Simpang Mampang Macet Segala Arah Malam Ini Imbas Pembongkaran JPO Tendean

Main Agenda: Simpang Mampang Macet Total Imbas Pembongkaran JPO Tendean

Main Agenda – Perjalanan warga Jakarta Selatan mengalami gangguan signifikan pada malam hari ini. Kondisi lalu lintas di kawasan simpang Mampang Prapatan mengalami kemacetan yang cukup parah. Main Agenda hari ini memang fokus pada situasi kemacetan yang meluas akibat proses pembongkaran jembatan penyeberangan orang atau JPO yang berlokasi di Jalan Tendean. Jembatan tersebut sebelumnya tertabrak oleh sebuah truk pengangkut crane, sehingga perlu dibongkar secara bertahap.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan detikcom pada hari Selasa tanggal 14 Juli 2026, antrean kendaraan mulai terlihat mengular sejak pukul 20.40 WIB. Main Agenda kemudian berlanjut dengan pemantauan kondisi lalu lintas dari berbagai arah menuju persimpangan. Jalur dari Kuningan menuju Ragunan juga dipenuhi oleh kendaraan yang antri panjang. Sementara itu, penutupan akses dari Jalan Tendean menuju Blok M turut memperparah situasi. Flyover Tendean ditutup total untuk lalu lintas, sehingga seluruh kendaraan harus dialihkan menuju kawasan Warung Buncit.

Arus kendaraan dari Jalan Kapten Tendean juga mengalami pengalihan yang sama. Main Agenda menunjukkan bahwa persimpangan Mampang Prapatan menjadi sangat padat. Kendaraan yang menuju Warung Buncit terlihat sesak di area persimpangan. Tidak hanya dari satu arah, antrean kendaraan juga memanjang dari sisi sebaliknya. Underpass Mampang Prapatan yang mengarah ke Jalan Gatot Subroto dipenuhi kendaraan yang ingin melintas.

Petugas dari Dishub dan Satlantas langsung turun tangan untuk mengatur jalannya lalu lintas. Mereka memastikan kendaraan tidak melintas ke arah Blok M selama proses pembongkaran berlangsung. Main Agenda ini bertujuan untuk menghindari kemacetan yang lebih parah di area sekitar. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara intensif untuk memperlancar arus kendaraan.

Main Agenda: Kemacetan Merambat ke Jalur Gatsu-MT Haryono

Dampak pembongkaran JPO tidak hanya terbatas di kawasan Mampang. Main Agenda kemudian mencatat bahwa kemacetan juga terlihat di Jalan Gatot Subroto atau Gatsu yang mengarah ke Kuningan. Kondisi ini merupakan rangkaian dari kemacetan yang disebabkan oleh pembongkaran JPO di Jalan Kapten Tendean. Pantauan menunjukkan bahwa Jalan Gatsu dipenuhi kendaraan yang hendak menuju arah barat. Lalu lintas terlihat cukup padat di persimpangan antara Jalan Gatsu dan Jalan Kapten Tendean.

Lalu lintas di underpass Mampang Prapatan yang mengarah ke Warung Buncit juga mengalami kepadatan. Arus kendaraan diarahkan ke jalur ini sebagai dampak dari proses pembongkaran JPO Tendean. Main Agenda mencatat bahwa sepeda motor dan mobil hanya dapat melintas dengan kecepatan rendah. Kecepatan kendaraan umumnya di bawah 20 kilometer per jam. Laju kendaraan yang berada di lajur kanan terlihat lebih lambat dibandingkan lajur lainnya.

Kemacetan memanjang hingga mencapai Jalan MT Haryono yang mengarah ke Pancoran. Namun, untuk arah sebaliknya atau menuju Halim, kondisi lalu lintas masih terpantau lancar. Main Agenda melaporkan bahwa tidak ada hambatan berarti bagi kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

Main Agenda: TransJakarta ‘Langit’ Juga Terimbas

Keterlambatan tidak hanya dialami oleh kendaraan pribadi. Main Agenda kemudian mengonfirmasi bahwa perjalanan TransJakarta koridor 13 juga mengalami gangguan. TransJakarta koridor 13B mengalami keterlambatan kedatangan karena adanya pekerjaan pembongkaran JPO di sekitar Tendean. Kepadatan lalu lintas akibat proses tersebut menjadi penyebab utama keterlambatan.

“Rute 13B mengalami keterlambatan kedatangan dikarenakan adanya pekerjaan pembongkaran JPO di sekitar Tendean sehingga mengakibatkan kepadatan lalu lintas,” demikian informasi yang disampaikan Transjakarta melalui akun media sosial resminya.

Selain keterlambatan, TransJakarta juga melaporkan adanya pengalihan rute. Main Agenda mencatat bahwa koridor 13 yang biasanya beroperasi dari Tegal Mampang hingga Ciledug mengalami perpendekan rute. Rute sementara menjadi Rawa Barat hingga Ciledug. Hal ini disebabkan oleh kemacetan akibat pekerjaan pembongkaran JPO di sekitar Tendean.

“Koridor 13: Tegal Mampang – Ciledug sementara mengalami perpendekan rute menjadi Rawa Barat – Ciledug dikarenakan adanya kemacetan akibat pekerjaan pembongkaran JPO di sekitar Tendean,” kata TransJ.

Untuk rute 13B dan L13E, pengalihan rute juga dilakukan sementara waktu. Main Agenda menjelaskan bahwa kemacetan akibat pekerjaan pembongkaran JPO di sekitar Tendean menjadi penyebabnya. Arah Puri Beta tidak melayani Halte Tegal Mampang selama kondisi ini berlangsung. Warga yang menggunakan jasa TransJakarta disarankan untuk menyesuaikan jadwal perjalanan mereka.

Proses pembongkaran JPO yang ditabrak truk tersebut masih berlangsung hingga malam hari. Main Agenda melaporkan bahwa petugas terus melakukan koordinasi untuk memastikan lalu lintas tetap berjalan dengan baik. Kemacetan diprediksi akan mereda setelah proses pembongkaran selesai sepenuhnya. Warga Jakarta Selatan diharapkan dapat bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan.