Berita

71.744 Sekolah Selesai Diperbaiki, Prabowo: Perbaikan Terbesar dalam Sejarah

Foto : Matthew Martinez - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. 71.744 Sekolah Selesai Diperbaiki, Prabowo: Perbaikan Terbesar
  2. Related Reading

71.744 Sekolah Selesai Diperbaiki, Prabowo: Perbaikan Terbesar

Ceritaberkat.com – Indonesia mencatatkan pencapaian luar biasa dalam sektor pendidikan. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa 71 744 Sekolah Selesai Diperbaiki sebagai bagian dari program renovasi terbesar dalam sejarah bangsa. Pengumuman ini disampaikan pada Sidang Tahunan MPR di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Program ini menjadi prioritas utama untuk memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Lonjakan Renovasi yang Luar Biasa

Data menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Pada tahun pertama, pemerintah berhasil memperbaiki sekitar 17.000 sekolah. Angka ini melonjak tajam menjadi lebih dari 71.000 sekolah pada tahun kedua. Target untuk tahun berikutnya mencapai 100.000 unit sekolah.

Tahun lalu 17.000, tahun ini 71.000 lebih. Tahun depan target kita 100.000. Tahun 2028 seratus ribu. Tahun 2029 semua sekolah di Indonesia, SD, SMP, SMA, SMK, termasuk di pesantren-pesantren, harus kita selesai renovasi.

Renovasi ini mencakup berbagai jenjang pendidikan. Sekolah Dasar (SD) menjadi prioritas utama mengingat usia siswa yang masih kecil membutuhkan lingkungan belajar yang nyaman. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) juga mendapat perhatian khusus. Selain itu, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan lembaga pendidikan pesantren tidak ketinggalan dalam program renovasi nasional ini.

Jangkauan ke Wilayah Terluar dan Terpencil

Program renovasi tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan atau Pulau Jawa. Pemerintah secara aktif menjangkau daerah-daerah yang selama ini terabaikan. Pulau Miangas, yang dikenal sebagai pulau paling terluar di Indonesia, menjadi salah satu lokasi prioritas. Di sana, tidak hanya sekolah yang diperbaiki, tetapi juga fasilitas kesehatan seperti Puskesmas.

Bahkan di pulau yang paling terluar, yang paling terpencil, Pulau Miangas, kita sudah perbaiki sekolah di Miangas dan kita akan perbaiki Puskesmas di situ. Dan sekarang sudah ada satgas khusus untuk pulau-pulau terluar dan terpencil. Di Sabang, di pulau paling barat Indonesia, di Merauke dan di seluruh Indonesia.

Sabang di Aceh mewakili wilayah barat Indonesia, sementara Merauke di Papua menjadi simbol kehadiran pemerintah di ujung selatan. Keberadaan satuan tugas khusus (satgas) untuk wilayah terluar dan terpencil memastikan bahwa pembangunan tidak tertinggal di daerah-daerah perbatasan.

Integrasi Teknologi dan Pembelajaran Bahasa

Selain renovasi fisik, pemerintah juga mengintegrasikan teknologi modern ke dalam proses belajar mengajar. Layar interaktif telah dibagikan ke berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara signifikan.

Termasuk bahasa asing. Bahasa asing mutlak, harus kita kuasai. Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. Saudara-saudara sekalian, SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing.

Penguasaan bahasa asing menjadi fokus penting dalam kurikulum baru. Pembelajaran akan dimulai sejak siswa berada di kelas satu sekolah dasar. Bahasa-bahasa yang akan diperkenalkan meliputi Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, dan Prancis. Pemilihan bahasa-bahasa ini didasarkan pada kepentingan strategis global dan regional Indonesia.

Bahasa-bahasa yang paling penting, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa-bahasa juga Jepang, Korea, bahasa Spanyol, bahasa Prancis dari kecil di bawah 11 tahun 12 tahun, mereka lebih cepat belajar. Anak-anak kita harus punya akses kepada pendidikan terbaik.

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak di bawah usia 12 tahun memiliki kemampuan lebih cepat dalam menyerap bahasa baru. Dengan memulai pembelajaran sejak dini, generasi muda Indonesia diharapkan dapat bersaing di kancah internasional. Program ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Renovasi Sekolah

Berapa total sekolah yang diperbaiki dalam program ini? Total 71.744 sekolah telah selesai diperbaiki hingga saat ini, menandai pencapaian tertinggi dalam sejarah pembangunan infrastruktur pendidikan nasional.

Apa saja jenjang pendidikan yang mendapat prioritas renovasi? Semua jenjang pendidikan mendapat perhatian, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga pesantren. SD menjadi prioritas utama karena usia siswa yang masih kecil.

Bagaimana target renovasi untuk tahun-tahun mendatang? Target tahun depan mencapai 100.000 unit sekolah. Pada tahun 2028 ditargetkan seratus ribu sekolah, dan tahun 2029 semua sekolah di Indonesia harus selesai renovasi.

Apakah renovasi mencakup wilayah terluar Indonesia? Ya, program ini menjangkau wilayah terluar seperti Pulau Miangas, Sabang, dan Merauke. Bahkan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas juga diperbaiki di daerah-daerah tersebut.

Bahasa apa saja yang akan diajarkan sejak SD? Bahasa-bahasa yang akan diperkenalkan meliputi Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, dan Prancis. Pembelajaran dimulai sejak kelas satu SD untuk memaksimalkan kemampuan anak menyerap bahasa baru.