Berita

Komisi III DPR Berkunjung ke Rumah Kapolri Jenderal Suyudi

komisi-iii-dpr-berkunjung-ke-rumah-kapolri-1791022731549_169
Foto : William Martinez - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Komisi III DPR Temui Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Kediamannya
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Komisi III DPR Temui Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Kediamannya

Ceritaberkat.com – Komisi III DPR RI mendatangi kediaman Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari kebiasaan Komisi III setiap terjadi pergantian pimpinan di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kunjungan ini mempertemukan jajaran anggota Komisi III dengan Kapolri dalam suasana yang lebih informal di luar agenda rapat resmi. Komisi III memiliki lingkup kerja yang berkaitan dengan bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan, sehingga komunikasi dengan kepolisian menjadi salah satu bagian penting dari fungsi pengawasan DPR.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman membenarkan pelaksanaan kunjungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan serupa telah dilakukan secara berkelanjutan ketika posisi Kapolri mengalami pergantian.

“Ya benar tadi komisi III berkunjung ke kediaman Kapolri. Ini tradisi yang terus kami lakukan setiap pergantian Kapolri,” ujar Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).

Pengenalan Keluarga dan Arah Kepemimpinan

Dalam pertemuan itu, Jenderal Suyudi memperkenalkan anggota keluarganya kepada para anggota Komisi III DPR. Momen tersebut sekaligus menjadi ruang perkenalan antara pimpinan Polri yang baru dengan para wakil rakyat yang menjalankan pengawasan terhadap sektor penegakan hukum dan keamanan.

Selain memperkenalkan keluarganya, Kapolri juga menegaskan kembali arah yang ingin dikuatkan dalam kepemimpinannya. Salah satu gagasan yang dibicarakan adalah konsep polisi sebagai sahabat masyarakat. Penekanan itu menempatkan hubungan antara aparat dan warga sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Gagasan polisi sahabat masyarakat dapat dipahami sebagai dorongan agar pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum dijalankan dengan pendekatan yang dekat dengan kebutuhan warga. Dalam praktiknya, kepercayaan publik sangat berkaitan dengan pengalaman masyarakat saat berhadapan dengan personel kepolisian, baik ketika membutuhkan bantuan maupun ketika mengikuti proses hukum.

“Dalam kesempatan itu Pak Kapolri memperkenalkan keluarganya. Selain itu Pak Kapolri mempertegas komitmen untuk memaksimalkan konsep Polisi sahabat masyarakat,” katanya.

Dukungan untuk Pembenahan Institusi

Seluruh anggota Komisi III DPR yang hadir menyampaikan dukungan kepada Jenderal Suyudi untuk melakukan pembenahan di lingkungan Polri. Dukungan tersebut menjadi catatan penting karena perubahan di institusi penegak hukum tidak hanya bergantung pada kebijakan pimpinan, tetapi juga membutuhkan pengawasan serta komunikasi dengan lembaga negara lain.

Pembenahan institusi kepolisian mencakup harapan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik, prosedur hukum dilaksanakan secara profesional, dan perilaku setiap personel tetap mencerminkan tanggung jawab sebagai aparat negara. Pertemuan di kediaman Kapolri menjadi salah satu kesempatan untuk menyampaikan harapan tersebut secara langsung.

Sejumlah anggota DPR juga memanfaatkan pertemuan itu untuk mengangkat keluhan terkait perilaku oknum pejabat Polri. Keluhan yang disampaikan berkaitan dengan sikap arogan, yang dinilai perlu segera menjadi perhatian dalam proses perbaikan internal.

“Sebagian juga menyampaikan keluhan adanya oknum pejabat Polri yang arogan dan meminta hal tersebut diperbaiki,” ucapnya.

Komunikasi di Tengah Fungsi Pengawasan DPR

Kunjungan Komisi III ke rumah Kapolri bukan pengganti mekanisme pengawasan formal DPR. Fungsi pengawasan tetap dijalankan melalui rapat kerja, rapat dengar pendapat, pembahasan kebijakan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Namun, pertemuan langsung semacam ini dapat membuka ruang komunikasi awal antara Komisi III dan pimpinan Polri.

Bagi masyarakat, pesan utama dari pertemuan ini terletak pada komitmen untuk memperbaiki kualitas institusi dan respons terhadap keluhan mengenai perilaku aparat. Pernyataan mengenai polisi sahabat masyarakat juga membawa harapan bahwa interaksi warga dengan kepolisian dapat berlangsung secara lebih humanis, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan.

Keberhasilan komitmen tersebut akan terlihat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di berbagai tingkatan kepolisian. Warga tidak hanya menilai institusi dari pernyataan pimpinan, melainkan juga dari sikap petugas di lapangan, kemudahan memperoleh layanan, serta kepastian bahwa setiap keluhan ditangani secara patut.

Pertemuan Sabtu itu menandai awal komunikasi Komisi III DPR dengan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Dukungan terhadap pembenahan, penyampaian kritik mengenai oknum yang arogan, dan penegasan konsep polisi sahabat masyarakat menjadi tiga poin yang mengemuka dalam kunjungan tersebut.

Frequently Asked Questions

What is Komisi III DPR Berkunjung ke Rumah?

Komisi III DPR Berkunjung ke Rumah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Komisi III DPR Berkunjung ke Rumah matter?

Komisi III DPR Berkunjung ke Rumah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.