Berita

KPK Duga Legislator Bengkulu Vinna Pakai Nama Adik untuk 2 Mobil dari Pengusaha

anggota-dprd-kota-bengkulu-vinna-ledy-dok-instagram-dprd-kota-bengkulu-1788246562031_169
Foto : Michael Anderson - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. KPK Telusuri Dugaan Aset untuk Anggota DPRD Kota Bengkulu
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

KPK Telusuri Dugaan Aset untuk Anggota DPRD Kota Bengkulu

Ceritaberkat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami dugaan pemberian aset dari pengusaha Eno Bowo Susilo (EBS) kepada Anggota DPRD Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni (VLA). Dalam pemeriksaan terbaru, penyidik menyoroti dua kendaraan yang diduga berkaitan dengan Vinna tetapi tercatat atas nama adiknya, Dian Andini Anggraheni (DAA).

Dua mobil yang menjadi perhatian penyidik tersebut adalah Toyota Fortuner dan Toyota Innova Zenix. DAA, yang bekerja sebagai aparatur sipil negara di Pemerintah Kota Tangerang, diperiksa sebagai saksi pada Jumat, 18 September 2026.

“Hari ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi saudari DAA, selaku ASN Pemkot Tangerang, sekaligus adik dari saudari VLA,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).

Pemeriksaan itu diarahkan untuk menggali pengetahuan DAA mengenai kepemilikan maupun asal-usul dua kendaraan tersebut. KPK menduga aset dari Eno Bowo diberikan kepada Vinna, lalu menggunakan nama DAA dalam dokumen kepemilikannya.

“Dalam pemeriksaan tersebut penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pemberian aset dari pengusaha saudara EBS kepada saudari VLA, yang diatasnamakan DAA. Yakni dua unit mobil, Toyota Fortuner dan Innova Zenix,” ujarnya.

Penyidik Masih Memetakan Rangkaian Pemberian

KPK belum mengungkap secara terperinci posisi dua mobil itu dalam konstruksi perkara yang sedang disidik. Namun, pemeriksaan terhadap pihak yang namanya tercantum dalam aset menjadi bagian dari upaya penelusuran aliran pemberian yang diduga berasal dari pihak swasta.

Penelusuran tidak berhenti pada dua kendaraan tersebut. Penyidik juga masih mencari kemungkinan adanya aset atau pemberian lain yang diduga diterima Vinna. Selain mengidentifikasi barang yang diduga diberikan, KPK berupaya memahami tujuan serta motif di balik pemberian kepada seorang anggota DPRD Kota Bengkulu.

“Penyidik masih akan terus menelusuri, melacak, apakah masih ada pemberian-pemberian lain dari pihak swasta dimaksud kepada Saudara VLA ya,” jelas Budi.

“Termasuk maksud dan tujuan, motifnya apa terkait dengan pemberian dari pihak swasta kepada seorang anggota DPRD Kota Bengkulu,” jelasnya.

Dalam perkara dugaan korupsi, penelusuran aset penting untuk menguji hubungan antara pihak pemberi dan penerima, termasuk kemungkinan kaitannya dengan kepentingan proyek atau urusan pemerintahan. Meski begitu, KPK belum memaparkan detail dugaan tindak pidana pada penyidikan baru ini dan belum mengumumkan tersangka.

Sejumlah Aset Lain Pernah Ditemukan

Sebelum Toyota Fortuner dan Innova Zenix menjadi perhatian, penyidik telah menemukan dua kendaraan lain yang diduga berkaitan dengan pemberian dari Eno Bowo kepada Vinna, yakni Mitsubishi Pajero Sport dan Mercedes-Benz atau Mercy.

Mobil Pajero Sport telah diamankan KPK. Sementara itu, kendaraan Mercy belum disita. Penyidik menyatakan telah memperoleh bukti mengenai pembelian dan dugaan pemberian mobil tersebut dari Eno Bowo kepada Vinna. Kepemilikan Mercy itu diduga memakai nama Rani Sorayya, yang disebut sebagai teman Vinna.

Pengembangan perkara juga mencakup aset tidak bergerak. Pada 1 September 2026, KPK menyita sebuah rumah mewah di Jakarta Selatan yang merupakan milik Vinna. KPK turut mengungkap dugaan penerimaan uang dari pengusaha oleh Vinna, tetapi nilai uang yang dimaksud belum disampaikan kepada publik.

Dalam pemeriksaan terhadap Eno Bowo pada akhir Agustus 2026, KPK mendalami dugaan pemberian berbagai aset kepada pejabat di Kota Bengkulu. Jenis aset yang disebut mencakup kendaraan mewah, apartemen mewah, dan rumah mewah.

“Penyidik mendalami terkait dugaan pemberian sejumlah aset oleh EBS (Eno Bowo Susilo) kepada pejabat di Kota Bengkulu, di antaranya mobil mewah, apartemen mewah, hingga rumah mewah. Penyidik tentu akan mendalami keterkaitannya dengan pengerjaan proyek-proyek di Kota Bengkulu,” kata Budi pada Kamis (27/8).

KPK menduga pemberian aset tersebut terkait proyek di Kota Bengkulu. Namun, lembaga antirasuah itu belum merinci bentuk hubungan, mekanisme, ataupun proyek yang sedang didalami dalam perkara ini.

Pengembangan dari Perkara Bupati Rejang Lebong Nonaktif

Nama Vinna muncul dalam penyidikan yang merupakan pengembangan dari perkara dugaan korupsi dengan tersangka Bupati Rejang Lebong nonaktif M Fikri Thobari. Fikri terjaring operasi tangkap tangan KPK pada 9 Maret 2026.

Setelah operasi tersebut, KPK menetapkan Fikri sebagai tersangka dalam dugaan suap senilai Rp1,7 miliar. Suap ijon proyek itu diduga diserahkan secara bertahap, berulang, dan melalui perantara.

Pada Juli 2026, KPK menyampaikan bahwa penyidikan baru sebagai pengembangan perkara Fikri telah dimulai. Saat itu, penyidikan masih menggunakan surat perintah penyidikan umum atau sprindik umum, sehingga belum ada pihak yang diumumkan sebagai tersangka.

“Sprindik umum,” kata jubir KPK, Budi Prasetyo, Senin (20/7).

Langkah penyidikan kemudian berlanjut pada 10 Agustus 2026 ketika KPK menyita Pajero Sport yang diduga terkait Vinna. Dua hari setelahnya, penyidik melakukan penggeledahan pada 12 hingga 13 Agustus 2026. Rumah Vinna termasuk salah satu lokasi yang didatangi dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian pemeriksaan terhadap pemilik nama dalam dokumen aset, pengusaha, serta penyitaan kendaraan dan rumah menunjukkan bahwa KPK masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk menjelaskan dugaan hubungan pemberian aset dengan proyek-proyek di Kota Bengkulu. Status hukum para pihak dalam penyidikan pengembangan ini belum diumumkan KPK.

Frequently Asked Questions

What is KPK Duga Legislator Bengkulu Vinna Pakai?

KPK Duga Legislator Bengkulu Vinna Pakai is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KPK Duga Legislator Bengkulu Vinna Pakai matter?

KPK Duga Legislator Bengkulu Vinna Pakai matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.