Table of Contents
Menteri Dody Pastikan Transparansi dan Akuntabilitas APBN di PU
Jakarta – Dalam menghadapi isu terkait audit yang dilakukan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan komitmen untuk menjaga transparansi serta akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kementerian Pekerjaan Umum. Menurutnya, sistem manajemen yang sudah beroperasi terus diperbaiki secara berkala, sesuai perkembangan teknologi dan alat bantu digital terkini.
Perbaikan Sistem untuk Penguatan Kinerja
Dody menyatakan, selama ini kementerian sudah memiliki mekanisme pengelolaan anggaran yang berjalan, namun tetap terus dioptimalkan. “Kita sedang menyesuaikan sistem ini dengan berbagai software terbaru di dunia,” ujarnya, Sabtu lalu di Jakarta.
“Sehingga harapannya tidak hanya masalah akuntabilitas maupun integritas, tetapi juga kebermanfaatan kepada masyarakat,” tambah Dody.
Menurutnya, peningkatan sistem ini bertujuan memperkuat efektivitas penggunaan anggaran dalam setiap proyek pembangunan, sekaligus menjamin kualitas pelayanan publik. Dody juga menekankan bahwa setiap pengeluaran anggaran harus menghasilkan dampak nyata, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh lembaga pemerintah pusat.
Dody menjelaskan, penggunaan satu rupiah untuk pembangunan diharapkan mampu memberikan manfaat hingga puluhan kali kepada masyarakat. “Satu rupiah yang dipakai untuk membangun sesuatu, itu harus berikan manfaat 10, 20 kali kepada masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Audit Internal sebagai Upaya Pengawasan
Di samping itu, Dody menyampaikan bahwa proses audit internal di kementerian tetap berlangsung rutin sebagai bagian dari pengelolaan tata kelola yang baik. Ia menegaskan bahwa audit tersebut dilakukan secara menyeluruh, sehingga hasilnya bisa menjadi dasar untuk meningkatkan kinerja dan transparansi pengelolaan anggaran.
Kementerian PU, lanjut Dody, juga berkomitmen untuk mendukung seluruh proses pengawasan dan penegakan hukum sesuai ketentuan. “Kan saya diperintah Pak Presiden untuk bersih-bersih, ya ini salah satu yang sudah saya lakukan,” tuturnya.
