Today’s News: Tembakan Terdengar di Dekat Gedung Putih AS

Tembakan Terdengar di Dekat Gedung Putih AS

Today s News – Dilansir CBS News, Minggu (24 Mei 2026), suara tembakan terdengar di sekitar Gedung Putih pada Sabtu (23 Mei) malam waktu setempat. Laporan menyebutkan sebanyak 20 tembakan terdengar tepat setelah pukul 18.00 waktu setempat, menimbulkan kekhawatiran warga sekitar. Suara tersebut diduga berasal dari area kompleks Gedung Putih yang meliputi Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower, satu dari dua bangunan utama di kompleks tersebut.

Kabar tembakan ini menyebar cepat, mengingat lokasi yang menjadi pusat kekuasaan federal AS. Seorang reporter yang sedang bertugas di lokasi mengatakan bahwa suara peluru tersebut terdengar cukup jelas, meski tidak ada indikasi kekacauan besar. “Tembakan terdengar dari sisi kompleks Gedung Putih yang berisi Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower,” jelas reporter itu.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Jurubicara Secret Service, Anthony Guglielmi, agensi tersebut telah menerima laporan tentang suara tembakan yang terdengar di dekat Jalan 17 dan Pennsylvania Avenue NW. “Kami sedang berupaya memverifikasi informasi tersebut dengan personel di lapangan,” tambah Guglielmi dalam pernyataannya kepada CBS News.

Peristiwa ini memicu reaksi cepat dari pihak keamanan. Sejumlah petugas polisi dan personel Secret Service langsung diterjunkan untuk mengecek situasi. Tidak ada korban luka yang dilaporkan hingga saat ini, meski beberapa warga sekitar sempat berlarian dan mengunci pintu rumah mereka. Gedung Putih sendiri adalah simbol penting bagi pemerintahan AS, sehingga setiap kejadian yang terjadi di sekitarnya selalu memicu perhatian besar.

Direktur FBI, Kash Patel, turut memberikan respons melalui unggahan media sosialnya. Dia menyatakan bahwa FBI “sedang berada di lokasi kejadian dan mendukung Secret Service dalam proses investigasi.” Pernyataan ini menunjukkan koordinasi antara kedua lembaga intelijen tersebut untuk memastikan situasi terkendali. FBI juga memastikan bahwa semua data yang diperoleh dari lapangan akan dianalisis secara mendalam.

Peluru yang terdengar pada waktu tersebut menimbulkan pertanyaan tentang alasan kejadian. Apakah ini merupakan latihan keamanan rutin yang biasa dilakukan, ataukah terjadi sesuatu yang tidak terduga? Juru bicara Secret Service menyebutkan bahwa mereka sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut, termasuk memeriksa sumber suara tembakan. “Kami sedang mengecek setiap kemungkinan, mulai dari kejadian kecil hingga skenario yang lebih serius,” tambah Guglielmi.

Menurut pengamat keamanan, kejadian seperti ini bisa terjadi karena berbagai alasan. Bisa saja pelaku melakukan serangan terhadap bangunan, atau mungkin hanya sekadar percobaan peluru yang tidak sengaja. Di sisi lain, sejumlah warga sekitar menyatakan bahwa suara tembakan terdengar lebih terang dari biasanya, sehingga memicu kecurigaan. “Tidak pernah terdengar suara peluru seperti ini sebelumnya, jadi kami merasa sedikit cemas,” ujar salah satu warga.

Sementara itu, pihak keamanan menuturkan bahwa semua prosedur telah dijalankan dengan cepat. Sejumlah kendaraan patroli telah ditempatkan di sekitar gedung, dan jalan-jalan di sekitarnya sedang dijaga ketat. Meski tidak ada kekacauan yang terlihat, para petugas tetap berjaga-jaga untuk mengantisipasi kemungkinan perluasan insiden. “Kami memastikan bahwa setiap suara tembakan akan diperiksa secara menyeluruh,” kata seorang petugas keamanan.

FBI Director, Kash Patel, dalam unggahannya di media sosial menyatakan bahwa agen-agen FBI telah tiba di lokasi dan sedang berkolaborasi dengan Secret Service. “Kami sedang mengecek semua sumber dan memastikan bahwa tidak ada ancaman yang mengancam keselamatan para pejabat federal,” tulis Patel.

Di samping itu, kementerian luar negeri AS juga memantau situasi ini secara intensif. Mereka berusaha memastikan bahwa tidak ada ancaman dari luar negeri yang terkait dengan peristiwa tersebut. Sementara itu, pemerintah setempat mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada indikasi kekacauan besar, dan insiden ini kemungkinan tidak berdampak signifikan pada operasional pemerintahan.

Beberapa sumber mengungkapkan bahwa kejadian ini mungkin terkait dengan latihan pertahanan yang sering dilakukan di area Gedung Putih. Namun, hal ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. “Kami tidak bisa langsung menyimpulkan apa penyebabnya, karena masih ada banyak hal yang perlu dianalisis,” kata seorang sumber dari Secret Service.

Dengan begitu, masyarakat tetap waspada, sementara pihak keamanan berupaya memastikan bahwa semua kemungkinan telah diperiksa. Tidak ada penutupan total terhadap akses ke Gedung Putih, namun beberapa jalur dipersingkat untuk memudahkan operasi pencarian sumber tembakan. “Kami yakin semua akan terkendali dalam waktu singkat,” kata jurubicara keamanan yang berada di lokasi.

Peristiwa ini juga menjadi sorotan media internasional, yang menantikan hasil investigasi lebih lanjut. Beberapa laporan mengatakan bahwa suara tembakan terdengar dari jarak jauh, dan kemungkinan tidak semua peluru menyasar target spesifik. “Ini adalah kejadian yang mungkin tidak terlalu serius, tapi kami tetap hati-hati,” tambah jurubicara FBI.

Dengan laporan terus mengalir, pemerintah AS berharap bisa memberikan penjelasan yang jelas dalam beberapa jam ke depan. Kejadian ini juga dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan keamanan di area kritis tersebut. “Kami akan menggunakan peluang ini untuk menguji respons tim keamanan,” kata seorang pejabat dari Departemen Keamanan Dalam Negeri.