Berita

Seskab: Presiden Prabowo Bawa 3 Pesan Utama Indonesia di KTT BRICS 2026

prabowo-hadiri-sesi-terbuka-ktt-brics-di-india-1789288698464_169
Foto : Michael Anderson - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Prabowo Tekankan Tiga Agenda Indonesia dalam KTT BRICS 2026
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Prabowo Tekankan Tiga Agenda Indonesia dalam KTT BRICS 2026

Ceritaberkat.com – Seskab – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tiga prioritas Indonesia saat mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India. Agenda yang ditekankan mencakup penguatan kemandirian nasional, solidaritas negara-negara Global South, serta kerja sama BRICS untuk membangun tata kelola dunia yang lebih inklusif.

Tiga pokok pesan tersebut disampaikan dalam sesi terbatas bertema Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa Indonesia memandang ketahanan di dalam negeri sebagai landasan penting sebelum sebuah negara dapat mengambil peran lebih besar dalam percaturan internasional.

Kemandirian Berawal dari Kebutuhan Dasar

Pesan pertama Presiden Prabowo berfokus pada kemampuan negara memenuhi kebutuhan utama masyarakat. Pangan, energi, dan pendidikan ditempatkan sebagai fondasi yang menentukan daya tahan suatu bangsa ketika menghadapi perubahan ekonomi, politik, maupun geopolitik global.

“Kekuatan sebuah negara bermula dari kemampuannya memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya: pangan, energi, dan pendidikan. Dengan fondasi yang kuat, Indonesia tidak akan bergantung atau mudah didikte oleh kekuatan tertentu,” ujar Teddy, Senin (14/9/2026).

Ketahanan pada tiga sektor tersebut memiliki arti yang melampaui urusan domestik. Ketersediaan pangan yang terjaga, energi yang andal, serta pendidikan yang kuat memberi ruang bagi Indonesia untuk menentukan prioritas pembangunan sesuai kepentingan nasional. Di saat bersamaan, fondasi itu mendukung posisi Indonesia untuk berinteraksi secara setara dengan negara lain.

Dalam konteks dunia yang saling terhubung, ketergantungan berlebihan pada satu pihak dapat memengaruhi ruang gerak kebijakan suatu negara. Karena itu, penguatan kapasitas nasional dipandang sebagai bagian dari kesiapan Indonesia menghadapi dinamika internasional sekaligus memperbesar kontribusinya dalam kerja sama global.

Persatuan Global South

Prabowo juga mengangkat pentingnya kebersamaan di antara negara-negara Global South. Pesan ini dikaitkan dengan semangat Konferensi Asia-Afrika, yang menempatkan solidaritas dan kesetaraan sebagai unsur penting bagi negara berkembang dalam menyuarakan kepentingannya.

“Mengutip pepatah ‘Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh’, Presiden mengingatkan kembali pentingnya spirit Konferensi Asia-Afrika. Negara-negara Global South kini berdiri setara untuk memperjuangkan kepentingan dan masa depannya sendiri,” ungkap Teddy.

Posisi negara-negara berkembang dalam ekonomi dan geopolitik dunia terus menjadi bagian penting dari pembahasan internasional. Melalui kerja sama yang lebih solid, aspirasi Global South diharapkan dapat memperoleh ruang yang seimbang dalam pembentukan kebijakan dan arah tatanan global.

Persatuan tidak berarti setiap negara harus memiliki kepentingan yang sama dalam seluruh persoalan. Namun, kerja bersama dapat memperkuat kemampuan mereka dalam memperjuangkan akses pembangunan, kesempatan ekonomi, serta representasi yang lebih baik pada berbagai forum multilateral.

Potensi BRICS dan Kerja Sama Nyata

Pesan ketiga menyoroti besarnya cakupan BRICS, yang mewakili sekitar separuh populasi dunia. Prabowo mendorong agar kapasitas tersebut tidak berhenti sebagai angka, melainkan diwujudkan melalui kemitraan konkret yang memberi manfaat bagi negara-negara berkembang.

“BRICS mewakili separuh populasi dunia. Kekuatan ini harus diubah menjadi kerja sama yang nyata: memperkuat ketahanan pangan dan energi, menghubungkan pasar, modal, teknologi, sumber daya, dan pengetahuan, serta membuka peluang pembangunan yang lebih besar bagi negara-negara berkembang,” tutur Teddy.

Kerja sama dalam pangan dan energi menjadi relevan karena keduanya berkaitan langsung dengan stabilitas kehidupan masyarakat dan kesinambungan pembangunan. Sementara itu, keterhubungan pasar, investasi, teknologi, sumber daya, serta pengetahuan dapat membuka kesempatan baru bagi anggota dan negara berkembang yang terlibat dalam kemitraan lebih luas.

Bagi Indonesia, keikutsertaan aktif dalam BRICS dipandang sebagai jalur untuk memperluas dialog serta kolaborasi lintas kawasan. Arah yang ditekankan adalah kerja sama yang menghasilkan manfaat nyata, bukan sekadar penguatan hubungan diplomatik di tingkat pernyataan.

Dorongan bagi Sistem Multilateral yang Lebih Adil

Selain kerja sama antarnegara BRICS, Presiden Prabowo menekankan perlunya tata kelola global yang adil dan mampu mengakomodasi lebih banyak kepentingan. Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap dipandang sebagai pusat sistem multilateral, tetapi penguatannya diperlukan agar lembaga tersebut semakin representatif dan responsif terhadap perubahan dunia.

“PBB harus tetap menjadi pusat sistem multilateral, namun perlu diperkuat agar lebih representatif, responsif, dan mampu menghadirkan hasil konkret bagi masyarakat dunia,” ucap Teddy.

Penguatan sistem multilateral menjadi penting ketika tantangan global tidak dapat diselesaikan oleh satu negara saja. Persoalan pangan, energi, pembangunan, dan perubahan situasi geopolitik membutuhkan ruang dialog yang memungkinkan berbagai negara berpartisipasi secara lebih setara.

Melalui keanggotaan BRICS, Indonesia menegaskan komitmennya untuk ikut mendorong tatanan internasional yang lebih damai, setara, dan berkeadilan. Tiga pesan yang dibawa Prabowo di New Delhi menunjukkan keterkaitan antara kekuatan nasional, solidaritas Global South, dan pembaruan kerja sama global sebagai bagian dari arah diplomasi Indonesia.

Frequently Asked Questions

What is Seskab?

Seskab is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Seskab matter?

Seskab matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.