4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi
Table of Contents
Enam Warga Diduga Terjebak dalam Ledakan di Kompleks Grand Polonia Medan
Ceritaberkat.com – Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, mengonfirmasi adanya enam individu yang diperkirakan masih berada di dalam sebuah rumah mewah. Lokasi tersebut merupakan tempat terjadinya ledakan hebat di kawasan perumahan Grand Polonia, yang terletak di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, dua orang telah berhasil dievakuasi dengan selamat. Proses penyelamatan masih berlangsung intensif dengan melibatkan berbagai tim darurat.
Pihak kepolisian terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan keselamatan seluruh korban. Proses evakuasi masih berlangsung hingga saat ini, dengan tim SAR dan petugas pemadam kebakaran turun langsung ke lokasi kejadian. Kondisi jalan sekitar area ledakan juga telah ditutup sementara untuk memudahkan operasional penyelamatan. Petugas keamanan telah memasang garis pengaman di sekeliling lokasi kejadian.
Detail Korban dan Proses Evakuasi
“Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dilansir detikSumut, Senin (20/7/2026).
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa korban yang telah dievakuasi terdiri dari seorang ayah dan seorang anak kecil berusia balita. Anak tersebut kini sedang menjalani perawatan medis di sebuah fasilitas kesehatan terdekat. Sementara itu, empat orang lainnya masih diduga berada di dalam bangunan yang rusak akibat ledakan. Para petugas kepolisian terus berusaha mengakses seluruh ruangan di dalam rumah tersebut.
Tim evakuasi menggunakan peralatan khusus untuk membuka pintu dan jendela yang mungkin tertutup akibat tekanan ledakan. Proses ini memerlukan ketelitian tinggi agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi para korban. Rumah yang menjadi lokasi kejadian memiliki nomor 3B di dalam kompleks perumahan Grand Polonia. Bangunan ini merupakan salah satu hunian mewah di kawasan tersebut.
Identitas Korban yang Masih Terjebak
“Data yang kami dapat, dari yang selamat merupakan orang tua seorang bapak dari pemilik rumah, masih ada di dalam istri pemilik rumah. Lalu, ada dua atau 3 ART lainnya. Informasinya ada 3 ART, tapi kita ingin memastikan, tapi informasinya demikian,” sambung Calvijn.
Berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian, para korban yang masih terjebak diyakini meliputi istri pemilik rumah, orang tua dari seorang ayah yang telah dievakuasi, serta dua hingga tiga orang asisten rumah tangga. Identitas pasti dari masing-masing korban masih dalam tahap verifikasi oleh pihak berwenang. Ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur bangunan dan sekitarnya.
Penyelidikan Awal dan Penyebab Ledakan
Polisi Medan saat ini sedang melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan penyebab pasti dari kejadian tersebut. Dugaan awal mengarah pada kebocoran pipa gas tanam yang terletak di bawah tanah. Sistem pipa gas ini merupakan infrastruktur standar yang melayani berbagai rumah di kawasan perumahan Grand Polonia. Sejauh ini, pihak kepolisian belum menerima laporan mengenai korban lain selain yang berada di dalam rumah bernomor 3B.
Tim forensik dan ahli gas telah dikerahkan untuk memeriksa kondisi pipa dan lingkungan sekitar lokasi ledakan. Proses investigasi diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari ke depan. Masyarakat sekitar diminta untuk tetap tenang dan tidak mendekati area yang masih ditutup. Evakuasi korban yang masih terjebak menjadi prioritas utama sebelum proses pembersihan dan investigasi lebih lanjut dapat dimulai.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota Medan. Berbagai pihak telah menyampaikan dukungan dan bantuan untuk proses evakuasi serta penanganan korban. Informasi terbaru mengenai perkembangan kasus akan segera diumumkan melalui kanal resmi kepolisian. Hingga saat ini, empat orang masih terjebak di dalam bangunan yang mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut.
