Special Plan: Bupati Bulungan harap transaksi Koperasi Merah Putih berbasis digital
Table of Contents
Bupati Bulungan harap transaksi Koperasi Merah Putih berbasis digital
Tanjung Selor, Kaltara (ANTARA) – Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan dukungan penuh terhadap program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia berharap seluruh transaksi keuangan dalam koperasi tersebut dapat dilakukan secara digital. “Kalau sudah berbasis digital, misalnya dengan menggunakan aplikasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), pengiriman dana bisa dilakukan hanya dengan mengetik,” ujarnya, Sabtu.
Langkah untuk mengurangi risiko pelaporan hukum
Dengan menerapkan sistem digital, Syarwani mengatakan hal tersebut bisa mengurangi bahkan menghindari potensi pelaporan dari para pengurus koperasi. Hal ini, katanya, bisa mengurangi dampak hukum yang muncul dari kesalahan dalam pengelolaan dana. Dalam peluncuran program Koperasi Merah Putih tahun lalu, salah satunya di Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ia mendorong perbankan untuk menerapkan transaksi nontunai.
“Jujur saja, yang saya khawatirkan adalah kembalian Rp500 atau Rp50 yang jika dikumpulkan bisa berdampak hukum. Kita ingin seluruh pengurus atau pengelola koperasi tetap aman,” terangnya.
Syarwani menekankan bahwa penggunaan transaksi digital bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan serta memastikan keamanan pengurus koperasi. Ia juga ingin memperkuat keberlanjutan program nasional di daerahnya, termasuk Koperasi Merah Putih.
