Berita

Pramono Bakal Tinjau Pasar Kramat Jati Besok Usai Penertiban Pedagang

gubernur-dki-jakarta-pramono-anung-brigittadetik-1787823299400_169
Foto : David Wilson - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Gubernur DKI Rencanakan Inspeksi Pasar Kramat Jati Setelah Penataan Ulang Aktivitas Pedagang
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Gubernur DKI Rencanakan Inspeksi Pasar Kramat Jati Setelah Penataan Ulang Aktivitas Pedagang

Ceritaberkat.com – Kawasan Pasar Kramat Jati di Jakarta Timur akan menjadi titik perhatian Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa malam (1/9/2026). Kunjungan tersebut dijadwalkan sebagai tindak lanjut langsung dari proses revitalisasi infrastruktur pasar yang telah dinyatakan rampung, sekaligus pengecekan lapangan atas hasil penertiban pedagang yang selama bertahun-tahun berjualan di sepanjang bahu Jalan Raya Bogor. Bagi warga sekitar, langkah ini menandai berakhirnya era pasar yang tumpah ke jalan raya dan menggantikannya dengan tata ruang yang lebih teratur.

Revitalisasi Rampung, Pedagang Dipindahkan ke Dalam Area Pasar

Pemprov DKI Jakarta menempatkan revitalisasi Pasar Kramat Jati sebagai bagian dari program perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas pasar tradisional di ibu kota. Tujuan utamanya bukan sekadar memperbarui bangunan, melainkan menata ulang alur aktivitas ekonomi agar pedagang memiliki tempat yang layak dan pembeli tidak lagi harus menavigasi antara gerobak dagangan di pinggir jalan. Pramono menegaskan bahwa pekerjaan fisik revitalisasi telah selesai dilaksanakan.

“Termasuk besok yang sudah selesai dilakukan revitalisasi dan juga dilakukan pemindahan adalah di Kramat Jati. Jadi besok malam saya akan ke sana,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (31/8/2026).

Salah satu perubahan paling terlihat dari penataan ini adalah relokasi pedagang ikan. Sebelumnya, para penjual hasil laut dan air tawar menggelar dagangan mereka di sepanjang trotoar dan bahu jalan, menciptakan bau, genangan air, dan hambatan lalu lintas yang kronis. Kini, seluruh aktivitas tersebut telah dipindahkan ke dalam bangunan pasar yang telah direvitalisasi.

“Mudah-mudahan teman-teman bisa ikut melihat di Kramat Jati yang sudah begitu lama tidak terselesaikan. Alhamdulillah sekarang ini para pedagang ikan yang dulunya di sepanjang jalan, sekarang bisa masuk ke dalam,” tuturnya.

Pramono menambahkan bahwa efek kumulatif dari seluruh penataan ini akan terasa pada kualitas lingkungan kawasan secara keseluruhan.

“Dan itu yang kemudian membuat Kramat Jati menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Latar Belakang: Dua Kecelakaan Maut dalam Kurang dari Sebulan

Kebutuhan mendesak untuk menertibkan aktivitas di pinggir Jalan Raya Bogor depan Pasar Kramat Jati bukan semata soal estetika kota. Ruas jalan tersebut memiliki rekam jejak keselamatan yang buruk. Dalam rentang waktu kurang dari satu bulan, dua insiden fatal tercatat terjadi di segmen Jalan Raya Bogor arah selatan, tak jauh dari pintu masuk pasar. Permukaan jalan yang licin, diperparah oleh genangan air dari aktivitas pedagang dan kurangnya drainase memadai, menjadi faktor pemicu utama kedua kecelakaan tersebut.

Insiden pertama terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Seorang pria berinisial SM, berusia 52 tahun, tewas di tempat setelah motor yang ia kendarai bertabrakan dengan truk. Penumpang belakangnya, SYD (43), mengalami luka. Lokasi kejadian tepat di depan pintu masuk Pasar Kramat Jati, di mana genangan air dari aktivitas dagangan di bahu jalan memperburuk cengkeram ban kendaraan.

Insiden kedua terjadi pada Senin (17/8/2026) pukul 06.00 WIB. Seorang pelajar berinisial HH, siswa MAN 6 Jakarta Timur, terjatuh dari sepeda motor yang ia kendarai dalam perjalanan menuju upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Permukaan jalan yang licin diduga menjadi penyebab jatuhnya korban. Namun, kecelakaan itu berubah menjadi tragedi ketika sebuah dump truk Dinas Kebersihan bernomor polisi B-9728-TOQ, dikendarai sopir berinisial AS, melintas di waktu yang bersamaan dan menabrak korban hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

“Di waktu yang bersamaan melintas kendaraan dump truk Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ yang dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal dunia di TKP,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, Senin (17/8).

Implikasi bagi Warga dan Tata Kota Jakarta Timur

Penataan ulang Pasar Kramat Jati menyentuh persoalan yang jauh melampaui satu titik pasar. Jalan Raya Bogor merupakan salah satu koridor transportasi paling padat di sisi timur Jakarta, melayani arus kendaraan dari dan menuju kawasan pemukiman, kawasan industri, serta pusat-pusat perbelanjaan. Ketika pedagang menempati bahu jalan selama bertahun-tahun, lebar efektif jalan menyempit, jarak pandang pengemudi berkurang, dan genangan air dari aktivitas dagangan menciptakan zona berbahaya terutama pada musim hujan.

Relokasi pedagang ke dalam bangunan pasar yang telah direvitalisasi secara langsung mengembalikan fungsi jalan sebagai jalur transportasi, mengurangi hambatan visual dan fisik bagi pengemudi, serta menghilangkan sumber genangan air yang menjadi pemicu kecelakaan. Bagi pedagang sendiri, perpindahan ke dalam pasar berarti akses ke fasilitas yang lebih memadai — tempat penampungan barang, sanitasi, dan perlindungan dari cuaca — tanpa harus menanggung risiko keselamatan yang selama ini menaungi aktivitas mereka di pinggir jalan.

Kunjungan inspeksi yang dijadwalkan Pramono pada Selasa malam menjadi momen verifikasi publik: apakah penataan yang dijanjikan benar-benar terimplementasi di lapangan, apakah pedagang telah beradaptasi dengan lokasi baru, dan apakah kondisi jalan telah kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Bagi ribuan warga Kramat Jati dan pengguna Jalan Raya Bogor setiap hari, jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu menentukan apakah janji revitalisasi ini sekadar proyek infrastruktur atau benar-benar mengubah wajah keselamatan dan ekonomi kawasan.

Frequently Asked Questions

What is Pramono Bakal Tinjau Pasar Kramat Jati?

Pramono Bakal Tinjau Pasar Kramat Jati is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pramono Bakal Tinjau Pasar Kramat Jati matter?

Pramono Bakal Tinjau Pasar Kramat Jati matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.