Visit Agenda: Standing Motor di Atas Jembatan, Pria Kampar Terjatuh ke Sungai dan Hilang

Visit Agenda: Pria Kampar Hilang Setelah Standing Motor di Jembatan

Visit Agenda – Sebuah kejadian tragis terjadi di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, yang menimpa seorang pemuda bernama RM. Pria berusia 21 tahun ini dilaporkan hilang setelah terjatuh ke dalam aliran Sungai Kampar. Insiden memilukan ini terjadi di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, yang merupakan bagian dari wilayah administratif Kabupaten Kampar. RM diketahui sedang melakukan aksi standing motor di atas Jembatan Rantau Berangin ketika kejadian maut itu terjadi.

Peristiwa yang menimpa RM ini pertama kali dilaporkan pada malam hari, tepatnya pada hari Selasa tanggal 14 Juli 2026. Tim Satlantas Polres Kampar menjadi pihak pertama yang menerima informasi adanya seorang korban yang jatuh dari ketinggian jembatan dan diperkirakan tenggelam ke dalam sungai. Kejadian ini langsung memicu respons cepat dari berbagai pihak terkait untuk melakukan pencarian intensif di area sekitar jembatan.

Kronologi Kejadian Berdasarkan Kesaksian Saksi Mata

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, memberikan keterangan resmi pada hari Rabu, 15 Juli 2026. Menurut beliau, berdasarkan kesaksian para saksi mata, korban saat itu sedang berada di atas Jembatan Rantau bersama dua orang temannya yang bernama Andre dan Aldi. Mereka tampak sedang menikmati suasana malam di atas jembatan yang menghubungkan dua wilayah di sekitar Kampar.

Setelah beberapa waktu, korban kemudian berpamitan untuk pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulang tersebut, RM melakukan aksi standing atau mengangkat motornya dari jok. Aksi ini dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan pergerakan atau mungkin sekadar bersenang-senang bersama teman-temannya. Namun, nasib tidak berpihak padanya saat melakukan aksi tersebut di atas jembatan.

“Saat pamit pulang, korban standing atau mengangkat motornya dan sekitar 10 meter kemudian korban menabrak pagar pembatas jembatan,” kata Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang.

Setelah menabrak pagar pembatas jembatan, tubuh korban terlepas dari motor dan jatuh ke dalam Sungai Kampar. Air sungai yang mengalir deras membuat korban tenggelam. Melihat kejadian itu, kedua teman korban, Andre dan Aldi, langsung berusaha mencari temannya ke arah tepian dermaga dan pinggir sungai. Namun, usaha mereka sia-sia karena korban tidak ditemukan di permukaan air.

Proses Pencarian oleh Berbagai Instansi Terkait

Setelah tidak menemukan korban, saksi mata yang merupakan teman RM kemudian memberitahu masyarakat sekitar tentang kejadian tersebut. Informasi ini kemudian disampaikan ke Polsek Bangkinang Barat untuk segera ditindaklanjuti. Sekitar pukul 23.30 WIB, personel Polsek Bangkinang Barat tiba di lokasi kejadian dan langsung memulai operasi pencarian di area sungai.

Tim pencarian tidak hanya terdiri dari kepolisian setempat. Petugas dari BPBD Kabupaten Kampar dan Basarnas Riau juga datang ke lokasi untuk membantu proses pencarian. Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan betapa seriusnya penanganan kasus ini oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. Visit Agenda mencatat bahwa operasi pencarian dilakukan dengan menggunakan berbagai peralatan modern untuk memastikan tidak ada yang terlewatkan.

“Pencarian sudah dilanjutkan pagi tadi juga, tetapi korban belum ditemukan,” lanjut Kapolres Kampar dalam keterangannya.

Pencarian yang dilakukan pada pagi hari setelah kejadian ternyata belum membuahkan hasil. Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama BPBD Kabupaten Kampar dan Basarnas masih terus melakukan pencarian intensif. Karena kondisi malam hari tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian dengan optimal, seluruh tim sepakat untuk melanjutkan operasi pencarian besok pagi dengan persiapan yang lebih matang.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya keselamatan saat melakukan aktivitas di area jembatan, terutama saat malam hari. Jembatan Rantau Berangin kini menjadi saksi bisu atas hilangnya seorang pemuda yang masih memiliki masa depan cerah di depan mata. Visit Agenda akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan update terbaru kepada pembaca.