Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat Panen Raya di Malang

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya di Malang, Petani Berebut Salaman

Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat – Momen yang sangat berkesan tercipta ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir untuk meresmikan kegiatan panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kehadiran kepala negara ini langsung disambut hangat oleh para petani tebu yang tengah bekerja di ladang mereka. Melihat sosok presiden melangkah masuk ke area pertanian, para petani dengan spontan berduyun-duyun mendekat untuk menyapa dan berjabat tangan dengan penuh rasa hormat.

Acar di Lanud Abdulrachman Saleh

Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh tim detikcom pada hari Jumat tanggal 17 bulan Juli tahun 2026, upacara peresmian panen raya ini dilaksanakan di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh yang terletak di kota Malang, Jawa Timur. Selama kunjungan tersebut, Prabowo meninjau secara langsung lahan pertanian yang memiliki luas mencapai 800,5 hektare. Lokasi lahan panen ini berada dalam jarak yang tidak terlalu jauh dari tempat pelaksanaan upacara peresmian, memudahkan para petani untuk berinteraksi langsung dengan presiden.

Di dalam lahan tersebut, terlihat pemandangan yang sangat luas dengan tanaman tebu yang tumbuh subur dan hijau. Aktivitas warga setempat tampak ramai di tengah hamparan kebun tebu yang membentang luas. Sejumlah truk-truk besar yang digunakan untuk mengangkut hasil panen terlihat mengular di sekitar area kebun, menunjukkan bahwa proses pengumpulan hasil pertanian sedang berlangsung dengan intensif dan terorganisir dengan baik.

Interaksi Langsung dengan Petani

Kedatangan Presiden Prabowo ke lokasi panen ini berhasil menarik perhatian banyak petani maupun warga sekitar yang penasaran. Para petani yang sedang bekerja langsung berlari-lari kecil untuk berebut kesempatan bersalaman dengan presiden. Tidak hanya sekadar jabat tangan, mereka juga sempat berbincang singkat dengan kepala negara mengenai kondisi pertanian mereka dan harapan mereka terhadap program pemerintah.

Setelah menyelesaikan interaksi dengan para petani, Prabowo kemudian melanjutkan ke sesi diskusi yang cukup panjang bersama para menteri yang mendampinginya dalam kunjungan tersebut. Para menteri dan presiden tampak berbincang lama sambil berdiri di sisi kebun, membahas berbagai hal terkait program pertanian nasional dan strategi peningkatan produksi pangan.

43 Titik Panen Serentak di Seluruh Indonesia

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, sebelumnya telah memberikan penjelasan bahwa terdapat 43 titik panen raya yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo. Kegiatan panen raya ini mencakup tiga jenis tanaman utama, yaitu tanaman tebu, padi, dan kedelai. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional dan memastikan ketahanan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Bapak Presiden Prabowo akan memimpin panen raya serentak tebu, padi dan kedelai yang dilaksanakan di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Seskab Teddy.

Teddy juga menyebutkan bahwa kunjungan kerja Presiden ke Malang ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah yang lebih luas. Komitmen tersebut bertujuan untuk terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian, memperkuat proses hilirisasi produk pertanian, serta mewujudkan tujuan swasembada pangan yang dapat bertahan dalam jangka panjang. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan bangsa Indonesia secara keseluruhan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara agraris yang mandiri.