TPA Cipayung Depok Kebakaran, Api Menyala Besar

Insiden TPA Cipayung Depok Kebakaran Api Menyala Besar di Malam Hari

TPA Cipayung Depok Kebakaran Api Menyala – Malam yang seharusnya tenang berubah menjadi situasi genting ketika TPA Cipayung Depok Kebakaran Api Menyala dengan intensitas tinggi. Peristiwa kebakaran ini terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang terletak di Kota Depok, Jawa Barat. Insiden tersebut langsung memicu respons cepat dari berbagai unit pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi yang semakin memanas.

Kobaran api yang terlihat sangat besar membakar area pembuangan sampah secara signifikan. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk mencegah api menyebar ke area sekitarnya. Situasi ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat sekitar dan pihak berwenang yang bertanggung jawab atas keselamatan fasilitas publik.

Detail Waktu dan Respons Petugas

Tessy Haryati, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, memberikan keterangan resmi mengenai kondisi terkini. Menurut beliau, para petugas masih terus berusaha memadamkan kobaran api yang meluas di area TPA Cipayung.

“Sementara 4 unit mobil pemadam dengan 16 orang personel,” kata Tessy saat dimintai konfirmasi pada Kamis (16/7/2026).

Kedatangan tim pemadam kebakaran tidak terjadi secara bersamaan. Informasi mengenai adanya kebakaran diterima oleh petugas pada pukul 20.23 WIB. Setelah menerima laporan awal, berbagai unit pemadam segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pemadaman yang terkoordinasi.

Koordinasi Unit Pemadam dari Berbagai Wilayah

Operasi pemadaman melibatkan tiga sumber unit pemadam kebakaran yang bekerja secara sinergis. Pertama, unit dari UPT Cipayung yang berada di wilayah terdekat dan merupakan yang pertama tiba di lokasi. Kedua, mobil pemadam dari Mako Damkar Depok yang merupakan pusat komando utama. Ketiga, unit tambahan dari UPT Cinere yang juga turut serta dalam operasi tersebut.

“Masih proses pemadaman ya, mohon doanya,” ujar Tessy Haryati kepada masyarakat yang mengikuti perkembangan situasi kebakaran.

Kehadiran empat mobil pemadam dengan total enam belas personel menunjukkan skala operasi yang cukup signifikan. Jumlah ini mencerminkan tingkat keparahan kebakaran yang terjadi di TPA Cipayung pada malam tersebut. Koordinasi antar unit berjalan lancar untuk memastikan efektivitas pemadaman.

Dokumentasi Visual dan Kondisi Lapangan

Dokumentasi visual mengenai kejadian ini telah diunggah melalui akun Instagram resmi Damkar Depok dengan nama @depokfirerescue113. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat jelas kobaran api yang menyala cukup besar di area pembuangan sampah TPA Cipayung.

Asap tebal akibat kebakaran juga terlihat membubung tinggi ke langit malam. Kondisi ini memberikan gambaran tentang intensitas api yang sedang berlangsung di lokasi. Petugas pemadam kebakaran tampak terus bekerja keras menyemprotkan air ke arah sumber api untuk mencegah penyebaran lebih lanjut ke area sekitar.

Investigasi Awal dan Prosedur Pemadaman

Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran belum dapat diidentifikasi secara definitif. Tim pemadam kebakaran lebih memprioritaskan operasi pemadaman sebelum melakukan investigasi mendalam mengenai faktor-faktor yang memicu kejadian di TPA Cipayung Depok.

“Belum diketahui, kami fokus operasi pemadaman dahulu,” jelas Tessy Haryati mengenai status investigasi awal kebakaran.

Proses pemadaman masih terus berlangsung dengan penuh ketekunan. Para petugas tidak henti-hentinya menyemprotkan air ke area yang terbakar untuk memastikan api benar-benar padam total. Masyarakat di sekitar lokasi juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi perkembangan situasi yang mungkin terjadi.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran di fasilitas publik, terutama di area yang menyimpan material mudah terbakar seperti tempat pembuangan sampah. Operasi pemadaman diharapkan dapat segera selesai tanpa menimbulkan dampak lebih luas bagi lingkungan sekitar TPA Cipayung Depok.