Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 3.889 Orang
Table of Contents
Gempa Ganda Venezuela: Korban Meninggal Capai 3.889 Jiwa, Pemerintah Usulkan Pelepasan Cadangan Emas
Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 3 – Krisis kemanusiaan di Venezuela terus berlanjut setelah bencana gempa bumi kembar yang melanda negara Amerika Selatan tersebut dua minggu silam. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh otoritas setempat, jumlah korban jiwa akibat bencana alam tersebut telah mencapai angka 3.889 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan laporan sebelumnya yang mencatat 3.811 korban tewas.
Bencana ini terjadi pada tanggal 24 Juni lalu, ketika dua gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah pesisir Venezuela. Gempa pertama tercatat memiliki magnitudo 7,2, sementara gempa kedua mencapai magnitudo 7,5. Kekuatan kedua gempa tersebut menyebabkan kerusakan masif pada infrastruktur dan memicu gelombang kepanikan di kalangan penduduk lokal. Hingga saat ini, hampir 17.000 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat reruntuhan bangunan dan material yang jatuh. Selain itu, sekitar 18.000 warga lainnya kehilangan tempat tinggal mereka dan kini terpaksa tinggal di tempat penampungan darurat.
Laporan Resmi dan Upaya Pemulihan Dana
Peningkatan jumlah korban tewas tersebut diumumkan pada hari Kamis (9/7) waktu setempat. Informasi ini disampaikan oleh Jorge Rodriguez, yang menjabat sebagai ketua Majelis Nasional Venezuela. Ia memposting pernyataan resmi melalui platform Telegram, yang kemudian diulas oleh kantor berita AFP pada hari Jumat (10/7/2026). Angka kematian yang terus bertambah mencerminkan kesulitan dalam proses evakuasi dan penanganan korban di daerah-daerah terpencil yang terisolasi akibat kerusakan jalan.
Menanggapi situasi darurat ini, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, telah mengambil langkah diplomatik untuk mengamankan bantuan finansial. Ia menyerukan agar dana-dana Venezuela yang selama ini dibekukan di luar negeri segera dicairkan. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses rekonstruksi dan memberikan bantuan langsung kepada para korban bencana. Dalam upaya tersebut, Rodriguez telah mengirimkan surat resmi kepada Raja Inggris Charles III.
“Saya memutuskan untuk mengirimkan surat kepada Raja Inggris agar emas yang disimpan di Bank of England dilepaskan,” kata Rodriguez saat berbicara dalam siaran televisi pemerintah pada Rabu (8/7) waktu setempat.
“Emas ini adalah milik rakyat kami. Kami membutuhkan emas ini untuk mengatasi dampak gempa bumi,” ujarnya.
Permintaan tersebut berkaitan dengan sekitar 30 ton cadangan emas Venezuela yang saat ini masih tersimpan di Bank of England. Cadangan emas ini sempat dibekukan akibat sanksi-sanksi ekonomi yang diberlakukan oleh otoritas London. Rodriguez menekankan bahwa aset berharga tersebut sangat krusial untuk mendanai program pemulihan pascagempa di berbagai wilayah yang terkena dampak.
Koordinasi Internasional dan Kerusakan Infrastruktur
Selain upaya diplomatik ke Inggris, Venezuela juga sedang melakukan negosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Tujuannya adalah untuk membuka blokir aset keuangan negara yang selama ini terhambat. Hal ini dikonfirmasi oleh juru bicara IMF, Julie Kozack, yang menyatakan bahwa proses negosiasi sedang berlangsung intensif. Di sisi lain, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga turut berperan aktif dalam penanganan krisis ini. PBB telah memulai kampanye penggalangan dana dengan target sebesar US$300 juta untuk mendukung program pemulihan Venezuela.
Wilayah pesisir La Guaira menjadi salah satu kawasan yang paling parah terkena dampak gempa. Berdasarkan survei kerusakan yang dilakukan oleh tim ahli, lebih dari 800 bangunan di wilayah tersebut mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan bervariasi. Dari jumlah tersebut, 190 bangunan dilaporkan ambruk sepenuhnya dan tidak dapat digunakan lagi. Kerusakan pada rumah tinggal, sekolah, dan fasilitas umum menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal sementara bagi para pengungsi.
Upaya rekonstruksi diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan hingga tahun ke depan. Pemerintah Venezuela berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak internasional guna memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan. Sementara itu, masyarakat lokal terus menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi masa-masa sulit ini. Live DetikSore juga akan terus memantau perkembangan terbaru terkait situasi di Venezuela.
