Berita

Pria di Pandeglang Diterkam Buaya saat Cari Ikan di Muara, Alami Luka Parah

ilustrasi-buaya-1784529369996_169
Foto : William Martinez - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Warga Pandeglang Terluka Parah Setelah Diserang Buaya di Muara
  2. Kekhawatiran Warga atas Keselamatan di Area Muara
  3. Related Reading
  4. Frequently Asked Questions

Warga Pandeglang Terluka Parah Setelah Diserang Buaya di Muara

Ceritaberkat.com – Seorang warga Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, harus mendapat perawatan medis setelah mengalami serangan buaya ketika mencari ikan di kawasan muara. Korban bernama M Romli, berusia 50 tahun, mengalami luka robek yang cukup serius pada kaki kanannya.

Peristiwa itu terjadi saat Romli sedang menjalankan aktivitas mencari ikan. Ia berada di muara untuk memasang jaring, sebuah kegiatan yang dilakukan di area perairan terbuka dan berpotensi mempertemukan warga dengan satwa liar yang hidup di sekitarnya.

“Nyari ikan di Muara, pas nebar jaring, tiba-tiba diterkam buaya,” kata Kepala Desa Banyuasih, Iyat, Senin (26/10/2026).

Korban Melawan hingga Buaya Melepas Gigitan

Serangan tersebut mengenai bagian kaki Romli. Dalam situasi yang mendadak dan berbahaya, ia berupaya menyelamatkan diri dengan melawan hewan itu. Romli disebut menendang buaya menggunakan kaki kirinya hingga akhirnya gigitan buaya terlepas.

Perlawanan itu membuat korban berhasil keluar dari serangan, tetapi kaki kanannya mengalami luka robek. Kondisi luka tersebut dinilai cukup berat sehingga ia perlu segera memperoleh penanganan tenaga kesehatan.

“Dia sempat melawan, dengan menendang buaya pakai kaki kiri hingga lepas. Kaki kanannya mah luka robek,” ucapnya.

Keberhasilan Romli melepaskan diri menjadi bagian penting dari insiden ini. Meski demikian, serangan satwa liar di perairan tetap memiliki risiko besar, terutama ketika terjadi di lokasi yang digunakan warga untuk mencari nafkah atau memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Masih Menjalani Perawatan di Puskesmas Sumur

Setelah kejadian tersebut, Romli dibawa untuk mendapatkan perawatan di Puskesmas Sumur. Fokus penanganan berada pada luka di bagian kaki yang dialaminya akibat terkaman buaya.

“Masih dirawat di Puskesmas Sumur, luka di bagian kakinya cukup parah,” ungkapnya.

Perawatan medis diperlukan untuk menangani luka terbuka dan memantau kondisi korban setelah serangan. Dalam kejadian seperti ini, penanganan cepat penting karena luka gigitan atau robekan dapat memerlukan pembersihan serta pengawasan lebih lanjut oleh petugas kesehatan.

Belum ada keterangan tambahan mengenai kapan Romli dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Yang pasti, ia masih berada dalam penanganan di fasilitas kesehatan setempat pada saat informasi tersebut disampaikan.

Kekhawatiran Warga atas Keselamatan di Area Muara

Insiden yang menimpa Romli menimbulkan kekhawatiran di Desa Banyuasih. Muara merupakan ruang pertemuan antara aliran sungai dan laut yang dapat menjadi wilayah aktivitas warga, termasuk mencari ikan. Kehadiran buaya di sekitar lokasi tersebut membuat keselamatan masyarakat menjadi perhatian.

Kepala Desa Banyuasih berharap ada langkah khusus dari pemerintah dan pihak terkait untuk merespons kejadian itu. Harapan tersebut muncul agar risiko serangan serupa terhadap warga lain dapat diminimalkan.

“Kami berharap ada penenganan khusus dari pemerintah biar buaya ditangkap, khawatir ada peristiwa serupa,” pungkasnya.

Permintaan penanganan ini mencerminkan kebutuhan akan langkah yang memperhatikan dua hal sekaligus: keselamatan warga yang menggunakan kawasan muara dan penanganan satwa liar secara tepat. Warga yang beraktivitas di perairan perlu mengetahui adanya potensi bahaya, khususnya di area yang pernah menjadi lokasi kemunculan atau serangan buaya.

Pentingnya Kewaspadaan Saat Beraktivitas di Perairan

Peristiwa di Cigeulis menjadi pengingat bahwa kegiatan mencari ikan di muara dapat memiliki risiko yang tidak selalu terlihat dari permukaan air. Satwa seperti buaya dapat berada di sekitar tepian, perairan dangkal, atau jalur air tanpa mudah terdeteksi oleh warga.

Dalam kondisi seperti itu, kehati-hatian menjadi penting bagi siapa pun yang beraktivitas di kawasan perairan. Warga dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, tidak mengabaikan informasi dari masyarakat setempat, serta segera menyampaikan temuan atau kemunculan satwa liar kepada pihak yang berwenang.

Keselamatan juga perlu menjadi perhatian saat memasang jaring, mengambil hasil tangkapan, atau melakukan kegiatan lain yang mengharuskan seseorang berada dekat air. Kejadian yang dialami Romli menunjukkan bahwa bahaya dapat muncul secara tiba-tiba ketika aktivitas sedang berlangsung.

Bagi masyarakat Desa Banyuasih dan wilayah sekitarnya, penanganan atas kejadian ini diharapkan dapat memberi rasa aman tanpa mengabaikan kondisi lingkungan setempat. Sementara itu, Romli diharapkan dapat pulih setelah menjalani perawatan atas luka parah di kakinya.

Frequently Asked Questions

What is Pria di Pandeglang Diterkam Buaya saat?

Pria di Pandeglang Diterkam Buaya saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pria di Pandeglang Diterkam Buaya saat matter?

Pria di Pandeglang Diterkam Buaya saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.