Yang Terjadi Saat: Indo Premier fasilitasi saham IPO seiring naiknya minat investor

Indo Premier fasilitasi saham IPO seiring naiknya minat investor

Di tengah meningkatnya kepentingan investor ritel, khususnya dari kalangan dalam negeri, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) berupaya memperluas akses pembelian saham IPO. Perusahaan ini memperkenalkan layanan yang lebih inklusif, cepat, dan berbasis teknologi guna mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih tepat, menurut Chief Marketing Officer IPOT Sergio Ticoalu dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

“Kami melihat minat investor ritel terhadap IPO terus naik. Kami ingin memastikan akses yang lebih mudah, responsif, dan modern agar para investor dapat memanfaatkan peluang secara optimal,” ujar Sergio Ticoalu.

Layanan tersebut meliputi sistem pengembalian dana yang efisien, visualisasi portofolio saham sebelum hari pencatatan, serta indikator real-time yang membantu pembacaan pergerakan harga saham IPO sejak hari perdagangan pertama. Sergio juga menyebutkan bahwa investor bisa melakukan pemesanan langsung melalui fitur e-IPO yang terintegrasi, mulai dari registrasi akun hingga pengisian dana RDN.

Selain itu, indikator real-time menjadi nilai tambah utama, terutama untuk saham IPO yang belum memiliki data historis. Fitur ini memungkinkan pemantauan status penjatahan secara langsung melalui aplikasi. Saat ini, salah satu emisi yang sedang dalam masa penawaran adalah PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), yang akan dilistokan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2026.

WBSA menawarkan total 1,8 miliar saham, atau 20,75 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Hal ini berpotensi mengumpulkan dana hingga Rp306 miliar. Dalam rangka menunjang proses ini, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 25/2025 memberikan jaminan minimal 10 lot per SID untuk emisi seperti WBSA, yang masuk kategori Golongan III.

Ketentuan ini membuka peluang lebih besar bagi investor ritel. Namun, Sergio mengingatkan bahwa batas maksimal pemesanan tetap diberlakukan, yaitu 10 persen dari nilai total IPO atau Rp30,6 miliar per SID. Selain itu, sistem “No Funds, No Order” memastikan ketersediaan dana sebelum melakukan transaksi.

William Martinez

Writer

Explore Topics

Most Popular

  • All Posts
  • Berita
  • Bisnis
  • Bursa
  • Cekfakta
  • edukasi
  • Ekonomi
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Hype
  • Internasional
  • Kehidupan
  • Kisah Inspiratif
  • Kolaborasi
  • Kumparannews
  • Lifestyle
  • Manfaat
  • Megapolitan
  • Melindungi Tuah Marwah
  • metropolitan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Politik
  • Politik Dan Hukum
  • Read
  • Regional
  • Research
  • Sepak Bola
  • Syariah
  • Tech
  • Tekno
  • Teknologi
  • Tips Donasi
  • Tren
  • Uang

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.