Special Plan: Mendag Apresiasi Capaian Positif Polri di Survei Litbang Kompas

Mendag Apresiasi Capaian Positif Polri dalam Survei Litbang Kompas

Special Plan menjadi sorotan utama dalam apresiasi Menteri Perdagangan Budi Santoso terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang semakin meningkat, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Menurut Budi, peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri menunjukkan komitmen institusi tersebut dalam menjaga stabilitas nasional, yang selaras dengan visi Special Plan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan keamanan masyarakat.

Kinerja Polri Dapat Pengakuan Publik

Survei Litbang Kompas menyoroti perbaikan kinerja Polri yang mencerminkan upaya lembaga tersebut dalam meningkatkan profesionalitas dan pelayanan. Budi Santoso menekankan bahwa hasil survei tersebut memberikan bukti bahwa Polri mampu membangun citra positif, terutama dalam penegakan hukum dan keamanan di tengah tantangan ekonomi dan sosial yang kompleks.

“Special Plan memperkuat peran Polri dalam menjaga stabilitas. Hasil survei menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya pada kemampuan Polri untuk mengamankan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan sektor perdagangan,” ujar Budi dalam wawancara yang disiarkan, Senin (29/6/2026).

Survei Litbang Kompas dan Metode Penelitian

Survei Litbang Kompas yang diumumkan Jumat (26/6) menggambarkan hasil penelitian pada periode 9-18 April 2026, dengan 1.200 peserta yang diwawancarai. Metode pengambilan sampel menggunakan pendekatan sistematis bertingkat di 38 provinsi, memastikan representativitas data yang diperoleh. Margin of error sebesar 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95% menjadikan survei ini sebagai indikator akurat terhadap opini publik terhadap Polri.

Hasil survei menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4%, naik dari angka sebelumnya. Sementara itu, citra institusi meningkat signifikan menjadi 71,5%, yang menunjukkan bahwa masyarakat semakin menghargai kontribusi Polri dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan. Ini menjadi bukti bahwa Special Plan dalam meningkatkan pelayanan publik berhasil mencapai hasil yang memuaskan.

Kinerja dan Citra Polri Mengalami Peningkatan

Dalam survei, 80% peserta menyatakan bahwa fasilitas pelayanan di kantor polisi kini lebih nyaman dibandingkan sebelumnya. Perbaikan ini sejalan dengan target Special Plan yang ingin meningkatkan efisiensi dan kenyamanan masyarakat dalam berinteraksi dengan institusi pemerintah. Selain itu, skor profesionalitas layanan Polri meningkat dari 7,76% menjadi 8,37%, yang menunjukkan kemajuan dalam kualitas pengurusan dokumen dan kepuasan publik terhadap proses administrasi.

Kinerja Polri juga mencerminkan keberhasilan program-program yang dijalankan dalam kerangka Special Plan, seperti peningkatan kualitas pelayanan keamanan di daerah-daerah strategis. Dukungan masyarakat terhadap lembaga tersebut menunjukkan bahwa upaya peningkatan profesionalitas dan transparansi dalam operasional Polri telah memberikan dampak positif, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Polri Berada di Posisi Teratas dalam Kepercayaan Publik

Hasil survei menempatkan Polri sebagai institusi yang paling dipercaya oleh masyarakat, menyalip lembaga lain seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peningkatan ini mencerminkan upaya Polri dalam meningkatkan keberhasilan tugas pokoknya, termasuk dalam mengamankan kegiatan perdagangan yang menjadi salah satu pilar perekonomian nasional.

Budi Santoso menegaskan bahwa capaian positif ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja Polri dalam rangka mendukung keberhasilan Special Plan. Menurutnya, polri tidak hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga pelaku penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan usaha dan investasi di Indonesia.

Langkah Selanjutnya dalam Penguatan Kinerja Polri

Mendag Budi Santoso menyarankan agar Polri terus memperkuat kinerjanya melalui pendekatan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya program-program yang diintegrasikan dalam Special Plan, seperti penggunaan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi pelayanan dan pengawasan. Langkah-langkah ini diharapkan mampu memperkuat hubungan timbal balik antara Polri dan masyarakat, serta menjaga momentum peningkatan kepercayaan publik.