Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten Kreator ‘Jual’ Miras di Taman Mataram

Penertiban Konten Kreator TikTok yang Berjualan Miras di Taman Mataram

Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten Kreator – Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengambil langkah tegas terhadap seorang konten kreator platform TikTok yang diketahui membuat video dengan tampilan seolah-olah sedang berjualan minuman keras. Akun dengan nama @icecoldsodaa menjadi sorotan setelah videonya viral dan menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten Kreator tersebut sebagai bentuk upaya menjaga ketertiban umum serta kenyamanan warga yang memanfaatkan fasilitas taman untuk beraktivitas sehari-hari.

Proses Penegakan Hukum di Lokasi

Kasatpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti, menjelaskan bahwa petugas keamanan taman telah melakukan intervensi langsung saat proses pengambilan video berlangsung. Tindakan tersebut bertujuan untuk membubarkan aktivitas konten kreator tersebut agar tidak mengganggu ketertiban lingkungan. Menurut keterangan resmi yang dilansir melalui Antara pada Kamis, 16 Juli 2026, kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 12 Juli 2026 yang lalu.

Pada saat pengambilan video, petugas keamanan taman telah menegur dan membubarkan konten kreator tersebut.

Nanto menambahkan bahwa berdasarkan penjelasan yang diperoleh, video tersebut sebenarnya hanya dibuat untuk keperluan konten semata dan bukan merupakan aktivitas jual beli sungguhan. Dalam rekaman yang beredar, terlihat dua pria yang sedang melakukan percakapan dengan posisi seolah-olah sebagai penjual dan pembeli. Mereka berada di sekitar gerobak yang berisi minuman alkohol serta beberapa gelas besar yang penuh dengan cairan tersebut.

Waktu pengambilan video dilakukan pada Minggu tanggal 12 Juli 2026, video tersebut diambil hanya untuk kepentingan konten.

Investigasi Mendalam oleh Satpol PP

Setelah menerima laporan, anggota Satpol PP Kecamatan Kebayoran Baru bersama Satpol PP Kelurahan Selong segera melakukan investigasi ke lokasi. Tim ini menggali informasi lebih lanjut dari petugas keamanan taman serta petugas keamanan Duta Besar Maroko yang berada di sekitar area Taman Mataram. Proses ini dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas jual beli minuman keras yang sebenarnya terjadi di taman tersebut.

Hasil penelusuran yang dilakukan oleh personel Satpol PP Jakarta Selatan menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya konten serupa yang menunjukkan aktivitas jual beli minuman keras secara nyata. Kondisi Taman Mataram saat ini telah dinyatakan aman dan kondusif untuk masyarakat. Hal ini juga dikonfirmasi oleh pernyataan resmi yang dikeluarkan pada hari Kamis, 16 Juli 2026.

Bahwa pada hari ini tanggal 16 Juli 2026 tidak terdapat penjual minuman sebagaimana dimaksud dalam video.

Kejadian ini menjadi contoh penting bagi para konten kreator media sosial untuk tetap memperhatikan etika dan ketertiban umum saat membuat konten di tempat-tempat publik. Meskipun video hanya dibuat untuk keperluan konten, tampilan yang menyesatkan dapat menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten yang dianggap mengganggu ketertiban umum dengan cepat dan tepat.

Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan peran aktif Satpol PP dalam menjaga ketertiban umum di wilayah Jakarta Selatan. Dengan adanya tindakan cepat dan tepat, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan nyaman saat menggunakan fasilitas taman untuk berbagai kegiatan. Ke depannya, diharapkan para konten kreator dapat lebih berhati-hati dalam membuat konten agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Taman Mataram merupakan salah satu fasilitas publik yang sering digunakan oleh warga Jakarta Selatan untuk berolahraga, bersantai, dan melakukan aktivitas lainnya. Kehadiran konten kreator yang membuat video di taman ini tentu tidak masalah selama tidak mengganggu kenyamanan pengunjung lain. Namun, ketika konten yang dibuat menimbulkan persepsi yang salah, maka perlu ada tindakan dari pihak berwenang untuk meluruskan situasi.

Dampak dari viralnya video tersebut cukup signifikan terhadap reputasi taman dan aktivitas jual beli di sekitarnya. Masyarakat mulai bertanya-tanya apakah benar ada penjual minuman keras di taman tersebut. Oleh karena itu, klarifikasi dari Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten menjadi sangat penting untuk memberikan kepastian kepada publik.