Table of Contents
Perang Memanas, AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Irak
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad memberikan instruksi bagi seluruh warga negara mereka untuk segera meninggalkan Irak setelah kedutaan tersebut menjadi sasaran serangan kedua sejak konflik dengan Iran memanas. Peringatan ini mencakup ancaman terhadap fasilitas diplomatik, perusahaan asing, serta tempat tinggal para pendatang yang sering dikunjungi.
Menurut laporan The New York Times, dua pejabat keamanan Irak yang belum bisa diumumkan mengonfirmasi serangan tersebut, namun tidak menyebutkan informasi tambahan. Video yang telah diverifikasi menunjukkan bangunan kedutaan terbakar di atasnya, dengan milisi yang bersekutu dengan Iran mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa itu. Mereka menyatakan telah melakukan pengeboman pada malam sebelumnya.
“Setiap upaya untuk bergerak atau melintas di jalur itu akan menjadi sasaran,” demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran yang menentang ancaman Trump.
Di sisi lain, sebelumnya Serangan udara AS menghantam target militer di Pulau Kharg, tempat terminal ekspor minyak Iran berada. Presiden Trump menegaskan ancaman untuk membom infrastruktur minyak Iran di pulau tersebut jika Teheran tidak mengizinkan kapal-kapal melewati Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi akses utama ke Teluk Persia. Ia juga mengajak negara-negara lain seperti Inggris, Prancis, dan Tiongkok untuk mengirim kapal perang ke Iran.
Harga minyak global melonjak tajam sejak serangan udara yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran dua minggu lalu, mengganggu keseimbangan pasar dunia. (fsd/fsd) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Langgar Gencatan Senjata, Israel Bombardir Negara Arab Tetangga
