Tak Ada Sampah di Jalan! Polri dan DLH Bersih-bersih Usai Riau Bhayangkara Run
Table of Contents
Tak Ada Sampah di Jalan! Polri DLH Bersih Riau Bhayangkara Run
ceritaberkat.com – Tak Ada Sampah di Jalan menjadi kenyataan setelah gelaran Riau Bhayangkara Run 2026 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 19 Juli 2026 di Kota Pekanbaru. Polda Riau bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Pekanbaru menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. Setelah acara lari yang melibatkan ribuan peserta ini berakhir, warga dapat melihat perubahan signifikan pada kondisi jalanan yang kini bersih dari tumpukan sampah.
Rute lari yang dilalui dalam ajang olahraga tahunan ini mencakup beberapa ruas jalan ikonik di Pekanbaru. Untuk memastikan kebersihan sepanjang jalur, Polda Riau telah menempatkan petugas kebersihan di setiap titik lintasan yang dilewati para pelari. Kehadiran mereka menjadi jaminan bahwa sampah-sampah yang berserakan dapat segera ditangani sebelum menyebabkan gangguan lalu lintas maupun pencemaran lingkungan.
Partisipasi Aktif Personel Polri dan DLH
Sebanyak dua ratus petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Pekanbaru dikerahkan untuk membersihkan area pasca-acara. Namun, tidak hanya petugas DLH yang terlibat dalam gerakan bersih-bersih ini. Personel Polda Riau juga ikut serta secara aktif dalam proses pembersihan jalanan. Dengan membawa sapu dan pengki sebagai alat utama, mereka bersama-sama menyapu jalanan yang dipenuhi sampah hasil kegiatan lari.
Sampah yang ditemukan didominasi oleh botol-botol minuman bekas yang digunakan para peserta dan penonton sepanjang rute. Setelah disapu, sampah-sampah tersebut langsung diangkut menggunakan kendaraan khusus sehingga kondisi jalan kembali bersih dan rapi. Langkah nyata ini menunjukkan bahwa Polda Riau tidak hanya berfokus pada tugas kepolisian, tetapi juga peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak Ada Sampah di Jalan bukan sekadar slogan, melainkan hasil kerja keras bersama.
Gerakan ini sejalan dengan semangat Green Policing yang terus digelorakan oleh Polda Riau. Melalui konsep tersebut, kepolisian mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melestarikan alam serta lingkungan hidup. Tidak hanya polwan yang terlihat dalam foto dokumentasi, tetapi juga berbagai elemen kepolisian lainnya yang turun langsung membersihkan sampah. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antarinstansi.
Antisipasi Karhutla dan El Nino
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menekankan bahwa ajang kolaboratif ini berhasil menyatukan langkah berbagai pihak. Forkopimda, TNI, Polri, serta para pemangku kepentingan terkait semuanya bergerak bersama dalam satu tujuan. Kapolda menegaskan bahwa kekompakan ini menjadi modal utama bagi Riau dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau atau fenomena El Nino diperkirakan akan melanda wilayah Riau pada bulan Agustus mendatang. Pada momen krusial ini, Kapolda menegaskan komitmen bersama untuk menggalang kekuatan lintas sektoral sebelum memasuki fase rawan bencana. Menghadapi ancaman karhutla, Kapolda mengajak seluruh instansi untuk memaksimalkan upaya pencegahan dini atau mitigasi agar bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tidak terulang kembali.
Perubahan Paradigm dalam Memperlakukan Alam
Lebih dari sekadar seremonial belaka, Irjen Herry Heryawan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan perubahan paradigma dalam memperlakukan alam. Lingkungan hidup, menurutnya, adalah warisan krusial yang harus diserahkan dalam kondisi baik kepada generasi masa depan. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga ekosistem. Tak Ada Sampah di Jalan menjadi simbol dari perubahan perilaku masyarakat Riau.
“Mari kita terus berbicara, berpikir baik, dan berbuat baik tidak hanya kepada sesama manusia tetapi juga kepada alam dan lingkungan yang selama ini sudah memberikan kehidupan bagi kita semua. Kita hidup bukan untuk hari ini, tetapi untuk anak cucu penerus kita,” tegas Irjen Herry Heryawan.
Di akhir penyampaiannya, Kapolda turut menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Event Organizer, panitia penyelenggara, serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan acara ini. Ia berharap pesan pelestarian ekosistem dari Riau Bhayangkara Run 2026 dapat terus digaungkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Dengan demikian, semangat lingkungan hidup tidak hanya berhenti pada hari acara, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Riau secara berkelanjutan. Kebersihan jalanan menjadi cerminan dari kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
