Kantor Bupati Bulungan Kaltara Terbakar – Petugas Damkar Kena Pecahan Kaca

Kantor Bupati Bulungan Kaltara Terbakar, Petugas Damkar Kena Pecahan Kaca

Kantor Bupati Bulungan Kaltara Terbakar – Api memangsa Kantor Bupati Bulungan, Kalimantan Utara, pada hari Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 21.00 Wita, menurut laporan dari Antara yang diterima pada hari Kamis (21/5/2026). Kebakaran ini mengguncang warga sekitar, dengan api mulai membesar di bagian belakang gedung utama. Salah satu petugas pemadam kebakaran, Nurdin, mengalami kecelakaan saat berusaha mengendalikan kobaran api.

“Saat itu, saya sedang berada di area parkir dan berusaha menghindari pecahan kaca yang jatuh dari atap gedung, agar tidak menyentuh tangan,” cerita Nurdin setelah diperiksa oleh Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulungan. Kecelakaan ini terjadi meski Nurdin sedang tidak menjalani shift piket.

Dampak Kebakaran dan Upaya Pemadaman

Pada pukul 21.30, situasi di lokasi kebakaran mulai memanas. Warga sekitar memasuki area Kantor Bupati Bulungan, sehingga petugas keamanan dan pemadam beberapa kali memberi peringatan agar tidak menghalangi pergerakan armada. “Kami meminta warga untuk mundur dan tidak berdiri di depan mobil pemadam agar proses penanganan berjalan lancar,” teriak salah satu petugas di lapangan.

Nurdin menjelaskan bahwa seluruh anggota Damkar Bulungan turun ke lokasi, meski tidak sedang menjalani piket. “Semua anggota Damkar Bulungan turun ke lapangan, meski tidak sedang bertugas, karena kebakaran sangat mengancam,” tambahnya. Di lokasi, petugas melihat api sudah membara di bagian belakang gedung utama, dengan asap memenuhi langit.

Peran PMI dan Bantuan Eksternal

Untuk mempercepat penanganan darurat, Kepala Markas PMI Kabupaten Bulungan, Tono, mengatakan bahwa total 14 anggota PMI Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan turun ke lokasi. “Selain itu, kami juga menerima bantuan dari Bandara Tanjung Harapan dan TNI AD, sehingga respons darurat lebih cepat,” ujar Tono. Tiga unit ambulans disiapkan untuk memberikan pertolongan kepada korban.

Di sisi lain, mobil Dalkarhutla dengan senapan air berlapis pelindung (AWC) dari Polda Kaltara dan Polresta Bulungan turut berperan dalam upaya memadamkan api. Unit-unit ini membantu melibatkan area yang lebih luas, sementara Nurdin dan tim pemadam fokus pada titik api utama.

Kebakaran di Kantor Bupati Bulungan ini memicu kekhawatiran akan kerusakan lebih lanjut. Pemerintah setempat mengirimkan tim inspeksi untuk mengevaluasi kondisi gedung dan menentukan apakah kerusakan akan memengaruhi operasional pemerintahan. “Kami sedang mengecek apakah api menyebabkan kerusakan struktural atau hanya kecil-kecilan,” kata salah satu pejabat setelah kejadian.

Peristiwa ini juga memperlihatkan respons cepat dari masyarakat. Beberapa warga langsung membantu memadamkan api dengan alat seadanya, sementara yang lain berusaha memindahkan dokumen penting dari gedung yang terbakar. “Warga memperlihatkan kepedulian tinggi terhadap kejadian ini, meski mereka tidak terlatih,” ungkap saksi mata yang enggan menyebutkan nama.

Dengan upaya kolaborasi dari berbagai pihak, api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 22.30 Wita. Namun, Kantor Bupati Bulungan Kaltara Terbakar masih menyisakan kerusakan signifikan, dengan beberapa bagian gedung yang hampir runtuh. Pemadaman ini menunjukkan koordinasi yang baik antara Damkar, PMI, dan pihak berwajib, meski kejadian ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi para petugas.