Wamensos Ajak Karang Taruna Dukung Program Prioritas Pemerintah
Table of Contents
Karang Taruna Diminta Berkontribusi dalam Program Prioritas Nasional
Ceritaberkat.com – Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menyampaikan ajakan kepada organisasi Karang Taruna agar lebih aktif terlibat dalam mendukung berbagai inisiatif pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pengurangan tingkat kemiskinan. Program ini merupakan salah satu fokus utama dari kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam periode saat ini.
Permintaan tersebut diungkapkan secara langsung ketika Agus Jabo menerima kunjungan audiensi dari para pengurus Karang Taruna Kota Yogyakarta di gedung Kementerian Sosial yang berlokasi di Jakarta. Pertemuan ini menjadi momen penting bagi kedua belah pihak untuk menyamakan visi dalam menjalankan program sosial.
Para Pengurus yang Hadir dalam Pertemuan
Dalam pertemuan tersebut, hadir beberapa tokoh penting dari Karang Taruna Kota Yogyakarta. Di antaranya adalah Yuliantono sebagai Ketua Karang Taruna Kota Yogyakarta, Gus Solihul Hadi yang menjabat sebagai Ketua MPKT Karang Taruna Kota Yogyakarta, serta RM Drasthya Wironegoro yang merupakan Wakil Ketua Bidang Seni Budaya dan Keistimewaan. Selain itu, juga hadir Vingky Kurnia sebagai Sekretaris Karang Taruna Kota Yogyakarta dan Nuroryza Argo yang berperan sebagai Bendahara Karang Taruna Kota Yogyakarta.
Agus Jabo menekankan pentingnya sinergi antara Karang Taruna dengan Kementerian Sosial. Ia menyatakan bahwa Karang Taruna telah resmi menjadi bagian dari pilar sosial Kemensos, sehingga kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan harus semakin diperkuat.
“Karena Karang Taruna sudah masuk menjadi pilar sosialnya Kemensos, mari kita bersinergi dalam hal pengentasan kemiskinan,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).
Tiga Mandat Utama dari Presiden
Wamensos kemudian menjelaskan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis dalam mendukung tiga mandat yang diberikan Presiden kepada Kementerian Sosial. Ketiga mandat tersebut meliputi pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau yang dikenal sebagai DTSEN, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
Pemutakhiran data DTSEN dinilai sebagai langkah krusial untuk memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Saat ini, proses pemutakhiran data masih berada dalam masa transisi. Kondisi ini menyebabkan adanya ketidaksesuaian di mana beberapa keluarga penerima manfaat tidak berhak menerima bantuan namun tetap mendapatkannya, sementara masyarakat lain yang seharusnya menerima bantuan belum mendapatkan haknya.
“Pertama adalah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang hingga saat ini masih dalam masa transisi. Sehingga masih terdapat keluarga penerima manfaat (KPM) yang tidak berhak menerima bansos tapi masih menerima dan yang berhak menerima malah tidak dapat. Kemudian melalui Inpres Nomor 4 Tahun 2025 Kemensos ditugaskan melakukan pemutakhiran,” tuturnya.
Menurut Agus Jabo, Karang Taruna dapat berkontribusi dalam proses pemutakhiran data ini dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan atau yang disebut groundcheck. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan SDM Program Keluarga Harapan (PKH), kemudian hasilnya dikoordinasikan dengan Dinas Sosial di masing-masing daerah. Dengan data yang lebih akurat, diharapkan penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran.
Selain itu, Karang Taruna juga didorong untuk membantu penerima bantuan sosial agar dapat menjadi lebih mandiri dan berdaya, sehingga tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah dalam jangka panjang.
Dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat
Lebih lanjut, Wamensos menjelaskan bahwa Karang Taruna juga dapat berperan dalam mendukung program Sekolah Rakyat. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
“Jadi gambarannya seperti itu,” katanya, merangkum peran Karang Taruna dalam berbagai program prioritas pemerintah.
Ajakan tersebut mendapat respons positif dari Ketua Karang Taruna Kota Yogyakarta, Yuliantono. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk sejumlah unit pelaksana teknis untuk membantu mendukung program prioritas pemerintah. Unit-unit ini bertugas melakukan penjangkauan dan verifikasi calon siswa Sekolah Rakyat serta melakukan pengecekan kondisi masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta.
“Dalam melakukan penjangkauan ataupun verval (calon siswa Sekolah Rakyat) ataupun groundcheck bagi masyarakat Kota Yogyakarta,” ujarnya.
Yuliantono juga menyampaikan bahwa sejumlah pendamping sosial di Kota Yogyakarta berasal dari Karang Taruna. Hal ini disebabkan karena para anggota Karang Taruna memiliki kepedulian dan dedikasi yang tinggi dalam kegiatan sosial masyarakat.
“Jadi selain itu, teman-teman ini juga siap ketika kemudian harus menjalankan perintah dari dinas sosial maupun kemudian nanti dari unit Dayamas (Pemberdayaan Masyarakat), teman-teman insyaallah siap,” tambahnya.
Selain mendorong sinergi dalam mendukung program pemerintah, Agus Jabo juga mengajak Karang Taruna untuk memperkuat karakter kebangsaan masyarakat Indonesia melalui nilai-nilai budaya. Ia menutup pertemuan dengan pesan yang inspiratif.
“Bangkitkan Indonesia bersama Karang Taruna melalui jalan kebangkitan kebudayaan,” pungkasnya.
