Solving Problems: Renovasi Istana Gebang, Said Abdullah: Tak Ada Pretensi Politik
Table of Contents
Renovasi Istana Gebang: Said Abdullah Pastikan Tidak Ada Tujuan Politik
Solving Problems – Dalam upaya memperbaiki fasilitas sejarah di Kota Blitar, proyek renovasi Istana Gebang yang berlokasi di Jalan Soekarno, No. 152, Bondogerit, Sanawetan, telah menarik perhatian publik. Pemimpin DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, menjelaskan bahwa renovasi ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman kunjungan masyarakat. Ia menekankan bahwa tidak ada niat politik di balik proyek tersebut, melainkan keinginan untuk menjaga warisan sejarah dan memberikan nilai tambah bagi wisatawan.
“Renovasi itu dilakukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat banyak. Tidak lebih dari itu. Sehingga tidak ada pretensi politik, tidak ada pretensi apapun,” kata Said saat berada di tengah agenda ziarah ke makam Bung Karno, Minggu (14/6/2026).
Istana Gebang, yang merupakan tempat tinggal Bung Karno saat kecil, kini diubah menjadi museum sejarah dan objek wisata. Said menjelaskan bahwa inisiatif renovasi ini berasal dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang memandang penting untuk menjaga kelestarian bangunan bersejarah tersebut. “Dari sanalah sebenernya pemikiran ibu. Maka (ia) memerintahkan DPD (PDIP) Jawa Timur untuk melakukan renovasi,” tambahnya.
Ketua Badan Anggaran DPR RI tersebut juga mengungkapkan bahwa DPD PDIP Jawa Timur bersama pemerintah daerah telah melakukan koordinasi untuk menjalankan proyek ini. “Kami koordinasi dengan wali kota dan welcome terhadap renovasinya. Sehingga kami renovasi,” tegas Said. Proses renovasi, yang berlangsung sekitar enam bulan, menghabiskan dana sebesar Rp 4,1 miliar. Seluruh anggaran berasal dari kontribusi kader partai di tingkat provinsi.
“Biayanya gotong royong dari seluruh pengurus DPD Partai. Rp 4,1 miliar. (Mencakup) semuanya. Total direnovasi,” kata Said.
Di sisi lain, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengungkapkan bahwa Istana Gebang sudah lama tidak mendapatkan perawatan. “Kami pemerintah Kota Blitar karena keterbatasan anggaran, kami meminta kepada DPD PDI Perjuangan, maupun Ibu Megawati Soekarnoputri itu sekiranya berkenan untuk merehabilitasi Istana Gebang,” ujarnya, yang akrab disapa Mas Ibin.
Menurut Mas Ibin, kebutuhan anggaran yang terbatas menjadi hambatan utama dalam perawatan Istana Gebang. “Kami belum bisa membiayai renovasi secara mandiri, sehingga harus menggandeng DPD PDIP Jawa Timur untuk menyelesaikan proyek ini,” katanya. Ia menambahkan bahwa dengan bantuan dari partai, bangunan kuno tersebut kini terlihat lebih baik dan memiliki nilai estetika yang lebih menarik.
“Jadi rumah masa kecil Bung Karno itu sekarang sudah tampak baik, bagus, dan juga disertai dengan ornamen-ornamen yang menggambarkan perjalanan hidup Bung Karno, dari kecil sampai beliau menjadi presiden,” pungkas Mas Ibin.
Proyek pembukaan renovasi Istana Gebang akan diadakan besok di Jalan Sultan Agung No. 59, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Acara tersebut dijadwalkan dihadiri secara langsung oleh Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP. Pemimpin partai tersebut diberitakan akan membuka museum sejarah tersebut setelah selesainya perbaikan.
