Berita

8 Unit Damkar Diterjunkan Padamkan Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel

kebakaran-tumpukan-sampah-terjadi-di-kawasan-pisangan-ciputat-timur-tangerang-selatan-tangsel-api-masih-berkobar-di-lokasi-keb-1788490292650_169
Foto : David Wilson - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Api Masih Berkobar di Tumpukan Sampah Pisangan, Delapan Armada Damkar Dikerahkan Sejak Subuh
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Api Masih Berkobar di Tumpukan Sampah Pisangan, Delapan Armada Damkar Dikerahkan Sejak Subuh

Ceritaberkat.com – Asap pekat membubung tinggi di sepanjang Jalan Tarumanegara, tepat di depan kantor Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada Jumat (4/9/2026). Bau hangus menyengat hidung siapa pun yang melintas di kawasan tersebut. Warga sekitar terpaksa menutup hidung dan mulut dengan masker sementara petugas pemadam kebakaran bekerja tanpa henti untuk meredam kobaran api yang melahap tumpukan sampah di lahan kosong.

Kebakaran yang menghanguskan material kering berupa puing-puing bangunan, sisa kayu, dan sampah kering itu tidak mudah dipadamkan. Hingga berita ini diturunkan, api belum sepenuhnya padam dan masih muncul di beberapa titik lokasi. Kondisi cuaca panas terik memperparah situasi, sebab material kering yang terbakar mudah menyala kembali begitu paparan panas meningkat.

Delapan Unit dan 36 Personel Dikerahkan

Pemkot Tangerang Selatan bersama Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan total delapan unit kendaraan pemadam kebakaran dengan kekuatan 36 personel. Rinciannya, enam unit berasal dari armada Damkar Tangsel sementara dua unit tambahan datang dari DKI Jakarta sebagai bentuk bantuan lintas wilayah.

Kabid Operasi Damkar Tangsel, Omay Komarudin, menjelaskan langsung dari lokasi kejadian bahwa pengerahan kekuatan ini merupakan respons cepat terhadap skala kebakaran yang tidak bisa ditangani oleh satu unit saja.

“Untuk pemadaman hari ini kita meluncurkan 6 unit, 6 unit terus dibantu dari DKI ada 2, 2 unit, jadi jumlah 8. Untuk personel kurang lebih untuk pagi ini 36 orang. Total dengan DKI,” jelas Omay Komarudin di lokasi kebakaran, Jumat (4/9/2026).

Proses pemadaman sendiri sudah berlangsung sejak dini hari. Omay mengungkapkan bahwa alat berat baru tiba di lokasi pada pukul 03.30 WIB, dikirim oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Alat tersebut dibutuhkan untuk menggeser dan memisahkan material yang masih menyala agar air dapat menyasar titik api secara efektif.

“Jam 03.30 WIB alat berat baru datang bantuan dari DLH, nah kami melakukan lagi pemadaman. Jadi sampai saat ini api belum berhasil dipadamkan,” katanya.

Penyebab Diduga Sengaja, Polisi Turun Tangan

Mengenai asal mula kebakaran, Omay menduga adanya unsur kesengapan. Kemungkinan besar ada pihak yang membakar sampah secara sengaja atau membuang puntung rokok ke tumpukan material kering. Namun ia menegaskan bahwa penetapan penyebab resmi berada di ranah kepolisian.

“Kalau untuk penyelidikan untuk yang akan datang pasti tupoksinya ada di kepolisian. Nah kami pun tetap melakukan penyelidikan akan tetapi belum mendapat pastinya dari apa, apakah disengaja ada orang sengaja ngebakar atau ada buang puntung rokok,” katanya.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan bahwa penyelidikan sedang berjalan. Ia menjelaskan bahwa lahan yang terbakar berisi campuran puing bangunan, sisa kayu, dan sampah kering — kombinasi material yang sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan secara tuntas.

“Karena ini yang untuk nguruk tanah kosong ini adalah puing-puing. Dan ada juga bekas-bekas kayu-kayu, puing, kayu, sama apa ya, sama sampah-sampah kering lah ya. Ya, sampah-sampah kering. Kami masih, kita tidak bisa berandai-andai, kami masih melakukan proses penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran ini,” ujar Kompol Bambang Askar Sodiq.

Dampak di Lapangan dan Respons Warga

Di sekitar lokasi, asap tebal menyebar hingga ke badan jalan Tarumanegara, mengganggu visibilitas pengemudi dan pejalan kaki. Sejumlah warga terlihat mengenakan masker kain atau masker medis untuk mengurangi paparan partikel hangus. Aktivitas lalu lintas di ruas jalan tersebut melambat drastis karena keberadaan armada damkar dan alat berat yang memblokir sebagian jalur.

Petugas damkar bekerja bergantian dalam shift panjang. Beberapa mobil pemadam terlihat berjejer di tepi jalan, selang-selang air terulur ke arah titik api, sementara personel menggunakan selang portabel untuk menyemprotkan air ke celah-celah material yang masih membara. Proses ini bersifat berulang: api dipadamkan di satu titik, lalu muncul kembali di titik lain karena panas tersimpan di dalam tumpukan material kering yang tebal.

Konteks: Mengapa Kebakaran Sampah Sulit Dipadamkan

Kebakaran yang melibatkan tumpukan sampah kering, puing bangunan, dan sisa kayu memiliki karakteristik berbeda dari kebakaran bangunan biasa. Material tersebut menyimpan panas di bagian dalam tumpukan sehingga permukaan yang tampak sudah padam bisa menyala kembali dalam hitungan menit. Inilah sebabnya pemadaman tidak cukup dilakukan sekali; petugas harus mengurai tumpukan secara mekanis dengan alat berat, menyemprotkan air ke lapisan dalam, lalu memastikan tidak ada bara tersisa.

Di kawasan urban padat seperti Ciputat Timur, lahan kosong yang dibiarkan menumpuk sampah dan puing menjadi titik rawan kebakaran, terutama pada musim kemarau ketika suhu udara tinggi dan kelembapan rendah. Cuaca panas terik yang melanda wilayah Jabodetabek pada periode tersebut memperbesar risiko, sebab material kering yang terpapar matahari sepanjang hari dapat mencapai suhu auto-ignition lebih cepat.

Hingga malam hari, upaya pemadaman masih terus dilakukan. Warga sekitar diimbau menjaga jarak dari lokasi dan memperhatikan arah angin agar asap tidak masuk ke permukiman. Penyelidikan penyebab kebakaran oleh Polsek Ciputat Timur juga masih berlangsung untuk menentukan apakah ada unsur pidana di balik peristiwa ini.

Frequently Asked Questions

What is 8 Unit Damkar Diterjunkan Padamkan Kebakaran?

8 Unit Damkar Diterjunkan Padamkan Kebakaran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 8 Unit Damkar Diterjunkan Padamkan Kebakaran matter?

8 Unit Damkar Diterjunkan Padamkan Kebakaran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.