Special Plan: Melayat ke Rumah Duka, JK Kenang Ryamizard Sosok Penting Tangani Tsunami Aceh
Table of Contents
Melayat ke Rumah Duka, JK Kenang Ryamizard Sosok Penting Tangani Tsunami Aceh
Special Plan – Masa lalu yang tak terlupakan kembali diingat oleh Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK), saat ia melakukan ziarah ke rumah duka almarhum Ryamizard Ryacudu di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026). Ryamizard, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan, dikenang oleh JK karena kontribusinya yang signifikan dalam upaya pemulihan pasca-kejadian bencana tsunami di Aceh. Pemimpin kabinet yang dulu bekerja sama dengan Ryamizard mengungkapkan rasa kehilangan dan penghargaan terhadap perwira tinggi tersebut.
Kunjungan yang Menyentuh: Kenangan tentang Pengorbanan Ryamizard
Dalam wawancara dengan wartawan setelah berkunjung ke rumah duka, JK menyampaikan perasaannya yang dalam. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita menziarahi, mendatang melayat almarhum Jenderal Ryamizard Ryacudu,” ujarnya. Ia menyoroti bahwa Ryamizard adalah seorang perwira yang memiliki prestasi luar biasa, perjalanan karier yang menakjubkan, serta merupakan bagian dari keluarga besar para jenderal. Kata-kata tersebut menggambarkan sosok yang selama ini dianggap sebagai pilar dalam kebijakan pertahanan nasional.
“Karena beliau adalah seorang perwira tinggi yang luar biasa prestasinya, perjalanannya, dan juga merupakan keluarga jenderal,”
JK juga menyebutkan bahwa hubungannya dengan Ryamizard sangat baik, terutama selama masa penanganan bencana tsunami Aceh. Ia mengingat betapa pentingnya peran Ryamizard dalam menghadapi krisis tersebut. “Kita punya hubungan baik, ya pada waktu penyelesaian Aceh banyak membantu,” tambah JK. Selama kejadian tsunami, Ryamizard dikenal sebagai sosok yang aktif, penuh dedikasi, dan selalu berusaha mempercepat proses pemulihan. Keberadaannya di tengah kekacauan mendorong masyarakat untuk tetap tenang dan mengambil langkah-langkah yang tepat.
Peran Nyata di Pemerintahan: Kontribusi yang Tidak Terlupakan
Sebagai mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard bukan hanya aktif di medan operasi tapi juga menunjukkan keahlian dalam mengelola urusan pemerintahan. JK menekankan bahwa sosok Ryamizard memiliki pengaruh besar dalam bidang pertahanan dan keamanan. “Waktu tsunami, macam-macam juga eh upaya penyelesaian Aceh itu, selanjutnya Menteri Pertahanan juga waktu itu,” imbuhnya. Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana Ryamizard mampu menggabungkan kualitas militer dengan kemampuan administratif, sehingga bisa memberikan solusi yang efektif.
“Kita punya hubungan baik, ya pada waktu penyelesaian Aceh banyak membantu, waktu tsunami, macam-macam juga eh upaya penyelesaian Aceh itu, selanjutnya Menteri Pertahanan juga waktu itu,”
Ryang berdinas di berbagai posisi strategis, termasuk menjadi Komandan Komando Strategi Angkatan Darat (KSAD), menunjukkan dedikasinya terhadap kepentingan nasional. JK mengungkapkan bahwa Ryamizard selalu berusaha melibatkan pihak sipil dalam berbagai upaya bela negara. “Kita punya hubungan baik, ya pada waktu penyelesaian Aceh banyak membantu, waktu tsunami, macam-macam juga eh upaya penyelesaian Aceh itu, selanjutnya Menteri Pertahanan juga waktu itu,” kata JK. Ia menekankan bahwa Ryamizard bukan hanya seorang jenderal yang berprestasi, tapi juga seorang nasionalis yang berkomitmen pada kepentingan bangsa.
