Berita

Bidhumas Polda Metro Jaya Gelar Rakernis, Perkuat Komunikasi Publik

bidhumas-polda-metro-jaya-menggelar-rakernis-tahun-anggaran-2026-dalam-rangka-memperkuat-komunikasi-publik-1790765625928_169
Foto : John Anderson - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Rakernis Bidhumas Polda Metro Jaya Dorong Komunikasi Publik yang Lebih Adaptif
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Rakernis Bidhumas Polda Metro Jaya Dorong Komunikasi Publik yang Lebih Adaptif

Ceritaberkat.com – Bidhumas Polda Metro Jaya menggelar Rapat Kerja Teknis atau Rakernis Humas Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas komunikasi kepada masyarakat dan pengelolaan hubungan dengan media. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula TMC Ditlantas Polda Metro Jaya pada Rabu, 30 September 2026.

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri membuka langsung kegiatan tersebut. Rakernis tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam rangka Mewujudkan Program Jaga Jakarta”.

Tema itu menempatkan fungsi kehumasan sebagai bagian penting dalam penyampaian informasi kepolisian yang cepat, jelas, dan dapat dipahami publik. Dalam situasi ketika isu dapat berkembang sangat cepat melalui media sosial maupun pemberitaan digital, ketepatan pesan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari tugas pelayanan informasi.

Penguatan Materi Internal dan Keterampilan Konten

Rangkaian Rakernis diawali dengan materi dari unsur internal Bidhumas Polda Metro Jaya. Subbid Penmas, Subbid Multimedia, serta Subbid PID memberikan penguatan sesuai lingkup kerja masing-masing. Pembahasan tersebut diarahkan untuk menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kesiapan personel dalam menjalankan tugas komunikasi publik.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr Devie Rahmawati, CICS, yang membahas komunikasi publik dan manajemen media. Peserta juga memperoleh pembekalan dari Warren Giovani mengenai proses peliputan, pembuatan konten, hingga pengolahan materi publikasi.

Pembekalan ini menyoroti kebutuhan humas untuk mampu menerjemahkan informasi yang bersifat teknis menjadi pesan yang mudah diterima masyarakat. Penyampaian informasi tidak hanya bergantung pada kecepatan unggahan, tetapi juga pada kemampuan menyusun konteks, memilih bentuk konten yang tepat, serta menjaga akurasi di setiap tahap produksi.

Pada penutupan kegiatan, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan rangkuman atas materi yang telah dibahas. Rakernis turut menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada personel dan satuan yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam bidang pelayanan informasi serta kehumasan.

AKP Endro dari Ditsamapta Polda Metro Jaya menerima penghargaan pada kategori PPID terbaik. Sementara itu, AKP Aliani dari Polres Metro Bekasi memperoleh penghargaan sebagai Kasi Humas terbaik. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas pelaksanaan tugas komunikasi dan pelayanan informasi di lingkungan kepolisian.

Informasi Harus Terverifikasi dan Memiliki Pesan yang Jelas

Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa peran humas tidak berhenti pada kegiatan publikasi. Setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat perlu memiliki landasan yang kuat, telah diperiksa kebenarannya, serta membawa pesan yang tidak menimbulkan kebingungan.

“Komunikasi publik bukan sekadar bagaimana kita mempublikasikan kegiatan kepolisian. Yang harus kita pastikan adalah informasi yang disampaikan berbasis data, sudah diverifikasi, memiliki pesan yang jelas, kemudian dapat dipahami dan dipercaya masyarakat,” tutur Kombes Budi.

Penekanan terhadap verifikasi penting karena masyarakat membutuhkan informasi yang dapat diandalkan, terutama ketika suatu peristiwa menarik perhatian luas. Informasi yang disusun secara cermat dapat membantu publik memahami perkembangan situasi tanpa memperbesar kesimpangsiuran atau membuka ruang bagi penafsiran yang keliru.

Komunikasi publik yang baik juga berarti menyampaikan penjelasan dengan bahasa yang proporsional. Pesan yang terlalu singkat dapat kehilangan konteks, sedangkan penjelasan yang tidak tersusun rapi berpotensi menyulitkan masyarakat menangkap inti informasi. Karena itu, penguatan kapasitas personel humas diperlukan agar penyampaian pesan tetap konsisten di berbagai saluran.

Respons Cepat Harus Tetap Berpijak pada Data

Dalam arahannya, Komjen Asep Edi Suheri meminta jajaran humas untuk memberi respons secara cepat sekaligus tepat terhadap berbagai isu yang menjadi perhatian publik. Kecepatan tersebut, menurutnya, harus tetap didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kepercayaan lahir dari kerja yang konsisten, komunikasi yang jujur, serta tanggung jawab kita kepada masyarakat. Jadikan Rakernis ini sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas dan menyusun strategi komunikasi yang lebih adaptif serta memberikan dampak nyata,” ujar Komjen Asep.

Kapolda juga mengarahkan personel Humas agar memahami karakter masyarakat ketika menyampaikan pesan. Pendekatan komunikasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan informasi publik, tanpa mengabaikan ketelitian dalam menjelaskan suatu keadaan di lapangan.

Selain itu, hubungan profesional dengan media menjadi salah satu perhatian. Media berperan dalam menyalurkan informasi kepada masyarakat, sehingga koordinasi yang baik dapat mendukung penyampaian informasi secara lebih tertib dan akurat. Dalam praktiknya, humas juga dituntut mampu memberikan penjelasan yang cukup saat muncul pertanyaan publik mengenai suatu peristiwa.

Pemantauan media massa dan media sosial turut ditekankan sebagai bagian dari langkah antisipatif. Dengan mengetahui perkembangan percakapan atau isu sejak awal, jajaran humas dapat mempersiapkan respons yang relevan dengan kondisi nyata. Pemantauan ini bukan sekadar melihat tingginya perhatian terhadap suatu topik, melainkan membantu memastikan bahwa klarifikasi atau informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat disampaikan pada waktu yang tepat.

Melalui Rakernis Humas Tahun Anggaran 2026, Bidhumas Polda Metro Jaya mendorong penguatan kerja komunikasi yang berorientasi pada data, verifikasi, serta kepercayaan publik. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyusun strategi yang lebih siap menghadapi dinamika informasi, sekaligus mendukung pelaksanaan Program Jaga Jakarta.

Frequently Asked Questions

What is Bidhumas Polda Metro Jaya Gelar Rakernis?

Bidhumas Polda Metro Jaya Gelar Rakernis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bidhumas Polda Metro Jaya Gelar Rakernis matter?

Bidhumas Polda Metro Jaya Gelar Rakernis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.