Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari
Table of Contents
Anjing Husky Ditemukan Terluka Parah di Babelan, Polisi Sedang Mengejar Pelaku
Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan – Kasus penganiayaan terhadap seekor hewan peliharaan kembali mencuat ke permukaan publik. Kali ini, seorang pemilik anjing jenis husky melaporkan bahwa hewan kesayangannya ditemukan dalam kondisi kritis setelah mengalami luka bacok di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Kejadian ini langsung viral di berbagai platform media sosial, memicu kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan. Anjing tersebut ditemukan dalam keadaan lemah dan berlumuran darah, dengan luka terbuka yang cukup serius terlihat di bagian kepalanya.
Kejadian ini menjadi perhatian serius karena anjing peliharaan itu ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Luka terbuka yang cukup serius terlihat di bagian kepalanya, yang diduga disebabkan oleh benda tajam. Kondisi memprihatinkan ini membuat banyak warganet berbondong-bondong mengirimkan doa dan harapan agar hewan tersebut segera pulih dari cidera yang dideritanya. Banyak yang bertanya-tanya tentang identitas pelaku dan motif di balik tindakan kekejaman tersebut.
Proses Investigasi oleh Kepolisian
Untuk menangani kasus ini, Polsek Babelan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dalam melakukan penyelidikan menyeluruh. Serangkaian tindakan investigatif telah dilakukan oleh petugas untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keadilan bagi korban hewan. Unit Satwa/K9 Polda Metro Jaya telah dilibatkan untuk membantu penanganan dugaan penganiayaan terhadap seekor anjing jenis husky di wilayah Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi.
“Benar Unit Satwa/K9 Polda Metro Jaya telah dilibatkan untuk membantu penanganan dugaan penganiayaan terhadap seekor anjing jenis husky di wilayah Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).
Anjing pelacak milik Satuan K9 Polda Metro Jaya, yang dikenal dengan nama Zeus, diterjunkan langsung ke tempat kejadian perkara. Hewan pelacak ini memiliki kemampuan luar biasa dalam mendeteksi jejak darah dan melacak pergerakan pelaku. Melalui bantuan Zeus, petugas berhasil menyisir area perkebunan warga dari titik awal jejak darah hingga mengarah ke sebuah bangunan kosong yang sedang dalam proses renovasi, berjarak sekitar lima puluh meter dari lokasi penemuan.
Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa anjing tersebut ditemukan oleh pemiliknya pada malam hari, tepatnya hari Minggu tanggal 12 Juli. Saat itu, hewan peliharaan dalam kondisi terluka parah dengan luka di bagian kepala yang diduga akibat tusukan atau bacokan benda tajam. Penanganan awal dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Babelan, sementara tim K9 membantu proses pelacakan di sekitar lokasi kejadian. Proses ini menunjukkan komitmen aparat dalam menegakkan keadilan bagi korban hewan.
Kondisi Korban dan Tindakan Lanjutan
Anjing peliharaan itu kemudian segera dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan pertolongan medis. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat bulu halus di kepala anjing tersebut dicukur untuk memudahkan pengobatan luka terbuka yang dialaminya. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa hewan ini mengalami empat luka bacok dan hampir kehabisan darah akibat kehilangan cairan tubuh dalam jumlah besar. Kondisi ini memerlukan perawatan intensif untuk memastikan pemulihan optimal.
Saat ini, anjing husky tersebut masih dalam penanganan intensif di klinik hewan. Petugas Polsek Babelan bersama Unit Satwa Polda Metro Jaya telah melakukan pengecekan ulang di TKP pada hari Selasa tanggal 14 Juli. Meskipun lokasi dugaan penganiayaan telah berhasil diidentifikasi, proses pencarian pelaku pembacokan masih terus berlangsung.
“Satwa K9 Zeus menyisir area perkebunan warga dari titik jejak darah hingga mengarah ke bangunan kosong yang sedang direnovasi, sekitar 50 meter dari lokasi,” ujar dia.
Polisi mengingatkan masyarakat bahwa penganiayaan terhadap hewan merupakan tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi hukum. Masyarakat yang memiliki informasi mengenai pelaku atau memiliki rekaman CCTV yang relevan diharapkan dapat segera menghubungi pihak berwajib untuk membantu kelancaran proses penyelidikan. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesejahteraan hewan peliharaan dan melaporkan setiap tindakan kekejaman terhadap hewan kepada otoritas yang berwenang.
Semoga pelaku segera ditemukan dan anjing husky tersebut dapat segera pulih dari cidera yang dideritanya. Kejadian ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlakuan baik terhadap hewan peliharaan. Dengan adanya perhatian publik yang luas, diharapkan kasus serupa dapat dicegah di masa depan.
