Polisi Ungkap Peredaran ‘Pod Getar’ Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
Table of Contents
Polisi Ungkap Peredaran Pod Getar Narkoba di Bogor
Ceritaberkat.com – Kepolisian Resor Bogor berhasil mengungkap modus peredaran narkotika terbaru yang memanfaatkan teknologi pod getar atau cartridge vape. Penemuan ini melibatkan zat etomidate yang dikemas dalam bentuk cairan rokok elektrik serta Happy Water. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menegaskan bahwa kasus ini merupakan yang pertama kalinya di seluruh wilayah Jawa Barat.
Modus Baru dalam Peredaran Narkoba
Menurut Kapolres, modus yang digunakan pengedar narkoba di Kabupaten Bogor ini tergolong sangat baru. Zat etomidate yang sebelumnya belum pernah ditemukan di wilayah tersebut kini mulai beredar melalui kemasan pod getar. Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas meliputi 65 cartridge berisi cairan etomidate dan 70 bungkus Happy Water.
“Saya jelaskan ini yang cukup menonjol, terkait narkotik varian baru yaitu etomidate dan Happy Water. Nah ini temuan baru di mana sebelum-sebelumnya kita tidak pernah mengungkap etomidate. Nah ternyata barang ini sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor,” kata Wikha saat menggelar konferensi pers, Senin (20/7/2026).
Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, satu orang pelaku dengan inisial EJ berhasil ditangkap bersama barang bukti yang telah disebutkan. Penangkapan ini menjadi tonggak penting dalam upaya penanggulangan narkoba di tingkat kabupaten.
Statistik Kasus dalam Tiga Bulan Terakhir
Satuan Narkoba Polres Bogor telah mencatatkan pencapaian signifikan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Total terdapat tiga kasus yang berkaitan dengan etomidate dan Happy Water berhasil diungkap. Lebih luas lagi, dalam periode yang sama, kepolisian telah membongkar 74 kasus peredaran narkoba dan mengamankan 95 tersangka.
“Jadi dijelaskan oleh kasat narkoba bahwa pengungkapan kasus terkait etomidate ini, di Polda Jawa Barat baru Satuan Narkoba Polres Bogor yang pertama mengungkap kasus ini,” kata Wikha.
Barang bukti yang dikumpulkan dalam operasi tersebut sangat beragam. Selain pod getar dan Happy Water, petugas juga mengamankan tiga kilogram sabu-sabu, 1.068.900 butir obat keras terbatas (OKT), serta 1.193 butir pil ekstasi. Jumlah tersangka yang diamankan terdiri dari 91 laki-laki dan 4 perempuan.
“Jadi (pengungkapan) selama tiga bulan. Dalam kurun waktu tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor telah membongkar 74 kasus peredaran narkoba dan mengamankan 95 orang tersangka,” kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat menggelar pers release, Senin (20/7).
“Terdiri dari 91 orang berjenis kelamin laki-laki dan 4 pelaku berjenis kelamin perempuan,” sambungnya.
Signifikansi Penemuan Pod Getar Etomidate
Penemuan pod getar yang mengandung etomidate ini memiliki arti penting bagi penegakan hukum di Jawa Barat. Zat etomidate yang biasanya digunakan sebagai obat bius dalam dunia kedokteran kini mulai disalahgunakan sebagai narkotika. Kemasan pod getar memungkinkan zat tersebut dikonsumsi dengan cara dihisap, mirip seperti penggunaan vape pada umumnya.
Happy Water juga merupakan varian narkoba yang semakin populer di kalangan pengguna. Zat ini dikemas dalam bentuk cairan yang mudah dibawa dan dikonsumsi. Kombinasi antara pod getar etomidate dan Happy Water menunjukkan tren baru dalam pola peredaran narkoba di masyarakat.
Kapolres Wikha Ardilestanto berharap penemuan kasus pertama ini dapat menjadi peringatan bagi masyarakat dan pengedar narkoba. Modus pod getar ini dinilai lebih praktis dan sulit dideteksi dibandingkan bentuk narkoba konvensional. Ke depan, Polres Bogor akan terus meningkatkan pengawasan dan operasi penangkapan terhadap modus baru tersebut.
Operasi yang dilakukan oleh Satuan Narkoba Polres Bogor menunjukkan komitmen tinggi dalam memberantas peredaran narkoba. Dengan jumlah tersangka yang mencapai 95 orang dalam tiga bulan, kepolisian optimis dapat menekan angka peredaran narkoba di Kabupaten Bogor. Penangkapan EJ menjadi bukti nyata bahwa modus pod getar etomidate berhasil diungkap secara tuntas.
