Wamenaker: Pemerintahan Prabowo Hadir Berikan Solusi Nyata Bagi Kaum Buruh
Table of Contents
Wamenaker: Visi Prabowo untuk Kesejahteraan Buruh Melalui Kolaborasi Nyata
ceritaberkat.com – Wamenaker – Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, yang lebih dikenal dengan panggilan Fery, kembali menegaskan tekad kuat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut berpusat pada penempatan kesejahteraan para pekerja sebagai fondasi utama dalam setiap agenda pembangunan nasional. Melalui berbagai inisiatif yang sedang dijalankan, Kementerian Ketenagakerjaan berupaya menunjukkan perhatian konkret dari Presiden Prabowo terhadap seluruh lapisan pekerja di seluruh Indonesia.
Menurut Fery, prinsip inti yang menjadi pijakan pemerintahan saat ini adalah terciptanya kolaborasi dan solidaritas yang kuat. Hubungan harmonis antara pemerintah, kalangan pengusaha, serta para pekerja menjadi kunci keberhasilan. Ia menekankan bahwa dialog sosial yang aktif dan berkelanjutan harus menjadi mekanisme utama dalam menyelesaikan berbagai sengketa ketenagakerjaan yang muncul di masyarakat.
“Negara harus hadir untuk memastikan perlindungan pekerja. Tantangan seperti isu PHK, perlindungan bagi pekerja platform digital, hingga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah amanah yang harus kita jalankan bersama melalui ruang dialog yang transparan, agar memberikan manfaat adil bagi pekerja dan dunia usaha,” kata Fery dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2026).
Strategi Perlindungan dan Revitalisasi Regulasi
Fery menjelaskan bahwa sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, Kementerian Ketenagakerjaan kini menggencarkan langkah-langkah strategis. Langkah tersebut tidak hanya berfokus pada perlindungan buruh, tetapi juga menjaga keberlangsungan iklim investasi yang kondusif. Salah satu upaya utama adalah melalui revitalisasi regulasi, yaitu mendorong pembaruan aturan ketenagakerjaan agar lebih modern dan adaptif terhadap perubahan teknologi serta dinamika pasar global yang terus berkembang.
Selain aspek regulasi, peningkatan kompetensi pekerja juga menjadi prioritas. Program pelatihan vokasi dan magang digalakkan untuk menjembatani kesenjangan skill atau yang dikenal dengan konsep link and match. Tujuannya jelas, yaitu memastikan buruh memiliki daya saing yang tinggi serta posisi tawar yang kuat di pasar kerja. Dengan bekal kompetensi yang relevan, pekerja diharapkan dapat bersaing secara sehat di era digital.
Perlindungan terhadap kelompok rentan juga mendapat perhatian khusus. Pemerintah memberikan afirmasi khusus bagi pekerja sektor informal, penyandang disabilitas, hingga pekerja sektor rumah tangga. Selama ini, kelompok-kelompok tersebut belum terjamah regulasi secara maksimal, sehingga kehadiran program afirmasi menjadi langkah signifikan untuk memastikan keadilan bagi semua lapisan pekerja.
Keseimbangan Ekonomi dan Peran Legislatif
Fery juga menekankan pentingnya keseimbangan ekonomi dalam setiap kebijakan. Pemerintah berperan sebagai penengah yang adil sambil memastikan upah yang layak bagi pekerja. Di sisi lain, pemerintah juga memberikan dukungan bagi pengusaha agar beban operasional di tengah tekanan ekonomi global tetap terjaga. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya PHK massal yang dapat mengganggu stabilitas sosial.
Dalam upaya mewujudkan regulasi yang berpihak pada buruh, Fery menyoroti peran sentral pimpinan DPR RI. Khususnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendapat apresiasi atas kontribusinya. Komunikasi yang intensif antara pemerintah selaku eksekutif dengan DPR selaku legislatif merupakan fondasi krusial agar setiap kebijakan ketenagakerjaan mendapatkan dukungan penuh secara politik dan hukum.
“Sinergi pemerintah dengan pimpinan DPR RI, terutama Bapak Sufmi Dasco Ahmad, sangatlah vital. Beliau senantiasa memberikan atensi besar terhadap isu-isu ketenagakerjaan. Dukungan dan arahan beliau di legislatif sangat membantu kami dalam memastikan bahwa setiap regulasi yang kita godok tidak hanya sebatas kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi payung hukum yang memberikan perlindungan nyata bagi buruh di lapangan,” ungkapnya.
Fery mengatakan keterlibatan aktif Pimpinan DPR RI menjadi jembatan efektif dalam menampung aspirasi serikat pekerja yang disampaikan melalui kanal-kanal legislatif. Hal ini menciptakan sinkronisasi antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil para pekerja di tanah air. Keterlibatan legislatif memastikan bahwa suara buruh tidak hanya didengar, tetapi juga direspons melalui kebijakan yang tepat.
Fery menambahkan bahwa keberhasilan program ketenagakerjaan di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran diukur dari dampak kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh buruh dan keluarganya. Ia memastikan Kemnaker akan terus berbenah, mendengar aspirasi serikat buruh, dan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Dengan kerja sama yang erat dan penuh tanggung jawab, program-program Kemnaker akan terlaksana secara efektif. Kita ingin menciptakan iklim kerja yang harmonis di mana buruh sejahtera dan industri terus tumbuh maju,” pungkasnya.
