Berita

Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas Narkoba di Sumut dan Aceh

ketua-komisi-iii-dpr-habiburokhman-dalam-rapat-paripurna-dpr-selasa-962026-dok-youtube-tv-parlemen-1780978299796_169
Foto : Hana Salsabila - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Komisi III DPR Dorong Polri Terus Perangi Jaringan Narkoba
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Komisi III DPR Dorong Polri Terus Perangi Jaringan Narkoba

Ceritaberkat.com – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memberikan apresiasi terhadap langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang memimpin langsung operasi pemberantasan narkoba. Ia menilai keterlibatan langsung pimpinan Polri menunjukkan keseriusan negara menghadapi jaringan peredaran narkotika di berbagai wilayah.

Apresiasi itu disampaikan Habiburokhman pada Minggu, 25 Oktober 2026. Ia meminta jajaran kepolisian menjaga intensitas penindakan dan tidak berhenti pada pengungkapan kasus-kasus di lapangan, melainkan menelusuri rantai jaringan sampai kepada bandar besar serta pihak yang mengendalikan peredaran.

“Selaku Ketua Komisi III DPR RI, saya mengacungi jempol dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri Jenderal Suyudi yang langsung tancap gas, gas pol memimpin sendiri perang melawan jaringan narkoba di Tanah Air,” kata Habiburokhman.

Penindakan Dipandang sebagai Upaya Melindungi Generasi Muda

Habiburokhman menekankan bahwa pemberantasan narkoba memiliki dampak yang melampaui proses penegakan hukum semata. Penangkapan pelaku, pembongkaran pabrik, dan penyitaan barang bukti dipandang sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat, terutama anak-anak muda, dari risiko penyalahgunaan narkotika.

Ia menyebut operasi yang digerakkan di bawah komando Jenderal Suyudi Ario Seto memperlihatkan pendekatan tegas terhadap peredaran narkoba dari jalur produksi hingga distribusi. Dalam konteks ini, pengungkapan fasilitas produksi ilegal dan penyisiran lokasi yang dikenal sebagai titik peredaran menjadi bagian penting dari upaya memutus mata rantai kejahatan.

“Langkah agresif Kapolri yang turun langsung ke lapangan ini adalah prestasi yang luar biasa. Kita harus melihat bahwa apa yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian di bawah komando beliau bukan semata-mata soal penegakan hukum atau penangkapan pelaku kejahatan, melainkan sebuah misi kemanusiaan besar yang secara nyata menyelamatkan jutaan warga negara dan generasi muda kita dari kehancuran,” lanjutnya.

Sejumlah pengungkapan disoroti Habiburokhman, termasuk pembongkaran pabrik narkoba di Pidie, Aceh, serta tindakan terhadap pabrik tramadol ilegal yang menjalankan aktivitas lintas provinsi. Ia menilai operasi tersebut mencerminkan sikap Polri yang tidak membiarkan jaringan narkoba bergerak tanpa penindakan.

“Gebrakan Kapolri ini terbukti nyata dan tidak pandang bulu, menyasar dari hulu hingga ke hilir. Kita melihat sendiri bagaimana ketegasan Polri dalam membongkar pabrik narkoba di Pidie, Aceh, membabat habis pabrik-pabrik produksi tramadol ilegal yang beroperasi lintas provinsi, hingga keberanian menyisir dan menggerebek langsung sarang-sarang peredaran di berbagai kampung narkoba yang selama ini kerap dianggap sulit disentuh,” ujarnya.

Penyelundupan Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumatera Utara

Salah satu operasi besar yang menjadi perhatian adalah penggagalan penyelundupan 1,16 ton ketamin HCL di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Operasi gabungan itu melibatkan Bareskrim Polri, BNN, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara.

Barang tersebut diangkut menggunakan kapal MT Global 168. Dalam pengungkapan itu, petugas mengamankan delapan awak kapal, terdiri dari tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara Taiwan. Selain ketamin, tim turut menyita alat komunikasi serta kapal yang digunakan dalam pengangkutan.

“Hasil penggeledahan, petugas mengamankan 58 karung dengan total berat bruto 1,16 ton ketamin, alat komunikasi, dan kapal MT Global 168,” kata Jenderal Suyudi.

Jumlah barang bukti yang diamankan dalam perkara tersebut diperkirakan dapat mencegah sekitar 5,8 juta orang dari ancaman penyalahgunaan ketamin. Angka itu menggambarkan besarnya konsekuensi sosial yang dapat timbul jika narkotika berhasil masuk dan tersebar ke masyarakat.

Kasus di perairan Sumatera Utara juga memperlihatkan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam mengawasi jalur masuk narkoba. Peredaran narkotika dapat memanfaatkan jalur laut, transportasi antardaerah, hingga jaringan perdagangan yang bergerak lintas batas. Karena itu, koordinasi antara aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan menjadi unsur penting dalam pencegahan.

Laboratorium Narkoba di Pidie Terhubung Jaringan Lintas Negara

Di Aceh, tim gabungan juga mengungkap laboratorium narkoba terbesar di Indonesia yang berlokasi di Pidie. Dua ruko di kawasan tersebut diubah menjadi fasilitas produksi narkotika dengan kapasitas mencapai 1,2 ton.

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan keterkaitan fasilitas itu dengan jaringan internasional. Sindikat yang diduga terlibat mencakup unsur dari China, Malaysia, dan Indonesia. Temuan tersebut mempertegas bahwa penanganan narkoba tidak cukup dilakukan melalui penangkapan di tingkat pengguna atau pengedar kecil, tetapi perlu menyasar struktur organisasi, pembiayaan, pasokan bahan, dan distribusinya.

Habiburokhman menyatakan operasi yang dipimpin langsung Kapolri membawa pesan bahwa negara tidak boleh memberi ruang bagi sindikat narkoba. Ia juga menilai langkah tersebut dapat mendorong aparat kepolisian di daerah untuk bergerak lebih cepat dan konsisten.

“Keberanian Kapolri memimpin langsung operasi-operasi besar ini memberikan pesan yang sangat kuat, negara hadir dan tidak boleh kalah dengan sindikat narkoba. Langkah ini juga otomatis membakar semangat seluruh jajaran kepolisian di daerah untuk bergerak dengan frekuensi dan kecepatan yang sama,” ucapnya.

Komisi III DPR RI, kata Habiburokhman, mendukung komitmen pemberantasan narkoba yang dijalankan Polri. Ia meminta langkah tegas itu diteruskan agar jaringan peredaran, termasuk para bandar besar, dapat dibongkar hingga ke akar.

“Komisi III DPR RI mendukung penuh komitmen tanpa kompromi dari Kapolri Suyudi. Kami meminta Polri terus mempertahankan ritme gas pol ini, menyikat habis seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya dan para bandar besarnya, demi masa depan anak bangsa yang bersih dari narkoba,” imbuhnya.

Frequently Asked Questions

What is Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas?

Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas matter?

Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Hana Salsabila - ceritaberkat.com

Hana Salsabila - ceritaberkat.com

Seorang penulis yang fokus pada kisah-kisah inspiratif tentang kebaikan dan berbagi. Hana menggambarkan bagaimana tindakan kecil dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan seseorang.