Berita

Eskalator di Stasiun Duri Bikin Penumpang Terluka Gegara Tiba-tiba Mundur

petugas-memperbaiki-eskalator-di-stasiun-duri-yang-gangguan-hingga-membuat-12-orang-luka-beliadetikcom-1791009807555_169
Foto : David Wilson - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Eskalator Stasiun Duri Mendadak Bergerak Berlawanan, Sejumlah Penumpang Terjatuh
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Eskalator Stasiun Duri Mendadak Bergerak Berlawanan, Sejumlah Penumpang Terjatuh

Ceritaberkat.com – Gangguan pada eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, memicu kepanikan pada Sabtu pagi, 3 Oktober 2026. Alat yang semestinya membawa penumpang ke arah atas itu tiba-tiba bergerak mundur ketika masih digunakan, sehingga beberapa orang kehilangan pijakan, terjatuh, dan saling berbenturan.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB, pada saat aktivitas penumpang di stasiun sudah cukup ramai. Meski kondisi area tidak disebut sangat padat, jumlah orang di eskalator dan sekitarnya membuat perubahan arah mendadak itu berisiko menimbulkan kecelakaan beruntun.

Penumpang Kehilangan Keseimbangan

Salah seorang warga bernama Mayska melihat kondisi setelah kejadian. Ia tidak sedang berdiri di atas eskalator ketika gangguan muncul, tetapi menyaksikan penumpang yang telah terjatuh. Sebelum masalah terjadi, eskalator itu berfungsi seperti biasa.

“Awalnya normal. Kejadiannya kan pagi sekitar jam 7-an,” kata Mayska saat ditemui di Stasiun Duri, Sabtu (3/10/2026).

Dalam situasi tersebut, arah gerak eskalator berubah dari naik menjadi turun. Penumpang yang sudah menyesuaikan posisi tubuh untuk perjalanan ke atas tidak sempat mengantisipasi perubahan itu. Keseimbangan mereka pun terganggu dan beberapa orang jatuh ke arah penumpang lain di belakang atau di depannya.

“Eskalatornya tiba-tiba jalan mundur. Jadi harusnya naik ke atas, tapi pas kejadian itu mundur. Orang nggak siap ya, jadi badannya pada jatuh semua, saling nubruk. Nggak seimbang,” ujarnya.

Perubahan arah pada fasilitas bergerak dapat membuat penumpang sulit mempertahankan posisi, terutama ketika mereka berdiri rapat atau membawa barang. Dalam kejadian di Stasiun Duri ini, dampaknya bukan hanya membuat pengguna terkejut, tetapi juga menyebabkan sejumlah orang mengalami luka.

Kepanikan dan Penanganan di Lokasi

Suasana di sekitar eskalator sempat riuh ketika penumpang meminta bantuan. Orang-orang yang berada di dekat lokasi berteriak memanggil petugas, sementara keamanan dan petugas stasiun segera membawa penumpang yang terdampak ke posko kesehatan.

“Langsung pada teriak-teriak minta tolong. Satpam, petugas semua langsung bawa orang-orang ke posko kesehatan. Mereka juga kaget itu. Pada luka-luka kan,” ungkap Mayska.

Keberadaan petugas di area stasiun menjadi penting pada kondisi semacam ini karena penumpang yang jatuh memerlukan ruang untuk dievakuasi dan pemeriksaan awal. Selain membantu korban, penanganan cepat juga diperlukan untuk mencegah pengguna lain terus memasuki area fasilitas yang mengalami gangguan.

Mayska menggambarkan arus penumpang saat itu cukup banyak, walaupun tidak sampai sangat berdesakan.

“Ya lumayan sih, nggak yang padat banget,” lanjutnya.

Situasi yang tidak terlalu penuh tidak serta-merta menghilangkan risiko. Eskalator bekerja sebagai jalur bergerak dengan ruang terbatas; saat arahnya berubah tiba-tiba, satu orang yang jatuh dapat memengaruhi orang lain yang berdiri beberapa anak tangga di sekitarnya. Karena itu, penumpang di area transit perlu tetap memperhatikan arah gerak alat dan arahan petugas apabila ada perubahan kondisi.

Eskalator Sudah Mati pada Pukul 08.00 WIB

Setelah gangguan tersebut, eskalator kemudian berada dalam kondisi tidak beroperasi. Warga lain, Eka, mengaku melintas melalui eskalator itu sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ia menggunakannya untuk turun, tangga berjalan tersebut sudah berhenti.

“Saya sempat turun lewat eskalator itu, cuma eskalatornya sudah mati tadi. Jam 8-an itu sudah nggak ada apa-apa, tapi eskalator belum ditutup. Jadi saya lewat-lewat aja,” ujar Eka.

Pada waktu itu, belum ada pembatas yang dipasang di jalur eskalator tersebut. Kondisi itu membuat pengguna masih bisa memilih melintasinya seperti tangga biasa, meski alat sebelumnya mengalami gangguan.

Eka baru mengetahui adanya insiden eskalator bergerak mundur setelah mendapat informasi dari warga di sekitar stasiun. Ia mengakui sempat merasa waswas, namun menilai eskalator yang sudah tidak menyala lebih aman dipakai untuk berjalan turun.

“Sebenarnya khawatir juga. Apalagi setelah dengar eskalatornya sempat jalan mundur. Tapi karena sudah mati, jadi kupikir aman aja buat turun,” imbuhnya.

Perlunya Kehati-hatian Penumpang

Insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan ketika menggunakan fasilitas umum yang bergerak. Bila eskalator terasa tidak stabil, mengeluarkan suara tidak biasa, berhenti mendadak, atau bergerak ke arah yang tidak semestinya, penumpang perlu segera berpegangan pada handrail dan mengikuti instruksi petugas di lokasi.

Area yang sedang mengalami gangguan juga idealnya segera diberi penanda atau pembatas agar pengguna lain mengetahui adanya risiko dan dapat memilih jalur alternatif. Bagi penumpang yang melihat orang jatuh di eskalator, tindakan paling aman adalah meminta bantuan petugas secepat mungkin serta menghindari menambah kerumunan di dekat titik kejadian.

Di Stasiun Duri, gangguan pada eskalator pada Sabtu pagi itu telah menyebabkan sejumlah penumpang terluka dan memunculkan kepanikan singkat. Setelah alat berhenti beroperasi, warga masih sempat melewati jalur tersebut karena pembatas belum terpasang. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa perubahan kecil pada fasilitas transportasi dapat berdampak langsung pada keselamatan banyak pengguna.

Frequently Asked Questions

What is Eskalator di Stasiun Duri Bikin Penumpang?

Eskalator di Stasiun Duri Bikin Penumpang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Eskalator di Stasiun Duri Bikin Penumpang matter?

Eskalator di Stasiun Duri Bikin Penumpang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.