Kehadiran Airlangga di Rumah Duka: Kenangan tentang Kiprah Sipil Ryamizard
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto turut hadir dalam upacara ziarah ke rumah duka Ryamizard. Ia mengenang sosok mantan KSAD tersebut sebagai orang yang selalu mendorong partisipasi sipil dalam kegiatan bela negara. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, ikut berduka cita atas wafatnya Bang Ryamizard Ryacudu,” ujar Airlangga. Ia menjelaskan bahwa Ryamizard adalah seorang tokoh yang pernah menjadi bagian dari kabinet periode 2014-2019. Di sana, beliau mengambil peran penting dalam membentuk kebijakan yang memperkuat kerja sama antara militer dan masyarakat sipil.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, ikut berduka cita atas wafatnya Bang Ryamizard Ryacudu. Beliau adalah bersama di kabinet tahun 2014-2019 ya. Dan apa yang selalu diingat adalah beliau mendorong keterlibatan sipil di dalam bela negara,”
Airlangga menegaskan bahwa kebijakan Ryamizard tentang keterlibatan sipil dalam bela negara adalah salah satu hal yang paling mengesankan. “Jadi itu merupakan sebuah kebijakan beliau yang pada waktu itu cukup menonjol. Dan tentu Bang Ryamizard Ryacudu ini seorang nasionalis militer. Dan kami semua kehilangan, dan beliau orang baik,” sambungnya. Dalam perjalanan karier beliau, Ryamizard selalu berupaya menerapkan prinsip-prinsip keadilan dan tanggung jawab sosial, menjadikannya sebagai contoh untuk para pemimpin militer masa kini.
Dalam konteks penanganan tsunami Aceh, Ryamizard dikenang sebagai salah satu tokoh yang paling aktif dalam mengkoordinasikan operasi penyelamatan. Keberadaannya selama masa krisis itu tidak hanya membantu mengurangi kerusakan, tapi juga memperkuat rasa kebersamaan antara institusi militer dan rakyat. Keberhasilan upaya pemulihan tersebut dianggap sebagai bukti dari kemampuan manajerial dan jiwa pemberani Ryamizard. Ia mampu menghadapi tantangan besar dengan tetap menjaga sikap profesional dan penuh rasa tanggung jawab.
Ryang menjadi simbol peran militer dalam pembangunan nasional, Ryamizard tidak hanya berjuang di medan perang tapi juga berupaya meningkatkan peran sipil dalam bela negara. Konsep yang ia usung menggabungkan kekuatan institusi militer dengan partisipasi masyarakat, sehingga menciptakan mekanisme yang lebih efektif dalam menghadapi krisis. Dalam waktu dekat, pemerintah dan masyarakat perlu melanjutkan inisiatif tersebut untuk memastikan bahwa kebijakan bela negara tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan baru.
Kehilangan Ryamizard dianggap sebagai kehilangan besar bagi dunia pertahanan Indonesia. Sosok yang dikenal tegas dan penuh semangat itu meninggalkan jejak yang tak terlupakan. Banyak rekan kerja dan masyarakat yang merasa kehilangan pemandu yang mampu menginspirasi. Kiprahnya di Aceh, di kabinet, dan dalam berbagai posisi strategis di militer membuktikan bahwa ia adalah seorang pemimpin yang memiliki visi luas dan komitmen tinggi terhadap kepentingan bangsa.
Melalui perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi, Ryamizard meninggalkan warisan yang berharga. Ia menunjukkan bahwa militer tidak hanya bertugas mempertahankan keamanan, tapi juga memainkan peran aktif dalam membangun masyarakat. Pemimpin yang pernah duduk di kursi Menteri Pertahanan tersebut meninggalkan jejak yang akan terus diingat. Kehadirannya di rumah duka menjadi momen untuk mengenang perjuangan dan pengorbanannya dalam menj
