Agenda Utama: HKI: Diplomasi luar negeri Presiden hasilkan investasi pacu hilirisasi

HKI: Diplomasi Luar Negeri Presiden Hasilkan Investasi Pacu Hilirisasi

Jakarta – Dalam kunjungan diplomatik ke berbagai negara, Presiden Prabowo Subianto dinilai telah menghasilkan komitmen investasi yang signifikan. Hal ini, menurut Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Akhmad Ma’ruf Maulana, menjadi langkah penting dalam mempercepat proses hilirisasi industri nasional. Ma’ruf menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif aktif Presiden dalam membangun kerja sama internasional.

Implementasi Jadi Fokus Utama

Ma’ruf menekankan bahwa kendala terbesar berada pada tahap pelaksanaan di dalam negeri. Untuk mencegah hambatan, ia menyarankan pemerintah segera membentuk tim khusus guna memastikan investasi terealisasi secara efektif. Tim ini, menurutnya, harus berfungsi sebagai unit respons cepat untuk mengatasi tantangan, mulai dari hulu hingga hilir.

“Presiden sudah bekerja luar biasa menjemput bola ke mancanegara, kami sangat apresiasi tinggi,” ucap Ma’ruf. “Kita tidak ingin komitmen besar ini hanya menjadi seremoni penandatanganan saja. Tim pengawalan dan percepatan investasi ini harus memastikan setiap dolar yang dijanjikan benar-benar masuk ke kawasan industri dan memberikan dampak ekonomi nyata,” tambahnya.

Akhmad Ma’ruf juga optimis Indonesia mampu menjadi pusat produksi global. Dengan dukungan investasi yang kuat serta kerja sama lintas sektor, industri dalam negeri diharapkan semakin kompetitif. Ia berharap dunia, terutama mitra dagang dari Jepang hingga Timur Tengah, memahami bahwa negara ini bukan hanya tempat diskusi tetapi juga lokasi ideal untuk berinvestasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan membuahkan komitmen investasi hingga Rp574 triliun. Di Tokyo, negosiasi mencapai kesepakatan sebesar 23,6 miliar dolar AS (sekitar Rp401 triliun), sementara di Seoul, penandatanganan beberapa nota kesepahaman (MoU) antar pelaku usaha mencatatkan nilai total 10,2 miliar dolar AS (Rp173 triliun).

“Ini sebuah angka yang sangat signifikan karena Indonesia dalam situasi geopolitik yang tidak menentu saat ini masih menjadi daya tarik bagi investor baik dari Jepang maupun Korea. Jepang sendiri peringkat ketiga dari investasi dan perdagangan, dan Korea di peringkat ketujuh,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4).

HKI berharap komitmen tersebut tidak hanya berupa penandatanganan tetapi juga diterjemahkan dalam pertumbuhan ekonomi nyata. Pemimpin kawasan industri tersebut menekankan perlunya kebijakan yang terpadu untuk memastikan investasi menjadi pendorong hilirisasi nasional.

David Wilson

Writer

Explore Topics

Most Popular

  • All Posts
  • All Sport
  • ASEAN
  • Balap
  • Berita
  • Bisnis
  • Bola Basket
  • Bulutangkis
  • Bursa
  • Cekfakta
  • Dunia
  • edukasi
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Global
  • Hiburan
  • Hukum
  • Humaniora
  • Hype
  • Indonesia
  • Internasional
  • Kehidupan
  • Kisah Inspiratif
  • Kolaborasi
  • Kriminalitas
  • Kumparannews
  • Lenggang Jakarta
  • Lifestyle
  • Liga Champions
  • Liga Inggris
  • Liga Italia
  • Liga Spanyol
  • Liga-Liga Lain
  • Lintas Kota
  • Manfaat
  • Megapolitan
  • Melindungi Tuah Marwah
  • Metro
  • metropolitan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Politik
  • Politik Dan Hukum
  • Read
  • Regional
  • Research
  • Rilis Pers
  • Sepak Bola
  • Syariah
  • Tech
  • Tekno
  • Teknologi
  • Tenis
  • Tips Donasi
  • Tren
  • Uang
  • Warta Bumi

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.