Kafe di Ciracas Jaktim Kebakaran, 6 Unit Damkar Dikerahkan
Table of Contents
Tim Pemadam Kebakaran Gulkarmat Jaktim Respons Cepat di Kafe Ciracas
Ceritaberkat.com – Insiden kebakaran melanda sebuah kafe yang berlokasi di kawasan Jalan Lapangan Tembak, tepatnya di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Kejadian ini memicu respons cepat dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur yang segera mengerahkan sumber daya manusia maupun peralatan untuk mengatasi situasi darurat tersebut. Baca lebih lanjut
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, memberikan klarifikasi resmi mengenai jumlah personel dan unit yang dikerahkan. Dalam pernyataannya yang dilansir oleh Antara pada Senin, 27 Juli 2026, ia menjelaskan bahwa total enam unit pemadam kebakaran beserta 30 orang personel telah dikirim ke lokasi kejadian. Kehadiran enam unit ini menunjukkan tingkat keparahan insiden yang terjadi di kafe tersebut.
“Sebanyak enam unit dengan 30 personel kami kerahkan untuk memadamkan kebakaran kafe di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas,” kata Abdul Wahid.
Timeline Respons Darurat
Proses penanganan kebakaran dimulai ketika pihak Gulkarmat menerima laporan dari warga sekitar. Informasi mengenai adanya api di kafe tersebut diterima oleh petugas pada pukul 21.28 WIB. Setelah menerima notifikasi, petugas segera melakukan pengerahan unit pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian. Kecepatan respons ini menjadi kunci dalam mencegah penyebaran api ke bangunan-bangunan di sekitarnya.
Kedatangan tim pemadam di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tercatat pada pukul 21.34 WIB. Tidak ada waktu yang terbuang, operasi pemadaman langsung dilakukan beberapa menit kemudian, tepatnya pada pukul 21.35 WIB. Koordinasi yang baik antara petugas dari pos Ciracas dan unit-unit pemadam lainnya memungkinkan proses pemadaman berjalan lancar. Lihat detail kronologi
Proses Pemadaman dan Pendinginan
Setelah hampir satu jam operasi pemadaman berlangsung, api berhasil dilokalisir pada pukul 21.47 WIB. Lokalisasi ini menandakan bahwa api tidak lagi menyebar ke area lain dan berada dalam kendali petugas. Langkah selanjutnya adalah proses pendinginan yang dimulai pada pukul 21.51 WIB. Status kuning ditetapkan selama proses pendinginan berlangsung.
Status ini menunjukkan bahwa meskipun api telah padam, masih ada potensi panas yang bisa memicu kembali kebakaran jika tidak didinginkan dengan baik. Petugas terus memantau suhu dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa di dalam bangunan kafe. Proses pendinginan ini sangat penting untuk mencegah rekindling atau api yang muncul kembali.
Investigasi dan Evaluasi Kerugian
Setelah situasi darurat teratasi, pihak Gulkarmat Jaktim melanjutkan tugasnya dengan melakukan penyisiran menyeluruh di lokasi kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada api yang masih bersembunyi di area yang belum terjangkau. Selain itu, tim juga melakukan investigasi untuk menentukan penyebab pasti terjadinya kebakaran.
Pihak berwenang juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden tersebut. Evaluasi kerugian materiil sedang dilakukan untuk mendata total kerusakan yang terjadi. Data ini akan menjadi acuan penting untuk proses klaim asuransi maupun bantuan pemulihan bagi pemilik kafe. Informasi lengkap
Frequently Asked Questions
Berapa lama waktu respons Gulkarmat Jaktim dalam menangani kebakaran?
Waktu respons sangat cepat, dari penerimaan laporan pada pukul 21.28 WIB hingga kedatangan di TKP pada pukul 21.34 WIB, hanya membutuhkan waktu sekitar 6 menit.
Apakah ada korban jiwa dalam insiden kebakaran kafe di Ciracas ini?
Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden tersebut. Semua pengunjung dan petugas berhasil dievakuasi dengan aman.
Berapa banyak unit pemadam yang dikerahkan untuk menangani kebakaran?
Total enam unit pemadam kebakaran beserta 30 orang personel dikerahkan untuk mengatasi situasi darurat di kafe tersebut.
Kapan proses pendinginan dimulai setelah api dilokalisir?
Proses pendinginan dimulai pada pukul 21.51 WIB, setelah api berhasil dilokalisir pada pukul 21.47 WIB.
