Topics Covered: Eddy Soeparno Ungkap Peluncuran SRUK Perkuat Tata Kelola Pasar Karbon
Table of Contents
Peluncuran SRUK Perkuat Pasar Karbon Indonesia
Topics Covered – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, hadir dalam peluncuran resmi Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) yang bertujuan memperkuat ekosistem perdagangan karbon nasional. Kehadiran Eddy Soeparno dalam acara ini menunjukkan dukungan kuat dari lembaga legislatif terhadap inisiatif strategis pemerintah dalam mengembangkan pasar karbon Indonesia.
Topics Covered – Dalam sambutannya, Eddy Soeparno menyampaikan bahwa peluncuran SRUK merupakan langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola perdagangan karbon di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa sistem ini akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan pasar karbon yang kredibel, transparan, dan mampu bersaing di kancah global. Topics Covered – Menurut Eddy, kehadiran SRUK tidak hanya memperkuat infrastruktur perdagangan karbon, tetapi juga memberikan kepastian hukum bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.
Peran Regulasi dalam Implementasi SRUK
Eddy Soeparno menekankan bahwa penguatan infrastruktur perdagangan karbon harus diimbangi dengan penguatan regulasi yang memadai. Ia menjelaskan bahwa kedua aspek ini saling melengkapi untuk mendukung pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca Indonesia. Topics Covered – Dalam keterangannya, Eddy menyebutkan bahwa parlemen sedang membahas dua regulasi kunci yang akan menjadi landasan bagi perdagangan karbon nasional.
Topics Covered – “Kami tengah mendiskusikan revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Rancangan Undang-Undang Pengendalian Perubahan Iklim. Kedua regulasi ini akan menjadi landasan penting untuk memperkuat tata kelola perdagangan karbon nasional,” ujar Eddy Soeparno, Jumat (10/7/2026).
Menurut Wakil Ketua MPR RI ini, pembahasan kedua regulasi tersebut diharapkan dapat melengkapi berbagai kebijakan yang telah diterbitkan pemerintah. Topics Covered – Peluncuran SRUK sebagai sistem registrasi nasional unit karbon merupakan salah satu langkah konkret dalam mewujudkan ekosistem perdagangan karbon yang lebih terstruktur dan transparan.
Indonesia sebagai Pemain Utama Pasar Karbon Global
Topics Covered – Eddy Soeparno juga menyoroti potensi besar Indonesia dalam perdagangan karbon dunia. Dengan kekayaan hutan tropis, ekosistem mangrove, lahan gambut, dan sumber daya alam lainnya, Indonesia memiliki posisi strategis untuk menjadi salah satu pemain utama dalam pasar karbon global. Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Topics Covered – Pasar karbon nasional memiliki fungsi ganda sebagai instrumen pengurangan emisi dan peluang ekonomi. Eddy menekankan bahwa pengembangan pasar karbon tidak hanya wajib menurunkan emisi gas rumah kaca, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah ekonomi. Hal ini mencakup pembukaan investasi hijau dan pemberian manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan dan wilayah konservasi.
Topics Covered – Peluncuran SRUK bukan sekadar langkah teknis belaka, melainkan bagian dari visi jangka panjang Indonesia untuk menjadi pemimpin dalam ekonomi hijau global. Melalui kombinasi antara regulasi yang kuat, infrastruktur yang memadai, dan pemberdayaan masyarakat, Indonesia dapat memaksimalkan potensi pasar karbonnya untuk pembangunan berkelanjutan. Topics Covered – Dengan demikian, SRUK menjadi tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menuju ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan di masa depan.
