Meeting Results: Andre Rosiade Lantik Pengurus DPD IKM Se-Riau, Dorong Ikut Dukung Pembangunan
Table of Contents
Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade dan Sekretaris Jenderal Braditi Moulevey Melantik Pengurus DPD IKM Se-Riau
Meeting Results – Kamis (20/6/2026), pengukuhan pengurus Daerah Perwakilan Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) di seluruh kabupaten dan kota Provinsi Riau resmi dilakukan oleh Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, bersama Sekretaris Jenderal DPP IKM, Braditi Moulevey. Acara bertajuk “Rang Minang Baralek Gadang dan Pengukuhan DPD IKM se-Provinsi Riau” berlangsung di GOR Tribuana, Kota Pekanbaru, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting serta masyarakat Minang yang berasal dari berbagai daerah. Ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran organisasi tersebut dalam menjembatani kebutuhan komunitas Minang di luar Sumatera Barat.
Andre Rosiade: IKM Harus Menjadi Motor Pembangunan
Dalam sambutannya, Andre Rosiade menegaskan bahwa organisasi IKM memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi kekuatan penghubung dan penggerak pembangunan bagi masyarakat Minang yang menetap di Riau. “IKM harus menjadi wadah yang mampu menggerakkan kontribusi nyata bagi daerah tempat tinggal kita,” ujarnya, menyoroti pentingnya kolaborasi antara komunitas Minang dengan pemerintah setempat. Ia juga menekankan bahwa pengukuhan pengurus baru ini menjadi momentum untuk memperjatkan ikatan kekeluargaan dan mempererat kesatuan komunitas Minang di seluruh penjuru Nusantara.
“Insyaallah awal 2027 pemerintah Presiden Prabowo akan memulai pembangunan Sicincin-Bukittinggi tahap pertama. Setelah itu kita perjuangkan terus sampai tersambung menuju perbatasan Riau. Ini cita-cita besar yang akan memberi manfaat bagi masyarakat Sumbar dan Riau,”
Kata-kata Andre mencerminkan visi panjang yang ingin diwujudkan melalui infrastruktur. Salah satu proyek yang diajukan adalah pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, yang menurutnya menjadi prioritas. “Tol Padang-Pekanbaru akan memberikan dampak besar, seperti mempercepat perpindahan warga, memperluas akses pariwisata Sumatera Barat, dan memudahkan distribusi hasil pertanian serta perikanan ke Riau,” tambah Andre. Proyek ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat hubungan antara dua provinsi yang saling berkaitan.
Kata-kata yang sama juga mengingatkan bahwa pengembangan infrastruktur tidak hanya terbatas pada jalan tol. Andre Rosiade menyoroti potensi jaringan kereta api Trans Sumatera sebagai alat transportasi alternatif yang bisa mempercepat konektivitas di sepanjang wilayah Sumatera. “KA Trans Sumatera nantinya akan menghubungkan berbagai daerah, termasuk jalur perbatasan Sumatera Barat dan Riau,” jelasnya. Proyek ini, ia yakin, bisa menjadi penggerak ekonomi baru yang berdampak luas pada kesejahteraan masyarakat.
Proyek Tol Sicincin-Bukittinggi: Investasi Besar untuk Masa Depan
Andre Rosiade juga memperkenalkan rencana besar terkait Tol Sicincin-Bukittinggi yang akan dimulai pada awal 2027 dengan nilai investasi mencapai Rp29 triliun. Proyek ini menurutnya akan mencakup pembangunan terowongan sepanjang sekitar lima kilometer, yang menjadi salah satu terowongan jalan terpanjang di Indonesia. “Ini bukan hanya proyek fisik, tapi juga simbol komitmen membangun persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya, sambil mengingatkan pentingnya keberlanjutan proyek tersebut.
Pelantikan DPD IKM se-Riau dianggap sebagai langkah awal dalam mewujudkan visi membangun wilayah dan menjaga kebudayaan. Pengurus yang dikukuhkan berasal dari tujuh kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, Kampar, serta Kota Pekanbaru. Mereka diharapkan mampu memperkuat peran IKM sebagai pusat kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat Minang di Riau.
Kehadiran Tokoh Adat dan Pemimpin Daerah: Sinergi untuk Pembangunan
Aktivitas yang dihadiri oleh sekitar ribuan perantau Minang ini juga menampilkan kehadiran Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi yang mewakili Gubernur Riau, Anggota DPR RI Dapil Riau M Rahul, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Bupati Limapuluh Kota Safni, serta kepala daerah lainnya dari Riau dan Sumatera Barat. Selain itu, tokoh adat, alim ulama, cadiak pandai, dan jajaran pengurus IKM dari berbagai daerah turut hadir, menunjukkan peran strategis organisasi dalam membangun komunitas.
Syahrial Abdi, dalam sambutannya, mengapresiasi kontribusi masyarakat Minang yang selama ini menjadi bagian integral dari pembangunan daerah. “Hubungan antara Riau dan Sumatera Barat bukan hanya keterkaitan geografis, tapi juga ikatan historis yang terus tumbuh kuat selama puluhan tahun,” katanya. Ia menambahkan bahwa masyarakat Minang merupakan kelompok etnis terbesar di Kota Pekanbaru, dan peran mereka tidak tergantikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial.
Menurut Andre Rosiade, keberadaan IKM tidak hanya terkait dengan mempertahankan budaya Minang, tetapi juga dengan memberikan manfaat kepada masyarakat secara nyata. “Yang terpenting bagi IKM adalah bagaimana perantau Minang bisa berkontribusi di mana pun berada. Kita ingin terus memperkuat persaudaraan dan ikut membantu pembangunan daerah,” ujarnya, menegaskan semangat kolaborasi antar komunitas.
Pelantikan Berlangsung Meriah: Nuansa Budaya dan Penguatan Organisasi
Acara pelantikan yang berlangsung meriah tersebut juga ditandai oleh pameran seni dan budaya khas Minang. Tambua tasa, tarian tradisional, serta kegiatan lainnya menjadi bagian dari pengukuhan pengurus DPD IKM, menunjukkan bahwa organisasi ini tidak hanya fokus pada isu politik dan ekonomi, tetapi juga pada pemupukan nilai-nilai kebudayaan dan persaudaraan.
Selain sebagai momentum konsolidasi organisasi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menegaskan posisi IKM sebagai rumah besar bagi masyarakat Minang yang tersebar di berbagai daerah. Dengan adanya pengurus baru, diharapkan koordinasi dan peran IKM bisa lebih efektif dalam mengemban tugas membangun masyarakat dan mempererat hubungan antar komunitas.
Dalam beberapa tahun terakhir, IKM telah aktif berpartisipasi dalam berbagai proyek pembangunan, baik di tingkat nasional maupun lokal. Pelantikan DPD IKM se-Riau dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat basis pengurus di wilayah tersebut, sehingga bisa berkontribusi lebih besar terhadap kehidupan masyarakat Minang di sana. “Kita ingin IKM menjadi salah satu pilar yang mendorong kemajuan daerah,” kata Andre Rosiade, yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, menutup wawancara dengan harapan besar bagi masa depan komunitas Minang di Riau.
