Latest Program: Dukung Talenta Muda Bidang Maritim, PTK Gelar Goes to Campus di Makassar

Latest Program: PTK Goes to Campus di Makassar Dukung Talenta Muda Bidang Maritim

Latest Program yang digagas oleh PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) resmi digelar di Makassar dengan mengunjungi berbagai institusi pendidikan maritim. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat kompetensi calon tenaga ahli maritim melalui penyampaian wawasan terkini mengenai industri pelayaran. Sebagai bagian dari upaya mendorong kesiapan generasi muda menghadapi dinamika sektor maritim, PTK menegaskan bahwa Latest Program ini menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan SDM yang berkualitas. Acara Goes to Campus ini dilaksanakan pada Rabu (30/4/2026), dan diharapkan menjadi wadah edukasi yang lebih luas bagi mahasiswa.

Program Goes to Campus: Pengenalan tentang HSSE dan Tren Maritim Modern

Sebagai bagian dari Latest Program, PTK mengadakan acara Goes to Campus di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Selama kegiatan ini, lebih dari 800 peserta, yang terdiri dari mahasiswa program sarjana dan diploma, mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para praktisi maritim. Narasumber seperti Capten Costantinus Fatlolon dan Capten Sofyani Faisol menjelaskan berbagai aspek kritis, termasuk Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam operasional kapal, serta perkembangan industri pelayaran global.

HSSE menjadi fokus utama dalam sesi kuliah umum, dengan penekanan pada pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan dan lingkungan. Dua pembicara menegaskan bahwa penerapan prinsip ini tidak hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga menjamin keberlanjutan sektor maritim. Materi yang disampaikan dirancang untuk memberikan dasar teoritis yang relevan dengan tantangan di laut. Selain itu, mereka juga mengupas peluang karier serta peran maritim dalam perekonomian nasional.

“Digitalisasi pada industri maritim saat ini sudah sangat berkembang. Pelaut harus bisa terus mengembangkan pengetahuan, tidak hanya standar namun lebih tinggi lagi untuk bisa mengikuti perkembangan jaman dan teknologi digital,” jelas Komisaris PTK, Hartanto.

Hartanto menambahkan bahwa kemajuan teknologi menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan sektor maritim. Ia menyoroti bagaimana sistem navigasi berbasis AI, manajemen data real-time, dan keamanan digital telah mengubah paradigma dalam pelayaran. “Para pelaut harus siap menghadapi inovasi ini dengan meningkatkan kompetensi teknis maupun non-teknis,” lanjutnya. Hal ini sejalan dengan visi PTK dalam menjadikan Latest Program sebagai platform untuk memperkaya pengetahuan para taruna dan memastikan kesiapan mereka menghadapi masa depan industri.

Program Goes to Campus di Politeknik Pelayaran Barombong

Pada hari berikutnya, PTK melanjutkan Latest Program dengan mengunjungi Politeknik Pelayaran Barombong, Makassar. Kehadiran mahasiswa di lokasi ini menunjukkan keberagaman partisipasi dari berbagai institusi pendidikan maritim. Acara berupa diskusi interaktif yang membuka wawasan tentang industri pelayaran modern, termasuk teknologi terkini dan pergeseran tren di bidang ini.

Subagjo H Moeljanto, Komisaris Utama PTK, menegaskan bahwa industri maritim semakin dinamis, sehingga diperlukan adaptasi dari generasi muda. “Dengan menghadirkan narasumber berpengalaman, kami ingin memastikan bahwa pengetahuan yang disampaikan selaras dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi teknis dan non-teknis, khususnya dalam era digital, sebagai bagian dari Latest Program yang diharapkan menjadi ajang pembelajaran yang lebih terstruktur.

Pembukaan Platform LiteraSea: Edukasi Maritim Goes to Campus Lebih Profesional

Dalam rangka mendukung keberlanjutan Latest Program, PTK mengumumkan pembukaan fasilitas bernama LiteraSea. Platform ini dirancang sebagai media pembelajaran digital yang menyediakan materi berbasis teknologi, mulai dari panduan operasional kapal hingga manajemen risiko terkini. LiteraSea menjadi bagian dari inisiatif untuk menjawab kebutuhan calon pelaut dalam mengakses informasi secara real-time.

Komisaris PTK, Hartanto, menyatakan bahwa LiteraSea akan menjadi penyokong utama Latest Program, karena mampu mengintegrasikan teknologi dengan pendidikan maritim. “Platform ini dibuat agar para taruna dapat mengakses materi belajar kapan saja dan di mana saja,” jelasnya. Dengan memanfaatkan media digital, PTK menargetkan peningkatan kualitas dan aksesibilitas edukasi untuk membangun SDM yang tangguh di tengah kompetisi global. LiteraSea juga akan menawarkan simulasi praktik langsung, seperti pengoperasian sistem navigasi digital dan manajemen keselamatan di laut.

Dengan menggabungkan kegiatan langsung dan platform digital, Latest Program PTK diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang. Selain memperkaya pengetahuan, acara Goes to Campus ini juga bertujuan membangun jaringan profesional antara institusi pendidikan dan industri maritim. Subagjo H Moeljanto menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi kunci dalam mengembangkan sumber daya manusia yang siap memimpin sektor maritim nasional. PTK akan terus mendorong inisiatif serupa di berbagai kota untuk memperluas cakupan Latest Program.