Pria Tewas Terjepit Lift Barang di Pertokoan Roxy Jakpus

Pria Tewas Terjepit Lift Barang di Pertokoan Roxy Jakpus

Pria Tewas Terjepit Lift Barang di Pertokoan – Sebuah kejadian tragis terjadi di pertokoan Roxy, Gambir, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 6 Juli 2026. Seorang pria bernama Pak Eko, berusia 47 tahun, meninggal akibat terjepit lift barang di area tersebut. Jasad korban akhirnya dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) setelah proses penyelamatan yang berlangsung selama hampir 46 menit.

Detail Kejadian

Kecelakaan terjadi di Jalan Roxy Mas Pertokoan, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakpus. Laporan mengenai kejadian tersebut diterima pada pukul 16.50 WIB, kemudian segera direspons oleh tim pemadam kebakaran. Dalam peristiwa itu, Pak Eko sedang berusaha memuat barang ke dalam lift barang saat tiba-tiba alat tersebut turun secara mendadak.

“Evakuasi orang terjepit di lift barang. Satu orang korban meninggal dunia,” kata petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Senin (6/7/2026).

Menurut informasi yang diberikan oleh petugas, Pak Eko menemui kesulitan saat mencoba mengambil barang dari lantai yang terjepit dengan lift barang. Meski berusaha mengangkat barang tersebut, korban terjebak di dalam lift hingga kondisi tubuhnya tidak dapat diperbaiki lagi.

Proses Evakuasi

Dua tim dari Sudin Gulkarmat Jakpus dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB dan segera memulai upaya penyelamatan. Proses ini memakan waktu sekitar 46 menit, dengan petugas menggunakan berbagai alat seperti combi tool, airbag, dan ram jack untuk mengangkat bagian-bagian lift yang terjepit.

Dalam situasi darurat tersebut, petugas memprioritaskan keselamatan korban sambil memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan efektif. Alat-alat yang digunakan memiliki fungsi khusus: combi tool digunakan untuk memecahkan struktur logam, airbag membantu menahan beban yang mengancam korban, dan ram jack memungkinkan penarikan bagian lift secara perlahan.

Selama evakuasi, tim damkar terus berkoordinasi untuk menghindari risiko tambahan. Mereka juga memantau kondisi korban secara real-time agar dapat merespons perubahan yang terjadi selama proses. Meski tindakan penyelamatan dilakukan dengan cepat, nyawa Pak Eko tidak bisa diselamatkan.

Penyebab dan Konsekuensi

Korban mengalami kecelakaan saat melakukan pekerjaan harian di area pertokoan. Lift barang yang digunakan merupakan alat yang sering dipakai untuk memindahkan barang antar lantai, tetapi kerusakan mekanis atau kesalahan operasi bisa menjadi penyebab kejadian tersebut. Dalam wawancara, petugas menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi karena lift turun secara tidak terduga.

“Saat korban akan memuat barang, tiba-tiba lift turun sendiri dan korban terjepit di lift hingga kondisi korban meninggal dunia,” tambah petugas. Peristiwa ini menimbulkan kekawatiran terhadap keamanan alat transportasi vertikal di mall-mall modern, yang sering dianggap aman meski memiliki risiko tak terduga.

Pak Eko yang meninggal dunia adalah karyawan pertokoan yang bekerja di area logistik. Selama beberapa bulan terakhir, ia telah rutin menggunakan lift barang untuk mengangkat dan menurunkan barang ke lantai paling bawah. Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi modern telah meningkatkan efisiensi, kecelakaan seperti ini tetap mungkin terjadi.

Respons dan Penanganan

Setelah berhasil mengangkat jasad korban, tim damkar langsung mengirimkan korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Selama perjalanan, tim medis juga terus memantau kondisi tubuh korban agar tidak terjadi kerusakan tambahan.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta memberikan laporan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan dampak besar terhadap operasional pertokoan. Namun, para pekerja di area tersebut mengalami kejadian yang mengejutkan, dengan satu korban kehilangan nyawanya. Penyelidikan lanjutan akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Peristiwa ini juga menjadi pembelajaran bagi pengelola pertokoan dalam melakukan pemeriksaan rutin terhadap alat transportasi vertikal. Meski lift barang dirancang untuk digunakan secara aman, faktor seperti keausan mesin atau kesalahan penggunaan bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Konteks dan Analisis

Pertokoan Roxy adalah salah satu pusat perbelanjaan yang cukup ramai di Jakarta Pusat. Area logistik di dalamnya biasanya diisi oleh sejumlah pekerja yang memastikan barang tersedia untuk konsumen. Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun lingkungan kerja terlihat terstruktur, risiko keselamatan tetap bisa muncul dalam kondisi yang tidak terduga.

Korban meninggal karena tekanan yang terjadi saat lift barang turun tiba-tiba. Peristiwa ini mengingatkan bahwa kesadaran akan risiko pekerjaan serta pemeriksaan berkala terhadap peralatan transportasi vertikal sangat penting. Petugas damkar menekankan bahwa kejadian ini bisa dicegah jika ada inspeksi rutin dan pelatihan keselamatan yang terperinci.

Selain itu, kejadian ini juga memicu diskusi mengenai perlunya sistem peringatan darurat yang lebih canggih di area pertokoan. Dengan adanya alat bantu evakuasi modern, proses penyelamatan bisa dilakukan lebih cepat, tetapi respons yang cepat juga bergantung pada kesigapan tim dan persiapan yang memadai.