Berita

Perlintasan Sebidang di Pasar Minggu Akan Ditutup Usai Jalan Sejajar Rel Tuntas

proyek-pembangunan-akses-jalan-sejajar-rel-pasar-minggu-ditarget-rampung-2027-saat-ini-pembebasan-lahan-capai-70-per-september-1789358335184_169
Foto : William Martinez - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung pada 2027
  2. Tantangan Penataan Perlintasan Kereta di Jakarta
  3. Related Reading
  4. Frequently Asked Questions

Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung pada 2027

Ceritaberkat.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan akses jalan yang membentang sejajar jalur kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, selesai pada 2027. Proyek ini disiapkan untuk memperbaiki keterhubungan jalan di area tersebut sekaligus mengakhiri fungsi perlintasan sebidang di Jalan Purbaya atau Simpang Volvo.

Penutupan Simpang Volvo direncanakan setelah ruas jalan baru telah selesai dibangun dan dapat digunakan. Dengan perubahan ini, pertemuan langsung antara kendaraan di jalan dan perjalanan kereta api di titik tersebut tidak lagi terjadi. Langkah itu juga diarahkan untuk mengurangi potensi kecelakaan di sekitar rel.

“Volvo itu kita tutup Pak, nanti Pak. Jadi setelah ini jalan ini jadi, Simpang Volvo itu akan ditutup Pak. Jadi tidak ada lagi perlintasan sebidang antara jalan dan kereta api, dan tentunya menghindari juga kecelakaan,” kata Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).

Perlintasan Sebidang Akan Digantikan Akses Jalan Baru

Pembangunan jalan sejajar rel menjadi bagian penting dari penataan akses di Pasar Minggu. Ruas yang direncanakan memiliki panjang 1,7 kilometer, dengan lebar antara 18 meter hingga 23 meter. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan keyakinannya bahwa kehadiran jalan tersebut akan membuat mobilitas warga lebih mudah.

Keberadaan jalur alternatif di sekitar rel dinilai penting karena penutupan perlintasan sebidang perlu diimbangi dengan akses yang tetap memadai bagi pengguna jalan. Setelah proyek ini tuntas, warga yang sebelumnya melintas melalui Simpang Volvo diharapkan memiliki pilihan perjalanan melalui ruas baru yang dibangun sejajar rel.

Penataan seperti ini juga berkaitan dengan keselamatan perjalanan kereta api dan lalu lintas kendaraan. Perlintasan sebidang merupakan titik ketika jalan raya dan rel berada pada elevasi yang sama, sehingga pengguna jalan perlu menunggu atau menyesuaikan perjalanan ketika kereta melintas. Penghapusan titik tersebut akan memisahkan arus kendaraan dari lintasan kereta di lokasi Simpang Volvo.

Proyek yang Direncanakan Sejak 2013

Pramono meninjau langsung perkembangan pembangunan akses jalan tersebut pada Senin, 14 September 2026. Ia menyebut rencana proyek ini sebenarnya telah ada sejak masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama yang dikenal sebagai Bang Foke pada 2013, tetapi pelaksanaannya belum rampung hingga kini.

“Pada pagi hari ini Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga dan saya melakukan pengecekan kembali jalan yang sudah sebenarnya direncanakan sejak zaman Bang Foke tahun 2013, tetapi sampai hari ini belum terselesaikan,” ujar Pramono kepada wartawan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9).

Peninjauan tersebut menegaskan kembali target penyelesaian pada 2027. Pemerintah daerah masih menghadapi tahapan pembebasan lahan di sekitar trase pembangunan. Pramono menyatakan proses pembebasan lahan telah mencapai 70 persen dan berharap tahap yang tersisa dapat berjalan tanpa hambatan sehingga jadwal proyek tetap terjaga.

Pembebasan lahan menjadi salah satu unsur yang menentukan kelancaran pembangunan infrastruktur jalan, khususnya pada kawasan yang telah berkembang dan memiliki banyak aktivitas warga. Penyelesaian proses ini diperlukan agar pekerjaan konstruksi dapat diteruskan sesuai rencana, termasuk penyediaan ruang untuk jalan dengan lebar yang telah dirancang.

Tantangan Penataan Perlintasan Kereta di Jakarta

Heru Suwondo menjelaskan bahwa Jakarta memiliki banyak perlintasan sebidang. Namun, tidak seluruh titik dapat langsung diubah menjadi persimpangan tidak sebidang, seperti melalui pembangunan flyover atau underpass. Salah satu kendalanya adalah ukuran sejumlah perlintasan yang relatif kecil.

“Kalau perlintasannya cukup kecil-kecil, kami tentunya sulit untuk melaksanakan simpang tak sebidang. Yang kami bangun adalah perlintasan sebidang antara jalan dengan rel kereta api itu yang jalannya cukup menjadi jalur utama,” ujarnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa penanganan perlintasan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing lokasi. Untuk titik yang berkaitan dengan jalur jalan utama, pembangunan akses pengganti dapat menjadi bagian dari solusi agar arus perjalanan tetap berjalan ketika perlintasan ditutup. Di Pasar Minggu, jalan sejajar rel diposisikan sebagai infrastruktur pendukung bagi perubahan tersebut.

Bagi warga dan pengguna jalan di sekitar Pasar Minggu, perubahan ini akan membutuhkan penyesuaian rute setelah Simpang Volvo tidak lagi dapat digunakan sebagai perlintasan. Karena itu, rampungnya jalan sejajar rel menjadi faktor utama sebelum penutupan diberlakukan. Akses baru tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keterhubungan antarjalan di kawasan tersebut.

Target Penyelesaian dan Harapan Akses yang Lebih Lancar

Target 2027 memberi waktu bagi Pemprov DKI Jakarta untuk menuntaskan pembebasan lahan serta pekerjaan pembangunan jalan sepanjang 1,7 kilometer itu. Dengan lebar 18 hingga 23 meter, ruas baru dirancang menjadi jalur yang dapat melayani pergerakan warga di kawasan Pasar Minggu.

Selain memperluas pilihan akses, proyek ini membawa perubahan pada pola lalu lintas di sekitar rel. Penutupan Simpang Volvo baru akan dilakukan setelah jalan selesai, sehingga tahapan pembangunan dan penataan perlintasan saling berkaitan. Pemerintah berharap penyelesaian proyek yang telah direncanakan sejak 2013 ini dapat memberikan akses yang lebih baik sekaligus mengurangi risiko di pertemuan jalan dan jalur kereta api.

Frequently Asked Questions

What is Perlintasan Sebidang di Pasar Minggu Akan?

Perlintasan Sebidang di Pasar Minggu Akan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Perlintasan Sebidang di Pasar Minggu Akan matter?

Perlintasan Sebidang di Pasar Minggu Akan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.