Berita

Pria di Jakut Tersengat Listrik Saat Mau Curi Kabel Gardu, Alami Luka Bakar

tangan-tersengat-listrik-1746608472483_169
Foto : John Anderson - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Pria di Jakut Tersengat Listrik Saat Mencuri Kabel Gardu PLN, Luka Bakar 70 Persen
  2. Related Reading

Pria di Jakut Tersengat Listrik Saat Mencuri Kabel Gardu PLN, Luka Bakar 70 Persen

Ceritaberkat.com – Jakarta Utara kembali menjadi sorotan setelah seorang pria berusia 25 tahun dengan inisial SD mengalami sengatan listrik saat berusaha mencuri kabel di gardu listrik milik PLN. Kejadian ini terjadi di kawasan Jalan Agung Karya, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok. Pria di Jakut tersengat listrik saat memanjat instalasi untuk meraih kabel-kabel berharga yang tersimpan di dalam gardu, dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut keterangan resmi dari kepolisian setempat, korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Luka bakar yang dialaminya mencakup area tubuh yang cukup luas, mencapai 70 persen dari total permukaan tubuh. Kondisi ini memerlukan penanganan medis yang serius dan berkelanjutan untuk memastikan pemulihan optimal bagi korban.

Detail Kejadian yang Terjadi

Insiden ini bermula pada hari Kamis, tanggal 6 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 waktu Indonesia Barat. SD diketahui memasuki area gardu PLN dengan tujuan mencuri kabel yang tersimpan di dalamnya. Setelah sampai di bagian dalam gardu, ia mencoba memanjat di antara berbagai instalasi listrik untuk mengambil kabel-kabel yang tergantung.

Saat sedang berusaha meraih kabel, tiba-tiba SD terpental jauh dari instalasi akibat sengatan listrik yang kuat. Kejadian ini terjadi begitu cepat sehingga korban tidak sempat bereaksi. Pria di Jakut tersengat listrik langsung jatuh ke tanah dan mengalami luka bakar akibat kontak dengan arus listrik bertegangan tinggi.

Pelaku jatuh terpental dan mengalami luka bakar, kata AKP Handam Samudro, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok.

Setelah mendapatkan informasi dari warga sekitar, petugas kepolisian segera menuju lokasi kejadian. Mereka mengamankan SD yang masih dalam kondisi tidak sadar dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Proses evakuasi korban dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari cedera tambahan.

Proses Perawatan Medis Korban

Awalnya, SD dibawa ke Rumah Sakit Tanjung Priok untuk mendapatkan penanganan medis awal. Namun, setelah evaluasi lebih lanjut, kondisi luka bakar yang dialaminya dinilai cukup parah sehingga memerlukan perawatan lebih intensif. Oleh karena itu, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati yang memiliki fasilitas lebih lengkap untuk menangani kasus luka bakar.

Pelaku ini mengalami luka bakar mencapai 70 persen dan saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, pungkas AKP Handam Samudro.

Luka bakar sebesar 70 persen merupakan kondisi yang serius dan memerlukan perawatan intensif. Korban kemungkinan besar akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih sepenuhnya. Proses penyembuhan akan melibatkan perawatan luka, pemberian cairan intravena, dan kemungkinan prosedur bedah plastik jika diperlukan. Tim medis terus memantau perkembangan kondisi korban setiap hari.

Konteks dan Implikasi Kejadian

Kejadian ini menyoroti bahaya yang sering dihadapi oleh para pencuri kabel di Indonesia. Gardu-gardu listrik milik PLN biasanya menyimpan kabel-kabel tembaga yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Banyak kasus pencurian kabel yang terjadi setiap hari di berbagai wilayah Indonesia, dan tidak jarang korban mengalami cedera serius bahkan kematian akibat sengatan listrik. Pria di Jakut tersengat listrik menjadi salah satu contoh terbaru dari fenomena ini.

Instalasi listrik di gardu-gardu PLN umumnya beroperasi dengan tegangan yang cukup tinggi. Ketika seseorang mencoba memanjat atau menyentuh komponen-komponen listrik tanpa perlindungan yang memadai, risiko sengatan listrik menjadi sangat besar. Kasus SD ini menjadi contoh nyata bagaimana aksi pencurian yang sederhana dapat berakibat fatal bagi pelakunya.

Polisi setempat juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencuri kabel di sekitar wilayah mereka. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar gardu-gardu listrik untuk mencegah kejadian serupa terjadi. Imbauan ini penting untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya yang mengintai.

SD saat ini masih dalam perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati. Kondisi kesehatannya dipantau secara ketat oleh tim medis. Diperkirakan korban akan membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan untuk pulih sepenuhnya dari luka bakar yang dialaminya. Kasus ini juga akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses hukum selanjutnya, mengingat SD merupakan korban sekaligus pelaku dalam kejadian ini.

FAQ: Pria di Jakut Tersengat Listrik

Berapa persen luka bakar yang dialami korban? Korban mengalami luka bakar mencapai 70 persen dari total permukaan tubuh.

Di mana korban saat ini dirawat? SD saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Kapan kejadian ini terjadi? Insiden terjadi pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

Apa penyebab sengatan listrik tersebut? Sengatan listrik terjadi karena korban menyentuh komponen listrik bertegangan tinggi saat memanjat instalasi di gardu PLN.

Apakah korban akan menjalani proses hukum? Ya, kasus ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses hukum mengingat SD merupakan korban sekaligus pelaku.