Table of Contents
Kebakaran di TPA, Ibu Kota Filipina Tertutup Kabut Asap
Kabut asap tebal mulai menghiasi wilayah Metro Manila beberapa hari terakhir, sebagai dampak dari kebakaran yang terjadi di sebuah tempat pembuangan akhir (TPA), menurut laporan media lokal pada hari Minggu (12/4). Api memicu penyebaran polusi udara ke sejumlah kota, memperburuk kualitas atmosfer. Data indeks kualitas udara (AQI) pada Sabtu (11/4) menunjukkan kondisi udara berada di kategori “tidak sehat” hingga “sangat tidak sehat”.
Langkah Pemerintah untuk Mengurangi Dampak
Pemerintah Metro Manila, termasuk Quezon City, memberikan himbauan agar warga menghindari aktivitas di luar ruangan, menggunakan alat penyaring udara, atau memakai masker N95. Peringatan ini diberikan karena paparan jangka panjang bisa mengancam kesehatan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan.
Menurut pernyataan Kantor Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Navotas City, TPA yang menjadi sumber kebakaran bukan milik pemerintah kota setempat. Operasinya telah dihentikan sejak Agustus 2025.
Kebakaran terjadi di tumpukan limbah TPA, dengan penyebabnya masih dalam penyelidikan. Otoritas menyatakan bahwa api berhasil dipadamkan pada hari Minggu, meski pemadaman dihambat oleh lokasi TPA yang berada di pulau lepas pantai Navotas City. Durasi kabut asap akan bergantung pada intensitas kebakaran dan kondisi cuaca saat ini.
