Eks Kepala PPATK Ungkap Modus Baru TPPU: Pakai AI hingga Transaksi Pasar Modal
Table of Contents
Eks Kepala PPATK Ungkap Modus TPPU Baru: AI dan Pasar Modal
Ceritaberkat.com – Persidangan kasus korupsi investasi PT ASABRI yang melibatkan sepuluh entitas korporasi telah menghadirkan seorang saksi ahli penting. Eks Kepala PPATK Ungkap Modus Baru melalui kesaksiannya di pengadilan. Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein, dipanggil oleh jaksa penuntut umum untuk memberikan keterangan mengenai tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dalam kesaksiannya, ia menguraikan berbagai perkembangan terbaru dalam modus pencucian uang, termasuk pemanfaatan teknologi artificial intelligence serta instrumen pasar modal.
Profil Terdakwa dan Latar Belakang Sidang
Sidang yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 22 Juli 2026, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta ini menghadirkan sepuluh terdakwa korporasi. Nama-nama tersebut meliputi PT OSO Manajemen Investasi, PT Victoria Manajemen Investasi, PT Millennium Capital Management, PT Recapital Asset Management, PT Pool Advista Aset Manajemen, PT Asia Raya Kapital, PT Maybank Asset Management, PT Corfina Capital, PT Aurora Asset Management, serta PT Insight Investments Management.
Jaksa penuntut umum memulai pertanyaan dengan meminta Yunus menjelaskan beragam modus pencucian uang yang dikenal saat ini. Mantan pejabat PPATK tersebut kemudian menyampaikan bahwa salah satu pendekatan utama dalam TPPU adalah menyembunyikan dana di balik struktur korporasi yang dikuasai oleh pelaku.
Tujuh Modus Utama Pencucian Uang
Menurut Yunus, meskipun mekanisme siklus pencucian uang secara umum terdiri dari placement, layering, dan integration, terdapat banyak variasi modus yang terus berkembang. Ia merujuk pada Egmont Group sebagai sumber referensi global untuk klasifikasi modus TPPU.
“Kalau modus cuci uang banyak sekali dan terus berkembang ya. Cuman kalau siklus mekanismenya, orang, saya dari pengalaman para investigator, ada proses yang namanya placement, layering, dan integration. Itu pola secara umum, bukan modus. Kalau modus banyak sekali. Modus utama kalau menurut saya ada beberapa ya, misalnya saya mengambil dari Egmont Group ya, perkumpulan PPATK seluruh dunia. Pertama modusnya adalah concealment within business structure, sembunyi di balik korporasi yang dia kendalikan,” jawab Yunus.
Modus kedua yang diidentifikasi Yunus adalah pemanfaatan usaha atau jalur bisnis pihak lain yang sah. Sementara itu, modus ketiga berkaitan dengan eksploitasi kemudahan yurisdiksi di negara-negara tetangga, khususnya dalam hal perjudian, pembukaan perusahaan, kerahasiaan perbankan, dan aspek perpajakan.
Empat modus selanjutnya mencakup penggunaan identitas atau dokumen palsu yang cukup marak di Indonesia, serta pembelian aset anonim seperti uang tunai dan emas batangan. Modus keenam melibatkan pencampuran dana halal dengan dana haram dalam kegiatan usaha atau pembelian barang. Terakhir, modus ketujuh adalah pembelian barang mewah yang meliputi properti, tanah, hingga kebun binatang dalam beberapa kasus korupsi.
Peran Teknologi AI dan Pasar Modal
Yunus menekankan bahwa modus TPPU terus berevolusi seiring kemajuan dan kreativitas para pelakunya. Salah satu potensi modus baru yang muncul adalah pemanfaatan artificial intelligence dalam kejahatan keuangan.
“Kita tidak mau bermaksud mengunci, kita justru membuka potensi adanya modus-modus baru misalnya menggunakan teknologi. Sekarang misalnya, kejahatan dengan menggunakan artificial intelligence sangat tinggi. Korban sampai bulan ini menurut OJK itu sudah saya kira lebih Rp 6 triliun ya. Itu dengan artificial intelligence. Mungkin kita pernah tahu, bahkan iklan-iklan banyak yang menipu di internet segala macam ya,” kata Yunus.
Financial Action Task Force (FATF) juga telah merekomendasikan pengenalan teknologi baru sebagai respons terhadap transformasi digital yang dialami korporasi maupun individu. Yunus additionally menyoroti potensi modus TPPU melalui transaksi di pasar modal dan penggunaan virtual aset seperti bitcoin sebagai instrumen teknologi terkini.
