Kepergok Main Game Saat Rapat, Camat Madiun Ngaku Buat Hilangkan Penat

Camat Madiun Tertangkap Bermain Game di Tengah Rapat, Jelaskan Alasannya

Kepergok Main Game Saat Rapat Camat – Kepergok Main Game Saat Rapat menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah Muksin Harjoko, Camat Madiun di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, terlihat asyik bermain game saat menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Rekaman video kegiatannya tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi viral dalam waktu singkat. Menurut informasi yang dihimpun dari detikJatim pada Sabtu, 18 Juli 2026, Muksin secara terbuka mengakui bahwa sosok pria yang terlihat bermain game dalam video viral tersebut memang dirinya sendiri. Rapat yang menjadi tempat kejadian tersebut diselenggarakan pada hari Jumat, 26 Juni 2026.

Dalam rekaman video yang berdurasi 18 detik dan telah beredar luas, terlihat jelas seorang pria yang mengenakan jas formal serta peci berwarna hitam. Pria tersebut tampak sangat fokus menatap layar ponselnya dengan penuh perhatian. Pada layar gawai yang digunakannya, visual dari sebuah permainan game online dapat terlihat dengan jelas. Yang menarik, pria tersebut terlihat sangat serius dalam memainkan ponselnya, meskipun suasana di sekitar rapat paripurna sedang berlangsung dengan khidmat dan tertib.

Alasan Bermain Game untuk Hilangkan Penat

Muksin kemudian memberikan penjelasan bahwa ia bermain game saat itu bertujuan untuk menghilangkan rasa penat serta mengatasi rasa ngantuk yang mulai menyelimuti dirinya. Ia juga menyadari bahwa tindakannya tersebut dapat menimbulkan persepsi negatif di kalangan masyarakat.

Kami menyadari tindakan itu menimbulkan persepsi negatif. Padahal waktu itu masih praacara kegiatan paripurna. Untuk hilangkan kepenatan rasa ngantuk,

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Muksin pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Lebih lanjut, Muksin menjelaskan bahwa kehadirannya dalam rapat sidang tersebut bukan sebagai peserta utama, melainkan sebagai tamu undangan yang mewakili posisi sebagai camat. Ia menambahkan bahwa setiap kali rapat paripurna diselenggarakan, seluruh camat di wilayahnya memang diundang untuk hadir.

Itu 31 Juli hari Jumat. Setiap paripurna semua camat diundang,

tandas Muksin dalam penjelasannya.

Kehadiran para camat dalam rapat paripurna DPRD merupakan hal yang biasa dilakukan sebagai bentuk koordinasi antara pemerintah daerah tingkat kecamatan dengan lembaga legislatif daerah. Namun, momen ketika Muksin terlihat bermain game justru menjadi perhatian karena menunjukkan sisi lain dari seorang pejabat publik di tengah acara resmi. Video yang merekam kejadian tersebut berhasil menangkap ekspresi serius Muksin saat bermain game, yang kontras dengan suasana formal rapat yang sedang berlangsung.

Hal ini memicu berbagai reaksi dari warganet, mulai dari yang memahami hingga yang memberikan kritik. Muksin tampaknya tidak terlalu membebani diri dengan reaksi tersebut. Ia tetap memberikan penjelasan yang masuk akal mengenai alasan di balik perbuatannya. Bermain game untuk menghilangkan kepenatan bukanlah hal yang aneh, terutama bagi seseorang yang mungkin sudah lama mengikuti rangkaian acara atau kegiatan. Kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa di balik citra formal seorang pejabat, mereka tetaplah manusia biasa yang memiliki kebutuhan untuk beristirahat sejenak.

Yang penting adalah bagaimana seseorang mengelola situasi tersebut dengan baik dan memberikan penjelasan yang dapat diterima. Sementara itu, video tersebut terus menjadi bahan perbincangan di berbagai platform media sosial. Banyak yang menilai bahwa kejadian ini tidak terlalu serius dan justru memberikan nuansa humanis dari seorang camat di tengah kesibukan tugasnya. Bagi Muksin sendiri, kejadian ini mungkin hanya menjadi momen kecil dalam kariernya sebagai camat. Namun, bagi publik, ini adalah kesempatan untuk melihat sisi lain dari seorang pejabat yang selama ini dikenal dalam konteks formalitas dan tugas-tugas kenegaraan. Dengan penjelasan yang diberikan, Muksin berharap masyarakat dapat memahami bahwa tindakannya bukanlah bentuk ketidakpedulian terhadap acara resmi, melainkan sekadar upaya untuk menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap segar dalam menjalani tugas-tugas selanjutnya.