga menjemput ajal.

Dikarenakan perkembangan zaman definisi ini berubah dan semakin luas, salah satunya yaitu menurut Hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa mereka yang ikut mendapatkan mati syahid ialah orang yang meninggal karena tenggelam, terbakar, tertimpa benda keras, kecelakaan, wafat saat melahirkan, terkena wabah atau pandemi dan beberapa hal lainya.

Shiddiqin

Orang-orang Shiddiqin merupakan orang yang selalu menjaga kejujuran dalam imannya, sikap nya yang selalu jujur dan benar maka berorientasi pada sikap kebaikan.

Selain itu bisa juga diartikan sebagai ulama yang takut kepada Allah, mengikuti petunjuk Rasulullah, sahabat nabi dan ucapannya serta tingkah lakunya tidak menyeleweng dari aturan agama.

Shaliheen

Orang yang selalu menunjukan sikap kebaikan, dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat. Kesalehan ini merupakan tuntutan dari pengakuan orang-orang beriman.

Mukminin

Istilah ini digunakan bagi umatnya yang beriman atau “orang beriman” yang merupakan seorang muslim yang bisa memenuhi segala kehendak Allah SWT.

Umat Mukmin juga bisa disebut memberikan keamanan atas muslim. Hal ini terdapat pada Surat Al-Hujurat ayat 49.

Muhajirin

Merupakan para pengikut Nabi Muhammad yang hijrah dari Mekah ke Madinah pada tahun 622 untuk menahan keimanan dan menyelamatkan diri dari gangguan kafir quraisy.

Anshar

Kata Anshar memiliki arti sebagai penolong. Kaum Anshar merupakan golongan yang menerima hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah menuju Madinah.

Mereka disebut kaum Anshar karena sikapnya yang baik hati dan menerima Nabi Muhammad sekaligus pengikutnya kaum Muhajirin di Madinah.

Ashabul Kahfi

Merupakan 7 pemuda tertidur selama 309 tahun, hal ini merupakan atas kehendak Allah subhanahu wa ta’ala karena sekelompok pemuda ini beriman kepada Allah SWT dan yakin bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah, mereka bersembunyi didalam Goa untuk menyelamatkan diri.

Allah SWT telah membuat mereka tertidur selama 309 tahun dan ketika terbangun mereka kaget, karena sudah melewati waktu sepanjang itu karena yang dirasa hanya seperti sehari, wujud dan rupa mereka pun tidak berubah sama sekali. Dan kemudian Allah memberikan mereka makanan yang dibutuhkan saat itu.

Ahlul Qur’an

Ahlullah merupakan mereka yang tekun dalam mengamalkan kandungan ayat-ayat Allah siang maupun malam.

Umatnya yang selalu berpedoman dengan Alquran dan tidak ada lagi selain Alquran. Mereka merupakan golongan ahli Alquran.

Selagi kita sudah mempelajari terkait jenis dan golongan penghuni surga, maka kita sebagai kaum muslim juga harus mengetahui siapakah yang akan menjadi penghuni terakhir.

Dalam hadits riwayat muslim memang tidak dijelaskan siapa yang termasuk golongan terakhir yang akan masuk surga.

Nama didalam Al Khotib dijelaskan kalau orang tersebut dipanggil Juhainah.

Siapa Juhainah? Penduduk surga menyebutnya Juhainah karena memiliki arti berita yang dapat dipercaya (Mengenai mukmin yang masuk neraka.)” (Hr. Al-Khotib)

Juhainah merupakan salah satu orang yang beriman namun orang golongan Juhainah merupakan salah satu orang yang beriman namun ia harus merasakan disiksa dahulu di dalam neraka karena ia telah melakukan banyak dosa.

By Cerita Berkat

Menggali potensi diri dan mengejar kesuksesan dengan mempraktikkan manfaat kebaikan dan menerapkan motto kehidupan inspiratif.

One thought on “Wajib Tahu! 7 Tingkatan Surga dan Penghuninya di Agama Islam”

Comments are closed.