Berita

Kapolri Teguhkan Kolaborasi: Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman

puluhan-ribu-personel-polri-bersama-para-santri-mengikuti-ngaji-kebangsaan-bersama-kh-ahmad-bahauddin-nursalim-atau-gus-baha-d-1790401652946_169
Foto : Rachmat Razi - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Kapolri Ajak Ulama dan Polri Perkuat Persatuan Lewat Ngaji Kebangsaan di Rembang
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Kapolri Ajak Ulama dan Polri Perkuat Persatuan Lewat Ngaji Kebangsaan di Rembang

Ceritaberkat.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya hubungan yang erat antara ulama dan Polri dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan nasional. Pesan itu disampaikannya saat mengikuti Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim, yang dikenal sebagai Gus Baha, di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menggambarkan para ulama sebagai pihak yang memberi penerangan moral dan arah bagi bangsa. Sementara itu, Polri memegang tanggung jawab untuk menjaga suasana aman, tertib, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

“Pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat. Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan: ulama memberikan arah dan tuntunan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan,” kata Kapolri, Sabtu (26/9/2026).

Keamanan dan Persatuan Menjadi Dasar Pembangunan

Listyo Sigit menyampaikan bahwa pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program maupun pertumbuhan berbagai sektor. Proses tersebut memerlukan keadaan sosial yang damai agar warga dapat bekerja, belajar, beribadah, dan menjalankan kegiatan ekonomi dengan tenang.

Karena alasan itu, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas dipandang sebagai kerja bersama. Peran Polri memang berada di garis depan dalam menjaga ketertiban, tetapi dukungan masyarakat, tokoh agama, serta para pemimpin di berbagai lingkungan turut menentukan terpeliharanya suasana yang kondusif.

Ia menilai ulama dan umara memiliki kedudukan yang berbeda, namun keduanya dapat saling melengkapi. Ulama membawa tuntunan, nasihat, serta doa bagi kehidupan berbangsa. Di sisi lain, aparatur negara menjalankan fungsi menjaga keamanan agar masyarakat memperoleh rasa terlindungi.

Kapolri menyebut kerja sama tersebut berakar dalam perjalanan Indonesia. Dalam perjuangan merebut hingga mempertahankan kemerdekaan, unsur keagamaan dan pemerintahan telah berjalan bersama. Semangat itu dinilai tetap relevan untuk menghadapi tanggung jawab membangun Indonesia yang rukun, aman, dan bersatu.

Apresiasi untuk Gus Baha dan Pengurus Pesantren

Kapolri menyampaikan penghargaan kepada Gus Baha serta jajaran pengurus Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA yang menerima keluarga besar Polri dalam kegiatan Ngaji Kebangsaan. Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan hubungan antara ulama dan umara.

Kegiatan di Rembang tersebut tidak hanya diikuti peserta yang hadir di lokasi. Sebanyak 700 orang mengikuti acara secara langsung, terdiri atas 100 polisi wanita, 300 polisi laki-laki, dan 300 santri. Di berbagai daerah, 41.449 peserta lainnya terhubung secara virtual.

Jumlah peserta itu memperlihatkan jangkauan pesan kebangsaan yang dibawa dari Rembang. Dialog mengenai persatuan, keamanan, dan pengabdian publik dapat diterima oleh anggota Polri serta kalangan masyarakat di sejumlah wilayah secara bersamaan.

Keragaman Harus Menjadi Kekuatan

Di tengah tantangan global yang terus berkembang, Kapolri mengajak seluruh elemen bangsa untuk merawat persatuan. Indonesia memiliki keberagaman latar belakang, keyakinan, budaya, dan pandangan yang perlu dikelola dengan kedewasaan agar menjadi kekuatan bersama.

“Perbedaan harus dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan masyarakat dan negara,” ucapnya.

Pesan tersebut menempatkan rasa saling menghormati sebagai bagian penting dari kehidupan bersama. Ketika perbedaan tidak dibiarkan memicu pertentangan, masyarakat mempunyai ruang yang lebih besar untuk berkolaborasi dan menyelesaikan persoalan secara damai.

Bagi Polri, kondisi aman bukan sekadar ketiadaan gangguan keamanan. Rasa aman juga berkaitan dengan kemampuan warga untuk menjalankan kehidupan tanpa kekhawatiran yang menghambat kegiatan mereka. Dalam suasana semacam itu, upaya pembangunan dapat bergerak lebih lancar dan manfaatnya lebih mudah dirasakan masyarakat.

Doa dan Bimbingan bagi Personel Polri

Kapolri juga mengakui bahwa tugas personel Polri di lapangan mengandung risiko. Anggota kepolisian berhadapan dengan beragam situasi yang membutuhkan kesiapan, keteguhan, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada warga.

Ia meminta doa serta bimbingan dari para ulama agar personel Polri selalu diberi keselamatan, kekuatan, dan kemudahan saat melaksanakan tugas. Harapannya, seluruh anggota dapat terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kebaikan.

Ngaji Kebangsaan di Rembang menguatkan gagasan bahwa ulama dan Polri dapat berjalan dalam satu tujuan. Para ulama memberi arah melalui tuntunan dan nasihat, sedangkan Polri menjaga ketenteraman yang memungkinkan masyarakat menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Kolaborasi itu menjadi penting karena kemajuan bangsa membutuhkan persatuan yang terus dipelihara. Ketika masyarakat merasa aman, perbedaan dirawat secara bijak, dan semua unsur berupaya menjaga kerukunan, jalan untuk melanjutkan pembangunan Indonesia akan terbuka semakin kuat.

Frequently Asked Questions

What is Kapolri Teguhkan Kolaborasi?

Kapolri Teguhkan Kolaborasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kapolri Teguhkan Kolaborasi matter?

Kapolri Teguhkan Kolaborasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Rachmat Razi - ceritaberkat.com

Rachmat Razi - ceritaberkat.com

Rachmat Razi adalah seorang SEO content writer yang suka menulis dan membahas berbagai hal, serta berdedikasi dalam mengoptimalkan situs web untuk mesin pencari.