Latest Program: CFD di Rasuna Said Mulai Digelar Minggu Ini, Berlaku Pukul 05.30-10.00 WIB

CFD di Rasuna Said Mulai Digelar Minggu Ini, Berlaku Pukul 05.30-10.00 WIB

Latest Program – Proses pengalihan lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said kembali diatur melalui Car Free Day (CFD) mulai hari ini, Minggu (10/5/2026). Penggunaan jalan bebas hambatan akan diberlakukan sejak pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB. Hal ini diumumkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Ujang Harmawan, seperti dilaporkan Antara pada Kamis (7/5/2026).

“Pada sisi timur jalan HR Rasuna Said, pembatasan HBKB diterapkan di segmen antara Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca. Sementara di sisi barat, pembatasan berlaku antara Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio sampai Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya,” kata Ujang.

Dishub DKI Jakarta melakukan rencana rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan di area tersebut. Sejumlah enam rute alternatif telah ditentukan sebagai solusi pengalihan arus kendaraan selama penerapan CFD. Rute-rute ini dirancang agar pengendara dapat melalui jalur yang lebih efisien dan menghindari gangguan pada segmen jalan yang ditutup.

Rute Alternatif Lalu Lintas

Untuk arus lalu lintas dari arah timur (Manggarai) menuju arah barat (Tanah Abang/Karet), pengguna dianjurkan melalui Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, serta Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo. Rute ini bertujuan memudahkan akses tanpa mengganggu alur lalu lintas utama.

Di sisi lain, untuk pengendara yang berasal dari arah timur (Kampung Melayu) dan menuju arah barat (Tanah Abang/Karet), dapat mengambil jalur melalui Jalan Raya Casablanca, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan KH Mas Mansyur, dan melanjutkan perjalanan ke arah tujuan. Pemilihan rute ini didasari analisis intensif terkait volume kendaraan dan pola penggunaan jalan.

Kemudian, bagi pengendara yang berasal dari arah barat (Tanah Abang/Karet) menuju arah timur (Manggarai), rekomendasi jalur meliputi Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, serta Jalan Sultan Agung. Rute ini dirancang agar pengguna jalan tetap dapat bergerak dengan lancar di sepanjang jalan utama yang tidak terganggu.

Untuk arus lalu lintas dari arah barat (Tanah Abang/Karet) menuju arah timur (Kampung Melayu), pengguna dianjurkan mengikuti jalur melalui Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan Jalan Raya Casablanca. Hal ini bertujuan mengalirkan kendaraan sekaligus mengurangi konflik antar arus lalu lintas yang mungkin terjadi.

Di segmen lain, arus kendaraan dari arah utara (Menteng) ke arah selatan (Kuningan) akan melalui Jalan Galunggung, Jalan Gembira, Jalan Kuningan Persada, Jalan Kuningan Mulya, Jalan Achmad Bakrie Barat, dan Jalan Casablanca. Sementara itu, arus lalu lintas dari arah selatan (Kuningan) ke arah utara (Menteng) dapat melalui Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, serta Jalan Galunggung.

Lokasi Parkir yang Tersedia

Untuk memudahkan pengguna jalan, Dishub DKI menyediakan 3.687 Satuan Ruang Parkir (SRP) di sekitar lokasi acara. SRP ini terdiri dari 1.680 unit untuk mobil dan 2.007 unit untuk sepeda motor. Pemenuhan kebutuhan parkir menjadi fokus utama, terutama mengingat antrean kendaraan di sekitar area CFD.

Parkir tersedia di empat titik strategis, yakni Pasar Festival dan GOR Soemantri, dengan kapasitas 305 mobil dan 437 motor. Kawasan Rasuna Epicentrum menjadi tempat parkir kedua dengan kapasitas 850 mobil dan 685 motor. Titik ketiga adalah Setiabudi One, yang menyediakan 310 mobil dan 450 motor. Terakhir, Gedung Nyi Ageng Serang menawarkan kapasitas 215 mobil dan 435 motor.

Penyediaan ruang parkir ini bertujuan mengurangi kepadatan di jalur utama, sekaligus menciptakan akses yang lebih nyaman bagi pengguna kendaraan. Pemilihan titik parkir berdasarkan kebutuhan pengguna dan kepadatan lalu lintas di sekitar area acara.

Layanan Angkutan Umum Selama CFD

Segala layanan transportasi umum tetap beroperasi selama pengalihan lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said. TransJakarta mengoperasikan rute L13 (Puri Beta-Flyover Kuningan Express), 4D (Pulo Gadung-Kuningan), 6 (Ragunan-Galunggung), 6A (Ragunan-Balai Kota via Kuningan), 6B (Ragunan-Balai Kota via Semanggi), dan 6H (Senen-Lebak Bulus) untuk memastikan mobilitas warga tetap terjaga.

Sebagai tambahan, layanan LRT Jabodebek tetap berjalan pada relasi Dukuh Atas-Harjamukti dan Dukuh Atas-Jati Mulya. Adanya angkutan umum ini diharapkan mampu menampung kebutuhan pengguna jalan yang memilih berpergian dengan kendaraan umum selama CFD.

Ujang Harmawan menekankan pentingnya kesadaran pengguna jalan dalam mengikuti arahan pengaturan lalu lintas. “Para pengguna jalan diimbau untuk menghindari ruas jalan yang ditutup, menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan,” imbuhnya.