Urusan Sewa Ruko Berujung Wanita Dikunciin di Dalam Daycare Tangsel

Wanita Terkunci di Dalam Daycare Akibat Sengketa Sewa Ruko di Tangsel

Ceritaberkat.com – Seorang perempuan mengalami kejadian tidak terduga ketika dirinya terkunci di dalam sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat perawatan ibu dan anak. Insiden ini terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Hingga saat ini, identitas pihak yang mengunci korban masih belum dapat diungkap secara pasti oleh pihak berwajib.

Esa Salsabila merupakan nama korban yang mengalami kejadian tersebut. Ia tidak mampu keluar dari gedung daycare yang terletak di Jalan Cenderawasih V, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Waktu kejadian berlangsung pada malam hari, tepatnya pada hari Senin tanggal 20 bulan Juli.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, memberikan klarifikasi mengenai lokasi kejadian. Ia menjelaskan bahwa ruko tersebut berfungsi sebagai home care maupun baby spa. Keterangan resmi ini disampaikan pada hari Selasa, 21 Juli 2026.

Setelah menyadari pasangannya terkunci, suami korban segera menghubungi pihak kepolisian melalui nomor call center 110. Respons dari kepolisian datang dengan cepat, di mana petugas langsung menuju lokasi untuk membantu korban. Tempat tersebut dikenal sebagai fasilitas pelayanan bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta perawatan kesehatan bayi.

“Saudara Mughi melaporkan bahwa pasangannya Esa Salsabila terkunci dari luar kurang lebih sudah 2 jam oleh orang tak dikenal,” kata Kapolsek.

Sebanyak sembilan anggota kepolisian dipimpin oleh Perwira Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur, Ipda M Said, tiba di lokasi kejadian. Mereka menemukan korban masih berada di dalam ruangan daycare. Foto dokumentasi menunjukkan seorang wanita yang terkunci di dalam daycare di Tangerang Selatan, Banten, dan kemudian dievakuasi oleh polisi serta petugas damkar.

Rolling door yang berada di lantai satu dalam kondisi tertutup rapat. Baik korban maupun saksi mata tidak mengetahui siapa yang mengunci pintu tersebut dari sisi luar. Menurut penjelasan resmi, gembok yang digunakan merupakan milik daycare itu sendiri. Gembok dikunci dari luar, sementara kunci gembok tersebut masih berada di dalam ruangan bersama korban.

Penyebab dan Proses Evakuasi

Pihak kepolisian saat ini sedang mendalami keterangan yang diberikan oleh saksi dan korban. Berdasarkan informasi awal, peristiwa ini diduga bermula dari masalah terkait sewa daycare. Kapolsek Bambang menegaskan bahwa korban dikunci oleh orang tidak dikenal karena adanya perselisihan mengenai sewa tempat atau ruko.

Proses evakuasi dilakukan dengan koordinasi antara kepolisian dan petugas Unit Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangsel. Lima anggota damkar hadir membawa mobil yang dilengkapi dengan tangga sebagai alat bantu. Evakuasi berhasil dilakukan pada pukul 22.30 WIB.

“Korban berhasil keluar dari daycare lewat lantai 2 dan dibantu turun menggunakan tangga oleh petugas rescue,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan barang milik korban maupun barang milik daycare yang hilang. Pihak yang mengunci daycare hingga kini masih belum teridentifikasi. Kepolisian terus melakukan serangkaian pendalaman untuk mengungkap kasus ini sepenuhnya.

Polisi juga berencana meminta keterangan dari pihak manajemen daycare guna memahami persoalan yang terjadi. Kapolsek Bambang menyampaikan bahwa petugas piket Reskrim akan memanggil pemilik daycare pada hari tersebut untuk menjelaskan permasalahan yang sempat menjadi perhatian masyarakat.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan seorang perempuan yang terjebak di dalam bangunan. Proses hukum dan penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan semua pihak bertanggung jawab atas kejadian ini. Masyarakat diharapkan tetap tenang hingga informasi lengkap tersedia dari pihak berwajib.