New Policy: Polda Sumsel Kawal Uji Coba CFD di Palembang, Pastikan Aman dan Lancar

Polda Sumsel Kawal Uji Coba CFD di Palembang, Pastikan Aman dan Lancar

New Policy – Dalam upaya mendukung pengembangan program pembatasan kegiatan sosial dan ekonomi, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) aktif mengawal uji coba pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Palembang. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (3/5/2026), dengan Kapolrestabes Palembang Kombes Sonny Mahar Budi Adityawan secara langsung melakukan pengawasan bersama pihak Pemerintah Kota Palembang. Dalam rangkaian tugas tersebut, Sonny didampingi oleh Kasat Lantas AKBP Finan S. Radipta serta instansi terkait seperti Satpol PP dan Dinas Pariwisata, untuk memastikan segala aspek kegiatan berjalan aman dan lancar.

Uji coba CFD yang digelar oleh pemerintah kota dimulai pukul 05.30 hingga 08.00 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, kehadiran polisi menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan warga. Kombes Sonny menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi jalan raya yang sering terjadi kemacetan.

Pengawalan dan Rekayasa Lalu Lintas

Sebagai bagian dari upaya kelancaran CFD, kepolisian juga melakukan rencana rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis. Titik-titik tersebut mencakup kawasan Jembatan Musi 4, Musi 6, Simpang Gelora, serta Kantor Pos Merdeka. Langkah ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas akibat pengalihan arus kendaraan selama acara berlangsung. Dengan mengatur jalur penggunaan jalan secara cermat, polisi berupaya meminimalkan gangguan transportasi dan meningkatkan kenyamanan bagi warga.

Kombes Sonny Mahar Budi Adityawan menjelaskan bahwa pengamanan yang dilakukan merupakan bagian dari respons Polri terhadap kebutuhan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas warga lainnya melalui pengaturan lalu lintas yang presisi,” tegasnya dalam keterangan resmi. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak hanya terbatas pada tugas pencegahan kejahatan, tetapi juga menjadi penjamin keselamatan dan keharmonisan selama acara publik.

Konsistensi Dukungan Polda Sumsel

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho. Menurutnya, program CFD merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengurangan polusi udara dan memperbaiki lingkungan kota. “Polda Sumsel mendukung penuh kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Kami memastikan setiap agenda publik berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

Dukungan Polda Sumsel tidak hanya terbatas pada pengawasan langsung. Lembaga tersebut juga berperan aktif dalam memperkuat koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan semua aspek kegiatan terintegrasi secara baik. Termasuk dalam upaya memperbaiki konsep CFD ke depan, Polda Sumsel menghadirkan polisi sebagai mitra utama dalam menciptakan suasana yang nyaman bagi warga Palembang.

Evaluasi dan Persiapan Masa Depan

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan CFD berjalan tertib, meski ada beberapa titik yang mengalami kepadatan lalu lintas. Hal ini menjadi bahan evaluasi bersama Pemerintah Kota Palembang, guna mengoptimalkan konsep CFD di masa mendatang. Dengan adanya evaluasi yang komprehensif, diharapkan kegiatan ini bisa memberikan dampak lebih besar, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun keberlanjutan mobilitas warga.

Di sisi lain, Polda Sumsel menegaskan bahwa kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tetap terasa jelas. Dalam uji coba ini, tiga pilar polisi berperan aktif dalam menjaga ketertiban di jalanan serta memberikan penjagaan terhadap pedagang dan pengunjung yang turut serta menghadiri acara. Tidak hanya itu, polisi juga berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang jalur alternatif dan arahan kegiatan untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Kontinuitas Program dan Kepuasan Publik

Uji coba CFD di Palembang disebut-sebut sebagai langkah awal dalam menyelaraskan program pemerintah dengan kebutuhan warga. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menciptakan ruang publik yang lebih hijau dan sehat. Selain itu, pihak polisi berperan dalam menjaga kondisi fisik dan mental warga, terutama di tengah situasi yang bisa memicu kepanikan jika tidak terorganisir dengan baik.

Polda Sumsel memastikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi cobaan kecil, tetapi juga menjadi evaluasi terhadap sistem pengaturan lalu lintas dan keamanan di Kota Palembang. Dengan memperhatikan titik-titik rawan, lembaga tersebut bisa mengidentifikasi masalah yang sering terjadi dan mengambil langkah pencegahan lebih dini. Hasil uji coba ini diharapkan bisa menjadi referensi bagi kota-kota lain yang ingin menerapkan konsep serupa.

Kombes Sonny juga menyampaikan bahwa pelaksanaan CFD ini merupakan bagian dari upaya membangun kota yang lebih maju dan berkelanjutan. Dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, kota bisa lebih mudah diakses oleh warga yang ingin berolahraga atau bersantai. “Program seperti ini membantu masyarakat merasakan manfaat langsung dari kebijakan pemerintah,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, kepolisian memberikan laporan bahwa uji coba CFD berjalan baik, dengan tidak ada laporan kecelakaan atau gangguan besar. Dengan dukungan Polda Sumsel, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi teladan bagi kota-kota lain dalam menerapkan kebijakan lingkungan dan kota hijau. Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi dasar untuk memperluas skala pelaksanaan CFD di tahun-tahun mendatang.

Polda Sumsel kawal uji coba CFD di Palembang (dok istimewa)

Dengan semua langkah yang telah diambil, Polda Sumsel memberikan jaminan bahwa kegiatan CFD tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga mampu menciptakan suasana yang menenangkan dan menyenangkan bagi warga Palembang. Evaluasi terus dilakukan untuk memperbaiki segala aspek, sehingga ke depan program ini bisa lebih optimal dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.