Sejarah Istana Gebang dan Peran PDIP
Istana Gebang, yang menjadi simbol perjuangan nasional Indonesia, dikenal sebagai tempat pertama Bung Karno tinggal saat kecil. Sejak dibuka sebagai museum, bangunan ini terus menjadi daya tarik sejarah bagi warga Kota Blitar dan pengunjung dari luar daerah. Said Abdullah menjelaskan bahwa proyek renovasi merupakan bagian dari upaya memperkuat peran PDIP dalam menjaga kebudayaan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara partai dan pemerintah daerah dalam mengembangkan fasilitas sejarah. “Kami selalu berupaya memberikan dukungan maksimal kepada pemerintah setempat, terutama dalam hal pelestarian budaya,” katanya. Ia menambahkan bahwa renovasi Istana Gebang tidak hanya mengefisienkan pengelolaan anggaran, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan pengunjung.
“Dengan renovasi ini, masyarakat dapat lebih merasakan keberadaan sejarah Indonesia secara langsung. Selain itu, pembangunan juga membantu memperkuat pengenalan budaya kepada generasi muda,” ujar Said.
Sementara itu, Megawati Soekarnoputri, sebagai Ketua Umum PDIP, turut menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut. “Istana Gebang memiliki nilai sejarah yang luar biasa, dan kami sangat berharap proyek ini dapat berjalan lancar,” katanya dalam pernyataan terpisah. Ia menekankan bahwa keikutsertaan PDIP dalam proyek renovasi bertujuan untuk menjaga keberlanjutan warisan nasional, sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan Bung Karno.
Masyarakat Antusias, Pemkot Harapkan Perbaikan Berkelanjutan
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Blitar mengungkapkan bahwa masyarakat sangat antusias dengan renovasi Istana Gebang. “Masyarakat sangat senang dengan perubahan yang dilakukan, terutama dalam hal fasilitas dan desain bangunan,” kata pejabat tersebut. Ia menjelaskan bahwa proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara partai dan pemerintah dalam membangun ekosistem sejarah yang lebih baik.
Di samping itu, ada kekhawatiran dari sebagian kalangan bahwa renovasi Istana Gebang mungkin terkesan sebagai upaya politik. Namun, Said Abdullah menyangkal hal tersebut. “Kami hanya ingin membuat bangunan tersebut lebih baik, tidak ada tujuan politik yang tersembunyi,” katanya. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk merehabilitasi Istana Gebang berdasarkan pertimbangan sejarah, bukan untuk kepentingan pemenangan atau promosi politik.
“Renovasi ini adalah bentuk penghormatan terhadap Bung Karno. Kami ingin memastikan tempat ini tetap menjadi pusat perkenalan sejarah bagi masyarakat,” ujar Said.
Proses renovasi dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan fasilitas pendidikan sejarah di Kota Blitar. Banyak pihak berharap bahwa keberhasilan ini dapat diikuti oleh proyek serupa di tempat lain, sehingga memperkaya pengalaman budaya di daerah-daerah. Said Abdullah menegaskan bahwa partai akan terus berupaya memperkuat peran dalam bidang sejarah dan budaya.
Menurutnya, renovasi Istana Gebang juga berdampak positif terhadap ekonomi lokal. “Selain nilai sejarah, perbaikan ini juga mendorong pengembangan wisata dan menciptakan lapangan kerja,” katanya. Ia menambahkan bahwa partai akan memastikan proyek ini berjalan transparan dan akuntabel, sehingga masyarakat dapat melihat hasilnya secara langsung.
Dalam rangka mengenang perjuangan Bung Karno, Istana Gebang diharapkan menjadi saksi bisu perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Said Abdullah menegaskan bahwa seluruh keputusan terkait renovasi dibuat dengan hati-hati dan pertimbangan matang. “Ini bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi juga pemeliharaan spirit perjuangan,” katanya.
Proyek Masa Depan dan Harapan Masyarakat
Sejumlah warga Kota Blitar telah mengikuti progres renovasi dan mengapresiasi upaya partai dalam menjaga keberlanjutan warisan sejarah. “Saya senang melihat Istana Gebang kembali hidup. Ini memberi harapan bahwa tempat sejarah lainnya juga akan mendapat perhatian,” ujar seorang pengunjung yang datang bersama keluarga.
Renovasi Istana Gebang juga dianggap sebagai
