Temui Wamensos, 4 Bupati Siap Bangun Sekolah Rakyat Permanen
Empat Bupati Komitmen Bangun Sekolah Rakyat Permanen Bersama Pemerintah Pusat
Ceritaberkat.com – Komitmen kuat dari empat pemerintah daerah telah ditunjukkan dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial. Keempat bupati tersebut berasal dari Agam, Buton Selatan, Kutai Kertanegara, dan Buru yang secara resmi menyatakan kesiapan wilayah masing-masing dalam menyelenggarakan program Sekolah Rakyat secara permanen.
Program ini menjadi salah satu prioritas nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan strategis memutus rantai kemiskinan yang terjadi secara antargenerasi. Melalui jalur pendidikan, pemerintah berharap dapat memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Komitmen Politik Daerah untuk Program Nasional
Wamensos Agus Jabo Priyono menyambut baik inisiatif para kepala daerah ini. Ia menyampaikan bahwa kehadiran para pemimpin daerah yang aktif mendukung program prioritas nasional merupakan langkah positif dalam mewujudkan pemerataan pendidikan.
“Saya senang kalau ada pimpinan daerah yang memang berusaha ikut menyukseskan apa yang menjadi program prioritas Bapak Presiden,” ujar Agus Jabo dalam keterangannya pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan biasa, melainkan strategi komprehensif yang dirancang untuk mengatasi masalah kemiskinan struktural. Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga yang masuk dalam desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN.
“Tujuannya untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi lewat jalur pendidikan. Tidak boleh ada titipan,” tegasnya dengan penekanan pada pentingnya komitmen penuh dari semua pihak.
Urgensi Program di Tengah Kesenjangan Akses Pendidikan
Angka-angka terbaru menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara jumlah anak yang membutuhkan akses pendidikan dengan kapasitas yang tersedia saat ini. Sekitar 4,1 juta anak di Indonesia masih belum pernah bersekolah atau mengalami putus sekolah. Sementara itu, Sekolah Rakyat baru mampu menampung sekitar 43 ribu siswa.
“Jadi Pak Presiden betul-betul sedang berusaha keras supaya anak-anak ini semua bisa sekolah,” katanya.
Kesenjangan ini menjadi alasan utama mengapa pemerintah perlu mempercepat pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Dengan sistem boarding school, program ini menawarkan solusi holistik yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar siswa.
Sistem Boarding School dengan Fasilitas Berstandar Unggulan
Salah satu keunggulan program Sekolah Rakyat terletak pada penerapan sistem boarding school yang telah terbukti efektif di berbagai negara. Banyak anak dari keluarga miskin belum memiliki lingkungan belajar yang layak di rumah mereka. Melalui sistem ini, siswa memperoleh lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif untuk belajar sekaligus membangun karakter.
Selain memperoleh pendidikan berkualitas, siswa Sekolah Rakyat mendapatkan pemenuhan kebutuhan dasar secara menyeluruh. Setiap anak mendapatkan makan tiga kali sehari, dua kali makanan ringan atau snack, laptop untuk kebutuhan belajar, hingga delapan stel seragam sekolah.
“Ini untuk orang miskin, tapi Pak Presiden menyediakan sarana dan prasarana unggulan,” jelasnya.
Agus Jabo menambahkan bahwa pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan menyekolahkan anak. Pemerintah menjalankan intervensi terpadu melalui Sekolah Rakyat dengan menyekolahkan anak, memberdayakan orang tua, serta memperbaiki kondisi tempat tinggal keluarga sehingga perubahan yang dihasilkan berlangsung berkelanjutan.
Renovasi Rumah dan Bantuan Ekonomi untuk Keluarga Siswa
Sebagai bagian dari pendekatan komprehensif, pemerintah melalui kolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program renovasi 10.000 rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat. Selain itu, setiap keluarga juga memperoleh bantuan program pemberdayaan sosial ekonomi (PPSE) sebesar Rp5 juta.
Program renovasi rumah ini memiliki tujuan ganda, yaitu meningkatkan kualitas hunian keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar anak. Sementara bantuan PPSE dirancang untuk memberdayakan ekonomi keluarga agar mampu mendukung pendidikan anak secara lebih optimal.
“Itu hanya (bisa dicapai) dengan cara berkolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah,” ucapnya.
Kesiapan Lahan dari Empat Daerah
Komitmen pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat telah diwujudkan melalui kesiapan penyediaan lahan di sejumlah wilayah. Bupati Agam Benni Warlis mengatakan telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Padang Mardani, Jorong Manggopoh Utara, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.
“Ada lahan kita, 10 hektare kita usulkan untuk sekolah rakyat. Kita sudah (koordinasi) dengan BPN, sudah surati, dan tidak ada masalah lagi. Jadi makanya kami memberanikan diri datang ke sini, bahwa lahan untuk sekolah rakyat sudah tersedia,” papar Benni.
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengusulkan lahan milik pemerintah daerah seluas tujuh hektare. Ia juga menyerahkan salinan sertifikat lahan kepada Kementerian Sosial untuk diteruskan ke Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari proses verifikasi.
“(Kami kesini) menyerahkan sertifikat saja Pak Wamen. Harapannya bisa masuk ke tahap tiga,” imbuh Aulia.
Senada dengan yang lain, Bupati Buru Ikram Umasugi tengah berproses menyiapkan lahan beserta sertifikatnya. Sementara itu, Bupati Buton Selatan Muhammad Adios telah mengusulkan lahan seluas 8,11 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
“Masyarakat Buton Selatan Pak (Wamensos), merindukan Sekolah Rakyat itu,” pungkas Adios.
Kehadiran Tenaga Ahli Menteri Sosial (TAM) Bidang Riset dan Analisa Data Hendri Kurniawan, TAM Bidang Pengembangan dan Pelatihan Aparatur Alif Kamal, serta TAM Bidang Pere dalam audiensi ini menunjukkan pentingnya dukungan teknis dalam pelaksanaan program ini.
Dengan komitmen dan kesiapan yang telah ditunjukkan oleh keempat daerah tersebut, program Sekolah Rakyat diharapkan dapat segera terealisasi secara optimal. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan dalam memastikan bahwa anak-anak dari keluarga miskin dapat mengakses pendidikan berkualitas dan memiliki kesempatan keluar dari kemiskinan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Temui Wamensos 4 Bupati Siap Bangun?
Temui Wamensos 4 Bupati Siap Bangun is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Temui Wamensos 4 Bupati Siap Bangun matter?
Temui Wamensos 4 Bupati Siap Bangun matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
