Key Discussion: Rajiv Harap Pengurus Baru Jadi Titik Kebangkitan NasDem Kabupaten Bandung
Table of Contents
Rajiv Harap Pengurus Baru Jadi Titik Kebangkitan NasDem Kabupaten Bandung
Key Discussion – Politik di Kabupaten Bandung memasuki fase baru setelah dilantiknya pengurus baru Partai NasDem periode 2026-2029. Anggota DPR RI dari fraksi NasDem, Rajiv, menilai momen ini menjadi peluang besar untuk memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat. Ia berharap kepengurusan yang baru saja diumumkan mampu membangkitkan kembali momentum NasDem, terutama jelang Pemilu 2029.
Momen Pelantikan Pengurus Baru sebagai Titik Tolak
Dalam upacara pelantikan yang berlangsung di kompleks parlemen Senayan, Rajiv mengungkapkan bahwa pengurus baru NasDem Kabupaten Bandung memiliki peran krusial untuk memperbaiki kondisi partai di daerah tersebut. “Ini adalah kesempatan penting bagi NasDem Kabupaten Bandung. Saya bersama Kak Tia, ketua DPD, akan fokus pada pembangunan struktur organisasi dan kolaborasi politik yang lebih solid,” ujarnya. Momen ini, menurut Rajiv, tidak hanya sekadar perubahan kepengurusan, tetapi juga penanda awal dari transformasi politik NasDem di tingkat kabupaten.
“Kita butuh persatuan, tanpa persatuan ya selamat jalan. Saya yakin dengan kepengurusan sekarang, partai bisa semakin solid dan masyarakat bisa merasakan kehadiran NasDem ke depan,” kata Rajiv.
Kekuatan Kolaborasi untuk Menguatkan Kehadiran Partai
Rajiv menyatakan bahwa keberhasilan NasDem dalam menjaga eksistensinya di Kabupaten Bandung bergantung pada kerja sama yang intens antar kader. “Hari ini adalah momentum tepat, NasDem Kabupaten Bandung reborn. Kebangkitannya bukan sekadar perbaikan, tetapi transformasi yang berkaliber,” tambahnya. Ia menekankan bahwa komunikasi dan kolaborasi antar struktur partai, mulai dari tingkat daerah hingga pusat, menjadi kunci utama untuk menjaga kestabilan politik. Dalam beberapa bulan terakhir, partai ini kerap dianggap remeh, tetapi dengan kepengurusan baru, Rajiv yakin situasi akan berubah.
Menurut Rajiv, keberhasilan kinerja partai di masa depan tergantung pada kemampuan seluruh pengurus untuk tetap menjaga soliditas dan kekompakan. “Yang bisa bikin kita bertahan hanya komunikasi. Yang bisa bikin kita bertahan adalah kerja sama dan komunikasi,” tutur anggota Komisi IV DPR RI tersebut. Ia juga menggarisbawahi perlunya hubungan yang harmonis dengan elemen masyarakat, seperti Forkopimda yang terdiri dari pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Koordinasi dengan mereka, menurutnya, akan memastikan partai tetap relevan dalam dinamika politik yang terus berubah.
Pelantikan sebagai Pengingat Kembali
Acara pelantikan kepengurusan DPD NasDem Kabupaten Bandung dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Ketua DPW Partai NasDem Jabar Mamat Rahmat dan Sekretaris DPW Hendi Sutresna. Hadir pula Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Wakil Bupati Ali Syakieb, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, serta perwakilan dari instansi lain seperti Wakapolres Kota Bandung AKBP Putu Hendra Binangkari dan Dandim Kabupaten Bandung. Keberadaan mereka menunjukkan dukungan luas terhadap upaya perkuatan organisasi NasDem di daerah.
Rajiv menegaskan bahwa kader partai harus fokus pada pengembangan basis suara, bukan hanya pada kontes politik sejak awal. “Masalah Pemilu nanti kita pikirkan. Bagaimana caranya NasDem tetap eksis, kursi yang ada hari ini bisa bertahan bahkan bertambah, itu saja dulu,” jelasnya. Ia berharap kepengurusan baru mampu memastikan keberlanjutan kinerja partai, sekaligus memperkuat kekuatan politik di masa mendatang.
Kegiatan Rutin untuk Membangun Kedekatan dengan Masyarakat
Dalam upaya memperkuat kehadiran politik, Rajiv mencontohkan aktivitasnya seperti reses yang rutin dilakukan di daerah pemilihannya, Dapil Jabar II yang mencakup Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana untuk dekat dengan konstituen dan membangun koneksi yang nyata. “Kita buktikan dengan bekerja, kita mendekatkan diri kepada masyarakat. Karena saya percaya kerja politik itu bukan kerja jangka pendek, kerja politik adalah kerja jangka panjang,” tegasnya.
Rajiv juga meminta para kader untuk tidak terjebak dalam persaingan politik sejak dini. Fokus utama, menurutnya, adalah menjaga eksistensi partai dan memperkuat kekuatan yang sudah diraih. “Seluruh kader harus siap berperan aktif, karena keberhasilan NasDem di masa depan bergantung pada kerja bersama dan kesatuan,” imbuhnya. Dengan kepengurusan yang baru, ia berharap partai bisa menjaga kepercayaan masyarakat dan menjadi pilihan utama dalam Pemilu 2029.
Penyesuaian Strategi untuk Tantangan Masa Depan
Dalam wawancara dengan media, Rajiv mengungkapkan bahwa pihaknya telah merancang strategi untuk memperkuat basis partai. Ia berencana meningkatkan koordinasi dengan pengurus DPC di tingkat kecamatan, yang menjadi ujung tombak keberhasilan partai di tingkat masyarakat. “Kerja politik harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia menekankan bahwa komunikasi yang efektif dan keberlanjutan aktivitas partai adalah kunci untuk membangun citra positif.
Rajiv juga menyebutkan bahwa peran pemerintah daerah dan elemen masyarakat sangat penting. “Kita perlu menjaga hubungan baik dengan Forkopimda, karena mereka menjadi pelaku utama dalam menjaga kestabilan daerah,” jelasnya. Dengan kerja sama yang baik, ia yakin NasDem bisa menjadi pihak yang tidak bisa diabaikan dalam berbagai dinamika politik. Selain itu, Rajiv berharap kepengurusan baru bisa menjadi contoh untuk kader lainnya dalam menjaga semangat politik.
Kesiapan untuk Pemilu 2029
Rajiv mengakui bahwa perjalanan politiknya hingga bisa duduk di kursi legislatif tidak terlepas dari dukungan NasDem dan kader-kader yang aktif. “Kegiatan reses rutin yang saya lakukan adalah bukti bahwa kita tidak pernah berhenti membangun hubungan dengan masyarakat,” ujarnya. Ia berharap kader-kader lainnya bisa meniru strategi ini, agar NasDem terus menjadi bagian penting dari dinamika politik Kabupaten Bandung.
Menurut Rajiv, kepengurusan baru menjadi titik awal untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat. “Kita perlu membangun kepercayaan bahwa NasDem bukan hanya partai yang bisa dianggap sebelah mata, tetapi juga partai yang mampu memberikan solusi untuk kebutuhan daerah,” tambahnya. Dengan konsistensi dan kerja sama yang baik, ia yakin partai ini bisa menjalankan perannya secara optimal dalam Pemilu 2029.
Rajiv juga menekankan bahwa soliditas organisasi adalah pondasi utama keberhasilan politik. “Kita harus menjaga kekompakan, karena kepengurusan ini adalah representasi dari selur
